Tips Cicilan Rumah untuk Permudah Melunasi KPR


tips cicilan rumah


Jika Anda memutuskan untuk membeli rumah melalui KPR secara otomatis akan ada tagihan cicilan rumah setiap bulannya. 


Cicilan tersebut akan menjadi tanggung jawab Anda selama beberapa tahun ke depan.


Membeli rumah sendiri sudah menjadi tantangan yang besar, cicilan per bulan yang tidak sedikit dan masa tenor yang relatif lama. 


Banyak kasus jika membeli rumah impian malah menjadi masalah finansial yang mencekik keuangan. 


Terutama jika membeli dengan KPR konvensional yang jumlah cicilan bisa fluktuatif dari bulan ke bulan. 


Tapi dengan strategi yang baik dan jelas, tidak selamanya cicilan rumah tersebut memberatkan.


Jika Anda masih ragu dalam mengambil KPR, ada beberapa tips dan strategi dalam membeli rumah dengan KPR sehingga cicilan rumah tidak terasa memberatkan. 


Seperti apa strategi dan tipsnya? Berikut penjelasannya:


Membayar DP yang Besar


tips melunasi rumah


Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk meringankan cicilan rumah adalah dengan membayar uang muka atau down payment (DP) dengan jumlah yang besar. 


Seperti Anda ketahui uang muka adalah komponen awal yang harus dipenuhi jika akan mengambil KPR. 


Bila memungkinkan, coba alokasikan DP yang cukup besar untuk memperkecil beban cicilan rumah per bulan.


Bank biasanya mensyaratkan DP minimal sekitar 10 hingga 15 persen dari nilai rumah saat pengajuan KPR, tapi Anda bisa coba alokasikan hingga 30-40 persen dari total nilai rumah jika sanggup. 


Besar memang, tapi itu adalah salah satu cara untuk memperkecil cicilan rumah. Jadi Anda bisa menabung terlebih dahulu selama beberapa tahun sebelum membeli rumah. 


Jika anda masih lajang malah bisa menabung sebelum menikah. Tabungan tersebut nantinya digunakan saat membeli rumah setelah menikah nanti.


Gunakan
Income Lebih untuk Melunasi KPR


tips melunasi kpr


Jika Anda mendapatkan income lebih, coba alokasikan untuk melunasi KPR terlebih dahulu.


Misalnya Anda mendapatkan bonus atau baru menyelesaikan pekerjaan freelance, penghasilan lebih tersebut bisa dibayarkan ke pihak bank untuk cicilan. 


Atau mungkin jika Anda mendapatkan kenaikan gaji, bisa mengajukan untuk menaikan cicilan bulanannya. 


Karena dengan penghasilan per bulan naik, ada ruang dari persentase penghasilan yang masih bisa dialokasikan untuk cicilan KPR. 


Menaikan cicilan per bulan tentunya akan mempercepat KPR Anda segera lunas. Jadi ketika mengajukan tenor 15 tahun, mungkin saja bisa selesai 12 atau 13 tahun.


Tapi sebelum mengajukan kenaikan cicilan, pastikan terlebih dahulu apakah ada sanksi atau tidak dari bank. 


Ada beberapa bank juga yang memberikan sanksi jika Anda mempercepat masa tenor KPR. Jadi ada baiknya pastikan dulu ke pihak bank ya!


Batasi Cicilan Lainnya


Untuk meringankan cicilan rumah, ada baiknya berkorban lebih dengan mengurangi cicilan yang dianggap masih belum penting. 


Terutama jika keuangan Anda masih terbatas, usahakan tidak banyak cicilan lainnya. 


Baca juga: 
Hipotek adalah Cara Punya Rumah dengan Cicilan Ringan. Cari Tahu di Sini!


Usahakan rasio utang dari pendapatan sekitar 30 persen saja. Jika bisa, usahakan 30 persen tersebut hanya KPR atau barang esensial lain seperti kendaraan. 


Di luar itu, usahakan untuk melakukan pembelian secara cash


Jika rasio utang sudah melebihi 30 persen maka akan berpengaruh ke perencanaan finansial Anda secara keseluruhan, tidak hanya KPR. 


Jadi kalau bisa tahan dulu untuk membeli sepeda atau laptop baru ya!


Pilih Tenor yang Panjang


cicilan rumah 

Satu lagi strategi cicilan rumah yang bisa Anda lakukan, terutama saat awal-awal mengajukan KPR adalah dengan mengajukan tenor KPR yang panjang. 


Biasanya semakin panjang cicilan tersebut akan berpengaruh kepada cicilan per bulannya.


Tapi sekali lagi, meskipun dengan tenor panjang dan cicilan lebih ringan, ada baiknya untuk membayar cicilan sesuai kemampuan. 


Karena jika Anda mampu membayar cicilan rumah dengan masa tenor lebih pendek, kenapa tidak?! 


Karena dengan berjalannya waktu, pendapatan Anda akan terus naik setiap tahunnya dan cicilan akan terasa lebih ringan kemudian. 


Tapi tetap harus memilih dengan cermat, mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Sehingga cicilan rumah masih bisa diatur dan lunas dengan cepat juga. 


Itulah beberapa tips dan strategi yang bisa Anda lakukan saat merencanakan cicilan rumah. Pastikan beban cicilan KPR tidak memberatkan ya


Ingat, idealnya utang hanya mengambil sekitar 30 persen dari penghasilan. 


Jika cicilan rumah ternyata lebih dari itu, ada baiknya pertimbangkan kembali rumah yang akan dibeli dan KPR yang akan dipilih. 


Jangan lupa juga untuk melakukan perhitungan simulasi KPR terlebih dahulu. 


Selamat mencari dan semoga informasi ini membantu.


Author:
Ferry Fadhlurrahman

Tambahkan Komentar