Stasiun Merak adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten, dan berada tepat di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Â
Stasiun ini merupakan ujung terakhir dari jalur kereta api di Pulau Jawa, menjadikannya gerbang utama bagi penumpang yang berpindah moda dari kereta ke kapal feri menuju Pulau Sumatera.
Â
Karena lokasinya yang terintegrasi langsung dengan pelabuhan, stasiun ini selalu ramai oleh pelaku perjalanan antar-pulau, terutama saat musim mudik atau hari libur nasional.
Â
Info Umum Stasiun Merak
Â
- Lokasi: Kompleks Pelabuhan Merak, Tamansari, Kec. Pulomerak, Kota Cilegon, Banten.
- Fasilitas: Ruang tunggu, toilet bersih, mushola, loket tiket fisik, mesin pengisian daya, dan akses langsung (jalur pejalan kaki) menuju dermaga penyeberangan kapal feri ASDP.
- Jam Operasional: Pukul 04.30 – 23.00 WIB.
- Transportasi Lanjutan: Kapal Feri (menuju Bakauheni, Lampung), Bus Antar Kota (Terminal Terpadu Merak), dan ojek online.
Â
Jadwal KRL Stasiun Merak
Â
- Arah Rangkasbitung: Keberangkatan tersedia mulai sekitar pukul 05.10 WIB hingga keberangkatan terakhir pukul 21.20 WIB.
- Arah Jakarta: Penumpang harus naik ke arah Rangkasbitung terlebih dahulu sebelum transit ke KRL Garis Tanah Abang.
- Catatan Penting: Jadwal kereta biasanya disesuaikan untuk menyambung keberangkatan kapal feri. Pastikan datang 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta.
Â
Rute Commuter Line Merak

Â
- Stasiun Utama: Merak, Krenceng, Cilegon, Tonjong Baru, Karangantu, Serang, Walantaka, Cikeusal, Catang, Jambubaru, dan berakhir di Stasiun Rangkasbitung.
- Koneksi: Jalur ini berakhir di Stasiun Rangkasbitung di mana penumpang bisa berpindah ke kereta rel listrik (KRL) untuk menuju Jakarta (Tanah Abang).
Â
Ulasan Stasiun Merak
Â
Jika merujuk pada ulasan pengguna di Google Maps, Stasiun Merak sangat dipuji karena letaknya yang luar biasa strategis, tepat di bibir pelabuhan.
Â
Penumpang mengapresiasi kemudahan akses jalan kaki dari pintu keluar kereta langsung menuju area check-in kapal feri.
Â
Pelayanannya dinilai efisien dengan petugas yang sangat terbiasa menangani arus penumpang dalam jumlah besar.
Â
Pemandangan kapal-kapal besar yang sedang bersandar menjadi daya tarik unik yang sering disebutkan dalam ulasan pengunjung.