Pertanyaan yang menarik. Orang biasanya tertarik dengan properti yang dijual karena kombinasi beberapa hal, bukan hanya harga.
Ada beberapa hal yang paling utama agar rumah cepat laku terjual, seperti lokasi, harga yang masuk akal, dan kondisi rumah.
Selain itu, tampilan foto, cerita atau penjelasan yang jelas, serta manfaat yang bisa langsung dibayangkan (akses, kenyamanan, potensi naik harga) sangat memengaruhi ketertarikan calon pembeli.
Selengkapnya, simak artikel "5 Cara Rumah Dijual Cepat, Ini Strategi Tepat untuk Menarik Pembeli!"
Semoga jawabannya membantu, ya!
Kuncinya cuma satu: visual dan cerita. Di iklan, foto harus terang dan bersih biar orang nggak malas buat klik, tapi yang bikin mereka datang survei itu biasanya "solusi" yang kamu tawarkan. Misalnya, jangan cuma bilang "jual rumah", tapi ceritain kalau rumahnya "bebas banjir, 5 menit ke gerbang tol, dan siap huni tanpa perlu renovasi".
Selain itu, pastikan harganya masuk akal sesuai pasar. Kalau bangunan oke, legalitas SHM sudah siap, dan komunikasimu sebagai penjual itu ramah sekaligus responsif, orang bakal jauh lebih merasa aman dan tertarik buat transaksi.
selain yg sdh dibahas di atas..
Perlu juga perhatikan karakter calon pembelinya..end user, investor..kalo spekulan ya hindari saja.
kesan pertama, harganya masuk akal, informasi lengkap & jujur, foto dan video menarik, dan keunggulan yang dimiliki hunian menjadi daya tarik utama ketika seseorang memutuskan untuk membeli rumah.
Singkatnya, orang biasanya tertarik kalau harganya masuk akal, fotonya bagus, lokasinya jelas keunggulannya, dan deskripsinya jujur tapi menonjolkan value rumahnya.
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
Saat ini adalah pasar pembeli dimana yang menjual rumah lebih banyak daripada yang mau beli. Terpaksa harga menjadi turun.
Rumah hanya akan dilirik jika harga benar2 murah minimal 40% dari pasaran atau bahkan dibawahnya lagi. Apalagi di lokasi yang kurang strategis akan susah lakunya.
Rumah dikawasan baru terus dibangun sehingga rumah bekas menjadi perbandingan apakah sepadan? belum lagi harus renovasi kembali maka dari itu pembeli akan menkan harga serendah mungkin utk biaya renovasi.