8 Bentuk dan Jenis Atap Rumah yang Bisa Dipilih sesuai Desain Rumah

jenis atap rumah


Atap merupakan salah satu spesifikas bangunan di rumah yang dapat melindungi penghuni dari hujan, terik matahari dan angin.


Atap rumah pun memiliki jenis yang berbeda-beda dan bisa disesuaikan dengan desain rumah yang ingin diusung.


Menjadi bagian dengan peran yang penting dalam sebuah rumah, atap memiliki material dan bentuk yang mulai berkembang sehingga memberikan standar kenyamanan maksimal untuk para penghuni di rumah.


Lalu, apa saja ya bentuk dan jenis atap rumah yang bisa dipilih sesuai desain rumah Anda?


Simak penjelasan berikut ini!

atap genteng beton


Atap genteng beton merupakan jenis atap yang berbahan dasar tanah liat. Namun pada umumnya ini memiliki bentuk dan warna yang lebih bervariasi.


Karena kepopulerannya, rumah atap genteng menjadi atap yang paling banyak digunakan di Indonesia.


Jika Anda ingin mengusung desain rumah minimalis, Anda bisa memakai atap genteng beton untuk gaya yang lebih maksimal.


Tak hanya itu, atap genteng beton pun memiliki keunggulan-keunggulan lain seperti bahannya yang tahan terhadap jamur, lapuk dan berbagai cuaca seperti panas matahari.


Selain itu, atap ini pun memiliki kualitas tinggi sehingga akan lebih tahan lama dan awet. 


Kendati demikian, atap genteng beton pun ternyata memiliki kelemahan yang perlu Anda ketahui lho


Kelemahan tersebut seperti beban atap yang lebih berat dibandingkan atap lainnya, harga yang lebih mahal dan memiliki waktu proses pemasangan yang lebih lama dibandingkan jenis genteng lainnya.


Atap Beton Cor


atap beton cor


Jika Anda sedang berencana membangun rumah dan ingin mengusung desain rumah minimalis modern, Anda bisa menerapkan atap beton cor.


Jenis atap beton cor atau yang biasa disebut sebagai beton bertulang memiliki bentuk atap yang datar atau flat.


Atap beton cor ini biasanya dipakai pada bangunan bertingkat atau lebih dari 1 lantai sehingga memiliki ruang kosong tanpa sekat pada atap rumah.


Anda bisa memanfaatkan atap sebagai rooftop untuk tempat jemuran ataupun area bersantai bersama keluarga.


Adapun beragam keunggulan dari jenis atap beton cor ini misalnya pada bentuknya yang kokoh dan ketahanan terhadap berbagai cuaca, pelapukan hingga api.


Namun, atap beton cor ini pun memiliki kelemahan seperti mudah berlumut, perlunya perawatan yang rutin hingga diperlukan pondasi cakar ayam yang kuat untuk menopang atap.


Atap Genteng Tanah Liat


atap genteng tanah liat


Jenis atap yang satu ini pasti diketahui oleh banyak orang karena sering dijumpai pada perumahan di Indonesia.


Sesuai dengan namanya, genteng ini dibuat dari bahan tanah liat. Atap ini memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan jenis atap lainnya.


Anda dapat menggunakan jenis atap genteng tanah liat untuk desain rumah apapun karena desainnya yang umum.


Atap genteng tanah liat pun menjadi material bangunan yang mudah dicari dan tersedia beragam bentuk dan model.


Atap ini cenderung mudah dipasang dan kuat untuk menahan beban.


Kendati demikian, atap genteng tanah liat ini juga memiliki beragam kelemahan yang perlu Anda ketahui, salah satunya adalah mudah berjamur jika tidak dilapisi cat pelapis khusus.


Selain itu atap genteng ini akan mudah jatuh jika tertiup angin yang kencang sehingga memerlukan ketelitian dalam proses pemasangannya.


Atap Seng


atap seng


Meski jarang digunakan sebagai atap rumah, namun atap seng dapat menjadi salah satu jenis atap yang dijadikan referensi.


Atap seng memiliki harga yang sangat murah dan berat yang ringan, sehingga lebih cepat dalam pengerjaannya.


Namun, atap seng memiliki beragam kelemahan yang perlu Anda perhatikan, seperti:

1. Mudah berkarat

2. Menimbulkan suara berisik saat hujan atau ada angin

3. Mudah kotor dan terlihat kurang bagus jika dipakai dalam jangka waktu yang lama


Atap Asbes


atap asbes


Hampir memiliki karakteristik yang sama dengan atap seng, atap asbes menjadi salah satu jenis atap yang selanjutnya bisa dipilih.


Atap asbes pada dasarnya memiliki harga yang relatif terjangkau dan bahan yang ringan. Atap ini pun sangat mudah ditemukan di berbagai toko material.


Atap asbes pun memiliki kelemahan seperti karbon yang mudah terkelupas, tidak kokoh dan tidak tahan panas sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada para penghuni.


Atap Genteng Keramik


atap genteng keramik


Genteng keramik menjadi rekomendasi jenis atap bagus untuk Anda.


Sesuai namanya, atap genteng ini berbahan dasar keramik dan tanah liat. 


Jika Anda ingin mengusung desain rumah modern dan mewah, Anda bisa memasang jenis atap ini dan memilih warna serta bentuk yang diinginkan.


Atap ini memiliki sejumlah keunggulan yang dapat Anda pertimbangkan, seperti:


1. Ramah lingkungan

2. Perawatan yang mudah

3. Menggunakan sistem interlock

4. Memiliki warna dan bentuk yang beragam


Kendati demikian, atap genteng keramik ini memiliki harga yang relatif mahal dan memiliki pengerjaan yang memerlukan ketelitian ekstra.


Atap Genteng Aspal


atap genteng aspal


Atap genteng aspal atau yang dikenal bitumen merupakan jenis atap yang cocok Anda gunakan sebagai desain rumah minimalis dan sederhana.


Genteng aspal yang terbuat dari paduan apal dan komponen serat kayu membuat jenis atap ini begitu diminati karena memiliki kekuatan yang tahan lama, namun tetap memiliki berat yang ringan.


Genteng yang banyak digunakan di perumahan luar negeri ini kini semakin popular digunakan di Indonesia. 


Adapun keunggulan lainnya dari genteng aspal ini yaitu bentuk materialnya yang lunak sehingga membuat genteng ini dapat meredam suara.


Selain itu, jenis atap ini sangat mudah dipasang pada tipe struktur apapun. Menarik, kan?


Atap Sirap


atap sirap


Jika Anda sedang  ingin membangun rumah kayu, Anda bisa menggunakan atap genteng sirap.


Atap sirap adalah jenis genteng yang terbuat dari bahan kayu berupa lempengan dengan desain yang simpel dan memiliki bentuk alami.


Atap sirap pun memiliki keunggulan dapat menyerap panas sehingga ruangan di dalam rumah menjadi lebih sejuk. 


Selain itu, bentuk atap yang kerap kali digunakan untuk gazebo atau rumah joglo ini terbuat dari bahan alami sehingga tidak akan berkarat.


Namun kelemahan dari atap ini adalah harganya yang mahal dan susah untuk ditemukan. Selain itu, Anda memerlukan perawatan rutin untuk menjaga kualitas atap.


Nah
, itulah beberapa jenis atap rumah yang dapat menjadi rekomendasi untuk desain rumah Anda. 


Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan referensi untuk Anda, ya. Selamat mencoba!


Author:
Rachmi Arin Timomor

Tambahkan Komentar