Lagi butuh rumah cepat dan ada tawaran oper kredit murah tanpa lewat bank, cuma lewat notaris aja. Aman nggak sih buat jangka panjang? Apa risikonya kalau nanti tiba-tiba pemilik asli meninggal dunia atau sertifikatnya ternyata masih dijaminkan?
selain yg sdh dibahas di atas..
perlu diperhatikan bhw ada pasal pasal dalam akad notaris bank..ya bisa aja ada pasal larangan over kredit tanpa pemberitahuan/persetujuan legal bank..
Maka semakin repotlah urusannya..
Notaris yg bukan dari pihak bank..apakah bersedia utk proses? mesti diwaspadai juga..secara legal
duhh, mendingan jangan deh, karena notaris itu bukan pengganti bank. notaris hanya mencatat perjanjian, bukan memindahkan hak kredit dan hak kepemilikan secara sah
risikonya tinggi buat jangka panjang.
Masalahnya jika pemilik asli meninggal atau sertifikat masih dijaminkan maka posisi hukum pembeli bisa lemah
Ini rawan sengketa. Pak
Skema ini memang murah di awal, tapi jujur risikonya "ngeri-ngeri sedap". Karena nama di bank tetap nama penjual, kamu bakal kesulitan saat pelunasan nanti kalau si penjual susah dihubungi atau ada masalah dengan ahli warisnya. Biar tidur lebih nyenyak, mending repot sedikit urus take over resmi lewat bank supaya nama kamu langsung terdaftar sebagai pemilik sah. Jangan sampai sudah bayar bertahun-tahun, tapi sertifikatnya malah nggak bisa diambil.
Setuju banget sama jawabannya, ini beneran nasihat yang menyelamatkan masa depan! Oper kredit "di bawah tangan" itu emang godaan banget karena nggak pakai ribet, tapi urusan legalitasnya bisa jadi bom waktu.
Bayangin aja kalau pas mau lunas si pemilik asli mendadak "hilang" atau ahli warisnya nggak mau tanda tangan, uang yang kamu cicil bertahun-tahun bisa melayang gitu aja. Memang take over resmi lewat bank terasa lebih ribet dan ada biaya tambahan di awal, tapi itu harga yang sangat sebanding buat dapet jaminan kalau rumah itu beneran bakal jadi milik kamu secara sah.
Kalau dilihat dari sisi kehati-hatian hukum, oper kredit tanpa bank itu posisinya lebih ke “kesepakatan perdata” antar pihak, bukan pengalihan kredit resmi, jadi notaris hanya mengikat perjanjian, bukan memindahkan kewajiban ke kamu; aman biasanya hanya untuk jangka pendek dan butuh exit plan yang jelas, karena risikonya tetap melekat selama nama debitur belum diganti di bank.
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
Skema ini memang murah di awal, tapi jujur risikonya "ngeri-ngeri sedap". Karena nama di bank tetap nama penjual, kamu bakal kesulitan saat pelunasan nanti kalau si penjual susah dihubungi atau ada masalah dengan ahli warisnya. Biar tidur lebih nyenyak, mending repot sedikit urus take over resmi lewat bank supaya nama kamu langsung terdaftar sebagai pemilik sah. Jangan sampai sudah bayar bertahun-tahun, tapi sertifikatnya malah nggak bisa diambil.