S
Surya
Property People

Gimana sih cara kalian nge-balance antara nilai emosional sama harga pasar ketika mau beli atau jual rumah?

Komentar (6)

L
Lisa
Property People

Biasanya aku bandingin dulu harga pasarnya, baru tanya diri sendiri apakah nilai emosionalnya benar-benar sepadan. Kalau terlalu berat di perasaan, aku minta pertimbangan orang lain biar lebih objektif.

 

 

0
Henry HOFA
Henry HOFA
Corporate Agent

sebagai Agen Property dan Investor

sering menilai klien atau calon buyer dalam kategori pemakai langsung, investor jangka tertentu atau spekulan (ini yg sy kurangi follow up).

utk pemakai langsung dan investor..beda beda cara pandang thd harga Property bila dikaitkan dgn "emosional".

Sering lah berkomunikasi dgn agen Property resmi yg tdk terkesan "haus jualan cepat" shg data dan informasi nya lbh transparan dan akurat tanpa ada embel embel mau cepat transaksi.

Sejujurnya sy tdk pernah setuju istilah "harga pasar"..karena bentuk, luasan dan lokasi tidak sama.. Beda dgn telur atau sembako lainnya yg bentuk dan jenis nya bisa sama walau berada di lokasi berbeda.

Invstor pasti mau beli jauh dibawah harga pasar dan penjual mau jual setinggi mungkin.. Kondisi dan kepentingan inilah yg akan melibatkan "emosional" para pihak.

sy pernah berhasil jual Ruko investor TANPA DISKON dari harga awal. Sy paham kondisi sekitar dan yakin calon buyer juga sdh "belanja" informasi ke mana mana..Mungkin tdk percaya kalo calon Buyer mau beli karena unit bernomer 4 angka kelahiran Ortu nya yg mau dibelikan. Apakah ini bisa disebutkan emosional?

semoga bermanfaat

0
Z

kalo lagi beli rumah, aku tetep kasih ruang buat feeling, misalnya cocok sama suasana lingkungan atau layoutnya yang bikin nyaman. Tapi ujung2nya aku sih tetep bandingin dengan harga pasar, BI Checking lokasi, dan potensi kenaikan nilainya. tujuannya ya biar ga overpay gara-gara baper.

0
Jimmy
Jimmy
Corporate Agent

Dengan memisahkan faktor emosional menjadi data yang terukur (seperti persentase premium yang bersedia dibayar) dan menggunakan data harga pasar sebagai dasar, Anda bisa membuat keputusan properti yang cerdas tanpa mengabaikan faktor kenyamanan.

0
Y

Bisa pakai penilaian objektif dari appraisal atau data pasar sebagai acuan, terus nilai emosionalnya jadi pertimbangan tambahan. Jadi, tetap pakai logika dulu, baru perasaan yang ikut ngatur keputusan akhirnya.

0
A
Anonymous
Property People

Aku biasanya pakai angka dulu baru perasaan. Cek harga pasar, bandingin beberapa listing sejenis. Kalau setelah itu rumahnya masih kerasa klik, baru aku izinin diri buat sedikit kompromi di harga.

0

Thread Lain

Rekomendasi thread dengan pembahasan terpopuler, trending, dan terbaru

  • Populer
  • Trending
  • Terbaru
Rumah123
Facebook rumah123.comTwitter rumah123.comInstagram rumah123.comYoutube rumah123.comLinkedin rumah123.comTiktok rumah123.com

Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.

E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024

Download Aplikasi Rumah123

AppStore rumah123.comPlayStore rumah123.com
© 99.co 2014 — 2026Rumah123 (PT Web Marketing Indonesia) merupakan bagian dari 99 Group.

rumah123.com

Mau dapat info terbaru seputar property dan promo dari rumah123.com ?