Cara Membuat dan Contoh Surat Kuasa Ahli Waris Tanah

contoh surat kuasa ahli waris

 

Apabila kamu mewarisi sebidang lahan, segera buat surat kuasa ahli waris atas tanah tersebut, ya. 

 

Jika tidak, maka hakmu sebagai pewaris dinyatakan belum sah di mata hukum yang berlaku di Indonesia.

 

Tidak perlu khawatir, jika kamu tidak pernah membuat surat kuasa waris sebelumnya. 

 

Kali ini Panduan Rumah123.com akan membahas bagaimana contoh surat kuasa ahli waris tanah yang benar.

 

Namun perlu diingat, surat keterangan waris sendiri berbeda dengan surat jual beli lahan biasa. Ada beberapa poin yang perlu dimasukkan saat membuat surat kuasa tersebut.

 

Apa sajakah itu? Untuk mengetahuinya, simak cara membuat surat kuasa ahli waris tanah berikut ini.

 

Poin-Poin pada Surat Kuasa Ahli Waris Tanah

Sebelum kita melihat contoh surat kuasa ahli waris tanah, penting untuk mengetahui poin-poin apa saja yang harus masuk ke dalam surat kuasa tersebut. 

 

Agar tidak salah, berikut selengkapnya:

 

1. Identitas lengkap pemberi kuasa;

2. Identitas lengkap orang yang diberi kuasa;

3. Informasi jelas terkait kuasa yang diberikan, dalam kasus ini pernyataan pewarisan tanah;

4. Informasi jelas terkait objek yang dikuasakan, dalam kasus ini berarti pencantuman spesifikasi tanah, lokasi, status kepemilikan, batas-batas tanah dan sebagainya;

5. Penyebutan tanggal dan tempat pembuatan surat kuasa; serta

6. Tanda tangan asli pemberi dan penerima kuasa.

 

poin pada surat kuasa ahli waris

 

Setelah mengetahui poin-poin yang harus tertera pada surat keterangan waris, saatnya kita melihat contoh surat kuasa ahli waris tanah yang benar. 

 

Untuk itu baca terus artikel ini sampai selesai, ya.

 

Baca juga:

Ketahui Contoh Surat Hibah Tanah beserta Syarat dan Hukumnya 

 

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris Tanah

Pada Pasal 1795 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) disebutkan, penyertaan surat kuasa bertujuan untuk memberi wewenang kepada seseorang mengurus kepentingan pemberi kuasa.

 

Jika dilihat dari penjelasan di atas, bila sebidang tanah warisan dijual maka hasilnya dapat dibagikan pada seluruh ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku, baik secara agama, perdata atau hukum adat.

 

Namun kembali lagi, surat ahli waris dianggap sah bila sudah terdaftar dan memuat poin yang telah disebutkan sebelumnya. Sebagai referensi, berikut contoh surat kuasa ahli waris tanah yang benar:

surat kuasa ahli waris

(Foto: artikel.rumah123.com)

 

Cara Membuat Surat Kuasa Ahli Waris Tanah

Cara mengajukan atau membuat surat kuasa ahli waris sebenarnya cukup mudah. Pertama-tama, surat tersebut hanya perlu ditandatangani 2 orang saksi, disahkan lurah lalu diperkuat oleh camat.

 

Kendati demikian, terdapat beberapa syarat yang perlu dipenuhi saat mengajukan surat kuasa waris yang satu ini, mulai dari persiapan dokumentasi, surat pernyataan dan lain-lain, seperti:

 

Persiapan Dokumentasi Administrasi:

 

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2. Kartu Keluarga (KK) yang mencantumkan nama almarhum

3. Surat kematian pemberi waris dari rumah sakit

4. Surat keterangan pemberi waris penguburan

5. Catatan sipil kematian pemberi waris

6. Surat keterangan nikah

7. KTP istri dan anak (jika ada)

8. Akta lahir para ahli waris

9. Surat keterangan ahli waris tanah

 

Surat Pengantar dari RT/RW Setempat

Perlu dicatat, seluruh dokumen tersebut diserahkan dalam bentuk fotokopi dan masing-masing dibuat dalam dua rangkap. Masukkan ke dalam sebuah map beserta surat pengantar dari RT/RW setempat.

 

Setelah mendapatkan surat pengantar tersebut, maka proses pengesahan surat ahli waris tanah akan dilanjutkan sampai ke tingkat Kelurahan dan juga Kecamatan.

 

Proses Pengajuan di Kantor Kelurahan

Proses Pengajuan di Kantor Kelurahan

 

Pada tahap ini, kita akan diminta untuk mengisi beberapa formulir pengajuan di kantor kelurahan. 

 

Apabila ada syarat yang belum terpenuhi, maka formulir tersebut bisa dibawa pulang terlebih dahulu.

 

Selanjutnya, berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 3/1998 tentang Penyelesai Perkara, segala jenis perkara yang berada di pengadilan harus sudah diselesaikan dalam jangka waktu 6 bulan.

 

Perihal biaya nantinya pemohon akan diminta untuk membayar biaya administrasi beserta biaya pengadilan. Untuk besarannya sendiri merujuk pada Pasal 90 ayat (2) UU Peradilan Agama.

 

Mendapatkan Fatwa Waris

Setelah serangkaian proses telah dilalui, akhirnya kamu akan menerima sebuah fatwa waris yang dikeluarkan oleh pemerintah atau dinas yang berwenang.

 

Fatwa waris inilah yang disebut sebagai surat kuasa ahli waris yang sah menurut peraturan undang-undang. Jadi, bila suatu saat terjadi konflik atas tanah tersebut, maka kamu adalah pewaris sahnya.

 

Bagaimana, sudah jelas ‘kan bagaimana cara membuat dan contoh surat kuasa ahli waris tanah yang benar? Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua, ya.

 

Bagi yang sedang mencari properti mulai dari tanah hingga hunian bisa kunjungi Rumah123, dimana banyak sekali pilihan menarik tersedia. 

 

Khusus yang sedang mencari rumah, bisa pertimbangkan Kiara Payung Barat, Premier Estate 3  dan yang lainnya.

 

Selamat mencoba!

 

 

 

 

Author:
Yuhan Al Khairi

Tambahkan Komentar