Struktur Rumah Tahan Gempa yang Wajib Diaplikasikan ke Hunian


rumah anti gempa


Indonesia sebagai negara yang gempa memerlukan langkah mitigasi yang lengkap. 


Salah satunya adalah dengan menggunakan struktur rumah tahan gempa untuk mencegah robohnya bangunan. 


Teknologi dari rumah tahan gempa sendiri bukanlah barang baru. 


Negara-negara yang rawan gempa seperti Jepang dan Amerika Serikat sudah mengadopsi struktur bangunan seperti ini untuk rumah dan bangunan lainnya.


Indonesia sendiri sudah mengadopsi struktur serupa di bangunan-bangunan pencakar langit.


Namun tidak hanya bangunan tinggi seperti itu saja yang wajib menggunakan struktur rumah tahan gempa, hunian biasa juga wajib dibuat menjadi rumah tahan gempa untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. 


Ada berbagai struktur rumah tahan gempa yang dapat digunakan oleh rumah. 


Struktur ini juga bisa digunakan satu per satu atau bisa dikombinasikan untuk membangun rumah yang lebih tahan gempa. 


Jadi apa saja cara untuk membuat rumah tahan gempa? Berikut penjelasannya:


Cara Membuat Rumah Tahan Gempa


Untuk membuat Rumah Tahan Gempa, arsitek harus membuat desain rumah yang dapat menangkal kekuatan gempa. 


Karena gempa sendiri mengeluarkan goncangan yang dapat membuat bangunan bergetar kencang, maka rumah tersebut harus didesain untuk dapat meresap dan bahkan mengalihkan guncangan gempa.


Ada beberapa cara untuk membuat struktur rumah tahan gempa. 


Mulai dari membuat rumah yang mempunyai pondasi fleksibel hingga menggunakan damping structure sebagai penyerap kekuatan gempa. 


Kita akan membahas cara satu per satu, simak penjelasannya!


Struktur Rumah dengan Pondasi yang Fleksibel


rumah tahan gempa foto: Real Estate Tokyo


Membuat pondasi yang cukup fleksibel adalah salah satu cara yang wajib dilakukan jika akan membangun rumah tahan gempa. 


Membuat pondasi yang fleksibel penting untuk mencegah pondasi tidak langsung patah saat gempa melanda. 


Ada banyak cara untuk membuat pondasi yang fleksibel ini.


Anda bisa menggunakan bahan bangunan yang fleksibel seperti baja struktur, karet, atau bahkan timah. 


Pihak Kementerian PUPR juga membuat panduan untuk pondasi rumah tahan gempa. 


Panduan ini bisa dijadikan dasar untuk membuat rumah jika Anda tidak memiliki bujet lebih untuk menyewa desainer profesional. 


Yang ditekankan oleh pihak pemerintah adalah keberadaan sloof, kolom praktis dan ring balok. Untuk detailnya berikut adalah panduannya:


Bahan Bangunan yang Fleksibel


pondasi rumah anti gempa foto: Kementerian PUPR


Bukan hanya pondasinya saja yang fleksibel tetapi memilih bahan bangunan yang sama-sama fleksibel juga penting. 


Ada beberapa bahan bangunan yang secara ketahanan sudah teruji sebagai bahan bangunan yang tahan gempa. 


Mereka adalah baja struktur, kayu dan bambu. Bahan-bahan ini sebenarnya bukanlah barang baru di pembangunan properti. 


Hampir semua bangunan menggunakan structural steel yang mempunyai kemampuan untuk melentur tanpa patah. 


Sedangkan bambu dan kayu juga merupakan bahan bangunan yang mempunyai daya tahan cukup tinggi. 


Kayu sendiri bisa digunakan untuk rumah-rumah yang ukurannya lebih kecil dan dapat digunakan sekaligus jadi pondasi di rumah.


Komponen Rumah Dibuat Saling Terikat


Saat membangun rumah juga pastikan strukturnya  terikat satu sama lain. Hal ini akan membuat rumah menyalurkan kekuatan gempa lebih merata. 


Ditambah dengan pondasi dan bahan bangunan yang sama-sama tahan gempa, maka rumah akan tahan lebih lama. 


Damping Structure


damping struktur

komponen bangunan


Damping Structure
adalah adalah salah satu teknologi yang terbaru dalam membuat rumah tahan gempa. 


Di setiap bangunan yang menggunakan struktur ini membangun satu seksi yang dinamakan sebagai dumper


Dumper
ini dipasang di antara pondasi rumah dan berfungsi sebagai isolator dari gempa. Fungsinya kurang lebih untuk menyerap kekuatan gempa agar tidak terlalu terasa ke gedungnya.


Jika Anda pernah melihat shock breaker di motor atau mobil, dumper berfungsi seperti itu. 


Jadi ketika gempa terjadi, maka dumper menyerap kekuatan gempa tersebut dan membuat gempa tersebut terasa lebih ringan dibandingkan tanpa dumper


Itulah struktur rumah tahan gempa yang dapat digunakan saat membangun rumah. Semoga informasi ini dapat membantu Anda. 


Author:
Ferry Fadhlurrahman
 

Tambahkan Komentar