Back To Top
Berita Properti
2010-03-31
LJ Hooker Sunter: Bersama Menjadi Besar

Kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal menjadikan bukan hanya properti-properti baru saja yang banyak peminatnya, properti second pun banyak yang melirik. Seiring dengan banyaknya permintaan properti secondary dari para konsumen, makin banyak pula bermunculan broker-broker properti.

Salah satunya adalah LJ Hooker Sunter, yang melihat peluang besar di bidang properti second. Memasarkan semua jenis properti, mulai dari rumah, tanah, ruko, apartemen, hingga pergudangan. Area yang tak terbatas dalam pemasaran membuat LJ Hooker sunter lebih mudah dalam mencari properti-properti second.

Dalam menjalankan bisnis broker ini, LJ Hooker Sunter memegang motto BIG TEAM (Business is Good Together Everybody Achieved More) artinya, kita adalah sebuah tim yang harus bersatu dan menjadi besar bersama-sama. Jika kita sama-sama mau maju, maka kita harus saling bahu membahu. Sebuah motto yang sangat bagus, tak heran jika semenjak bergabung dengan franchise ini LJ Hooker Sunter selalu memperoleh penghargaan sebagai Captain’s club di LJ Hooker.

Ditengah perkembangan agen-agen properti yang semakin menjamur khususnya di wilayah Jakarta, LJ Hooker Sunter tetap optimis akan bisa terus mempertahankan prestasinya di bidang penjualan. Berbagai promosi dijalankan, mulai dari mengiklankan properti yang mereka pasarkan di media kawasan, membuat flyer hingga mengiklankan di situs properti.

“Khusus di wilayah sunter, banyak investor yang membeli rumah tua yang kemudian dibongkar dan dibangun kembali”, ujar Ibu Afung, Principal LJ Hooker Sunter. Selain rumah tinggal, di daerah Sunter juga banyak terdapat gudang dan juga ruang komersil.

Menurut Afung, semenjak akhir tahun 2009 pasar properti mulai meningkat. Pihak bank juga mengatakan sangat bagus, hal ini dilihat dari KPR mereka yang meningkat. Dengan kondisi properti yang bagus ini, maka pasar properti second pun akan meningkat.

Untuk kedepannya LJ Hooker Sunter tidak mau terlalu muluk-muluk. Mereka hanya ingin memberikan yang terbaik untuk para klien yang datang meminta bantuan dalam hal mencarikan properti second.

Ditanya mengenai kiat-kiat apa yang dipakai untuk menarik klien, Afung memaparkan bahwa tak ada kiat khusus disini, biarlah orang yang melihat cara kerja kita. Kalau kinerja kita bagus, maka mereka akan merekomendasikan kepada teman atau kerabat. Jadi kita tak perlu repot-repot untuk mempromosikan diri.

Di akhir pembicaraan, Afung mengomentari situs www.rumah123.com. Menurutnya website rumah123.com sudah sangat familiar di masyarakat, sehingga banyak properti yang dia pasang menjadi listing di rumah123.com laku terjual. “Rata-rata orang yang menelpon ke saya itu berdasarkan info yang mereka lihat di www.rumah123.com”, papar wanita yang punya hobi jalan-jalan ini. (REIZA)

 

Berita Terkait:

Tambahkan Komentar


Kembali Ke Atas