Stasiun LRT Velodrome adalah salah satu ujung jalur LRT Jakarta Line 1, yang berfungsi sebagai terminal di sisi Jakarta Timur.
Stasiun ini melayani konektivitas penting antara kawasan pemukiman, area olahraga, dan moda transportasi lainnya.
Dari segi desain, Velodrome didesain sebagai stasiun elevated modern, dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan penumpang seperti lift, eskalator, ruang tunggu, dan mesin tiket (TVM).
Posisi stasiun ini sangat strategis: berada dekat dengan Halte TransJakarta Pemuda Rawamangun, sehingga integrasi antar moda sangat mungkin.
Jembatan skybridge yang menghubungkan stasiun LRT dengan halte TransJakarta telah beroperasi sejak Juli 2019.
Selain itu, Stasiun Velodrome menjadi bagian dari pengembangan LRT Jakarta Fase 1B, di mana jalur akan diperpanjang dari Velodrome menuju Manggarai.
Proyek ini mencakup lima stasiun baru dan ditargetkan rampung pada 2026, meningkatkan kapasitas dan integrasi transportasi massal di Jakarta.

Layanan LRT di Stasiun Velodrome beroperasi mulai pagi hingga malam.
Berdasarkan peta jadwal resmi, kereta berangkat dari Velodrome sekitar pukul 05.30 WIB dan layanan berakhir sekitar pukul 22.20 hingga 22.40 WIB, tergantung arah.
Frekuensi kereta cukup padat: headway rata-rata sekitar 10 menit, terutama di siang hingga malam hari.
Untuk perjalanan dari Velodrome ke Pegangsaan Dua, waktu tempuh diperkirakan sekitar 13-15 menit melewati enam stasiun.

Stasiun Velodrome adalah bagian dari jalur LRT Jakarta Line 1, yang menghubungkan stasiun-stasiun berikut:
Pegangsaan Dua → Boulevard Utara → Boulevard Selatan → Pulomas → Equestrian → Velodrome.
Dalam pengembangan jangka panjang, LRT Jakarta Fase 1B akan memperluas rute dari Velodrome menuju Stasiun Manggarai, melalui lima stasiun baru: Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
Rute ini diharapkan memperkuat konektivitas antarmoda, karena Manggarai merupakan titik transit strategis dengan KRL Commuter Line dan moda publik lain.
Di sisi integrasi lokal, Stasiun Velodrome juga dekat dengan halte TransJakarta Koridor 4 (Pemuda Rawamangun), yang memudahkan penumpang berpindah moda.

Tarif LRT Jakarta sangat sederhana: sistem flat rate dengan biaya Rp 5.000 sekali perjalanan.
Tarif ini berlaku sama untuk semua rute dan stasiun, termasuk Velodrome.
Untuk pembayaran, penumpang bisa menggunakan mesin tiket otomatis (TVM) di stasiun atau loket manual.
Berbagai jenis kartu elektronik diterima, seperti JakLingko, e-Money, Flazz, TapCash, Brizzi, dan Jakcard.
Strategi Mobilitas
Karena Velodrome menjadi terminal jalur LRT, stasiun ini sangat penting dalam mendukung mobilitas warga Jakarta Timur, khususnya mereka yang tinggal atau bekerja di sekitar kawasan Rawamangun dan Pulogadung.
Integrasi Moda
Rencana integrasi dengan TransJakarta melalui skybridge akan meningkatkan kenyamanan pengguna yang berpindah moda dari LRT ke bus, memperkuat pendekatan transportasi terintegrasi.
Ekspansi Jaringan
Dengan jalur rute baru ke Manggarai, LRT Jakarta akan menjangkau kawasan yang lebih luas, mendorong pemanfaatan transportasi publik dan mengurangi beban lalu lintas darat.
Efisiensi Waktu
Waktu tempuh dari Pegangsaan Dua ke Velodrome hanya sekitar 13–15 menit. Seluruh rute ini sangat berguna bagi pengguna harian yang ingin menghindari kemacetan jalan raya.
Stasiun LRT Velodrome adalah titik penting dan strategis dalam jaringan LRT Jakarta Line 1.
Dengan jadwal operasional pagi hingga malam, tarif flat yang sangat terjangkau, dan rute yang terintegrasi dengan moda transportasi lain, stasiun ini sangat ideal bagi komuter dan warga lokal.
Ditambah dengan ekspansi ke Manggarai yang direncanakan, Velodrome akan menjadi lebih dari terminal: sebagai hub transportasi masa depan yang memperkuat konektivitas Jakarta.
Stasiun LRT Velodrome berada di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, tepat di area Jakarta International Velodrome. Lokasinya sangat strategis bagi pengguna yang beraktivitas di sekitar Rawamangun, UNJ, dan Kayu Putih.
Stasiun LRT Velodrome terhubung langsung ke seluruh stasiun di lintasan LRT Jakarta seperti Pegangsaan Dua, Pulomas, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Equestrian, dan JIS.
Fasilitas yang tersedia antara lain area boarding modern, lift dan eskalator, area tunggu ber-AC, gate otomatis, toilet, serta konektivitas ke area Velodrome.
Ya. Stasiun Velodrome berada sangat dekat dengan Halte TransJakarta Velodrome Koridor 11, sehingga memudahkan perpindahan moda transportasi.