Stasiun Juanda merupakan salah satu stasiun penting di pusat Jakarta yang setiap harinya menjadi titik mobilitas ribuan masyarakat.
Berlokasi di kawasan Juanda, Jakarta Pusat, stasiun ini menjadi penghubung utama bagi para pekerja, pelajar, hingga wisatawan yang beraktivitas di kawasan Monas, Pasar Baru, dan sekitarnya.
Stasiun Juanda memiliki fasilitas yang memadai, serta konektivitas yang baik ke berbagai moda transportasi lain sehingga menjadi peran besar dalam mendukung kelancaran transportasi publik di ibu kota.
Yuk, kenali lebih dalam seputar Stasiun Juanda di sini!

Stasiun Juanda saat ini berfungsi sebagai stasiun layanan Kereta Rel Listrik (KRL) dan menjadi salah satu titik penting dalam jaringan transportasi Jakarta.
Stasiun ini berada pada jalur kereta api Batavia–Buitenzorg yang merupakan jalur pertama diresmikan oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).
Awalnya, ketika dibuka pada 15 September 1871, stasiun ini hanyalah sebuah halte kecil.
Sebelum dikenal sebagai Stasiun Juanda, stasiun ini pernah menyandang nama Noordwijk dan kemudian berubah menjadi Stasiun Pintu Air.
Memasuki tahun 1990-an, stasiun ini mengalami revitalisasi besar-besaran dan dibangun menjadi stasiun layang.
Perubahan tersebut juga diikuti dengan pergantian nama menjadi Stasiun Juanda.
Sebagai bagian dari proyek jalur layang Manggarai–Jakarta Kota, Stasiun Juanda diresmikan penggunaannya pada 5 Juni 1992.

Stasiun Juanda berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Stasiun ini berada pada ketinggian +15 meter dan terintegrasi langsung dengan Halte Juanda yang berada di sebelah selatan stasiun.
Untuk menuju ke Stasiun Juanda, terdapat sejumlah pilihan transportasi yang bisa digunakan:
Beberapa rute TransJakarta melewati kawasan dekat Stasiun Juanda (halte terdekat: Juanda).
Rute yang bisa digunakan antara lain:
MRT tidak langsung terhubung, tetapi kamu bisa transit di Stasiun MRT Bundaran HI, lalu pindah ke halte TransJakarta Bundaran HI.
Selanjutnya, kamu bisa menggunakan koridor ke Juanda atau Monas, kemudian lanjut berjalan kaki.
Jika memilih untuk menggunakan transportasi online, kamu cukup ketik tujuan “Stasiun Juanda (KRL)” agar diarahkan ke pintu masuk yang tepat. Biasanya, di area Jalan Ir. H. Juanda.
Bagi yang ingin menggunakan kendaraan pribadi, kamu bisa arahkan mobil atau motor ke Jl. Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat.
Penting untuk diingat bahwa di sekitar stasiun terdapat beberapa titik parkir berbayar, tetapi tidak terlalu luas sehingga banyak pengguna memilih drop-off saja.
Stasiun Juanda melayani penumpang KRL dengan rute lintas Jakarta–Manggarai–Bogor/Nambo.
Untuk relasi Stasiun Jakarta Kota, kereta pertama berangkat pukul 04.53 WIB, sedangkan kereta terakhir berangkat pukul 00.27 WIB.
Untuk relasi Nambo, keberangkatan pertama dimulai pukul 05.23 WIB dan keberangkatan terakhir pukul 20.18 WIB.
Sementara itu, KRL tujuan Bogor berangkat pertama kali pukul 05.29 WIB dan terakhir pukul 22.56 WIB.
Adapun untuk relasi Depok, kereta pertama berangkat pukul 06.57 WIB, dengan keberangkatan terakhir pukul 22.49 WIB.

Tarif KRL dari Stasiun Juanda bergantung pada jarak perjalanan.
Misalnya, perjalanan dari Stasiun Juanda menuju Stasiun Jakarta Kota dikenakan tarif Rp3.000.
Untuk perjalanan menuju Stasiun Bogor, tarifnya juga sebesar Rp3.000.
Pembayaran tarif KRL dapat dilakukan menggunakan kartu e-money, Kartu Multi Trip (KMT), layanan GoTransit dari Gojek, maupun metode QRIS.
***Header: Kumparan.com, Kai.rumahaset.id, Astraotoshop.com
Jadwal KRL di Stasiun Juanda hingga pukul 00.27 WIB.
Stasiun Juanda berlokasi di Jl. Ir H. Juanda I B No.4, Kb. Klp., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, 10120.