Cara Memperbaiki Dinding Retak Struktur. Atasi Segera karena Berbahaya!

cara memperbaiki dinding


Salah satu persoalan yang umum dijumpai pada setiap bangunan adalah dinding retak. Mungkin, rumah kamu pun mengalaminya.


Namun harus digarisbawahi, biarpun umum dijumpai persoalan dinding retak sebaiknya tidak diabaikan begitu saja.


Apalagi jika yang terjadi adalah dinding retak struktur yang jelas berbeda dengan dinding retak biasa.


Retak struktur pada dinding bisa berbahaya, karena akan mengganggu kekokohan dan kestabilan bangunan.


Jika tidak ditangani secara serius, maka bangunan bisa ambruk sehingga mengancam keamanan dan keselamatan penghuninya.


Hati-hati dan segera ambil tindakan, apabila lebar retakan lebih dari 2 mm dan menembus dinding di sisi lainnya.


Selain itu, kamu pun harus siap mengeluarkan bujet yang tidak sedikit untuk menangani persoalan yang satu ini.


Nah,
agar terhindar dari persoalan dinding retak struktur, simak informasi dalam artikel ini hingga selesai ya.


Penyebab Dinding Retak Struktur


Retak struktur pada dinding bisa menjadi pertanda bahwa kondisi bangunan mulai tidak stabil.


Nah
jika rumahmu mengalaminya, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari penyebabnya.


Dengan mengetahui penyebab retak, kamu pun bisa mengambil tindakan penanganan yang tepat. 


Lantas, apa yang menyebabkan retak struktur pada dinding? Simak jawabannya dalam uraian berikut.


Pergerakan Tanah


Pergerakan tanah yang mencakup pergeseran atau penurunan pondasi bangunan bisa menyebabkan retak struktur pada dinding.


Pergeseran dan penurunan pondasi sendiri umumnya disebabkan oleh perubahan karakteristik tanah.


Karakteristik tanah berubah akibat bencana alam, seperti banjir, gempa, longsor dan lain sebagainya.


Oleh karenanya, saat membangun pondasi jangan pernah mengabaikan kondisi tanah.


Salah Perhitungan


Retak struktur pada dinding bisa terjadi karena ada salah perhitungan saat mendirikan struktur bangunan.


Contohnya ada salah perhitungan pada beban yang akan dipikul oleh pondasi bangunan.


Atau struktur bangunan atas terlalu berat sehingga dinding yang menopangnya tidak kuat.


Maka dari itu, kamu harus hati-hati dan teliti saat mendirikan struktur bangunan. Jika perlu, berkonsultasilah dengan ahlinya.


Kolom Retak atau Bengkok


Penyebab retak struktur pada dinding selanjutnya adalah kolom retak atau bengkok. 


Sudah tahu apa itu kolom?


Kolom merupakan struktur bangunan utama yang berfungsi meneruskan berbagai beban.


Mulai dari beban bangunan itu sendiri, beban hidup (manusia dan isi bangunan), serta beban yang timbul akibat cuaca.


Retak atau bengkok pada kolom biasanya terjadi karena kurangnya jumlah atau ukuran tulang besi utama dan pengikatnya.


Pembebanan pada Dinding tidak Rata


Jika pembebanan pada dinding tidak rata, maka beban akan terkonsentrasi pada satu atau beberapa bagian saja.


Contohnya sering terjadi di rumah sederhana di mana letak beban kuda-kuda tidak bisa langsung diterima oleh kolom di bawahnya.


Baca juga: 
Membangun Rumah Sendiri? Ini Langkahnya


Jadi, kuda-kuda pun terpaksa ada yang diletakkan pada dinding sehingga dinding menopang beban berlebih.


Biasanya keretakan yang terjadi lebih kuat dibanding keretakan pada sisi dinding lainnya.


Jenis Retak Struktur


memperbaiki dinding retak


Berdasarkan penyebab yang sudah diuraikan di atas, kita bisa mengategorikan retak struktur ke dalam dua jenis.


Keduanya, yaitu retak tarik dan retak tekan. Berikut penjelasan lebih detail tentang jenis retak struktur ini.


Retak Tarik


Retak tarik merupakan retak yang disebabkan oleh pergerakan tanah seperti pergeseran atau penurunan pondasi.


Memang, proses pergeseran atau penurunan pada bangunan kerap terjadi, tetapi berpotensi menimbulkan masalah.


Terutama jika pergeseran atau penurunan tersebut tidak terjadi secara bersamaan, karena akan mengakibatkan perubahan elevasi.


Retak Tekan


Selanjutnya adalah retak tekan yang disebabkan oleh tekanan dari struktur bangunan atas maupun bawah.


Pada retak tekan, dinding harus menanggung beban akibat struktur lainnya seperti kolom, tidak bisa bekerja maksimal.


Padahal beban seharusnya didistribusikan secara merata menuju kolom bangunan dan diteruskan oleh sloof.


Cara Memperbaiki Dinding Retak Struktur


cara memperbaiki dinding retak


Pada intinya, cara memperbaiki dinding retak struktur, yaitu dengan memperkuat struktur bangunan.


Pasalnya, retak yang satu ini terjadi sebagai akibat adanya kegagalan pada struktur.


Namun perlu diingat, penyebab dinding retak struktur cukup beragam. Pasalnya, struktur bangunan pun terdiri dari sejumlah komponen.


Oleh sebab itu, cara memperbaikinya tergantung pada komponen mana yang bermasalah.


Berikut contoh cara memperbaiki dinding retak struktur akibat kegagalan pondasi, kolom, dan balok.


Cara Memperbaiki Retak Struktur Akibat Kegagalan Pondasi

1. Buat pondasi baru yang berdekatan

2. Lakukan pemadatan tanah di bawah pondasi tersebut

3. Buat kolom baru agar beban dari sloof terdistribusi dengan baik


Cara Memperbaiki Retak Struktur Akibat Kegagalan Kolom

1. Buat kolom tambahan agar beban pada kolom yang rusak terbagi

2. Perkuat kolom yang rusak dengan menyuntikan cairan epoxy

3. Perbesar ukuran kolom apabila memungkinkan


Cara Memperbaiki Retak Struktur Akibat Kegagalan Balok

1. Tambahkan tiang di bawah balok agar bebannya berkurang

2. Jika tidak memungkinkan untuk menambah tiang, maka suntik balok dengan cairan epoxy yang berguna untuk mengikat keretakan

2. Perbesar ukuran balok dengan penguatan dari luar


Itu dia beberapa cara yang bisa kamu lakukan apabila terjadi retak struktur pada dinding. Jadi, jangan langsung panik, ya!


Namun tentu saja, dibanding memperbaiki akan lebih baik kalau retak struktur dicegah sejak awal.


Pencegahan bisa dilakukan dengan mendirikan struktur bangunan yang kokoh dan dengan perhitungan yang tepat.


Sekian dan semoga informasinya bermanfaat!


Author: 
Miyanti Rahman

Tambahkan Komentar