Ada cara utama sebenarnya, restrukturisasi ke bank pemberi KPR dan take over kredit ke bank lain.
Prosesnya memang formal dan butuh kesabaran (terutama saat mengumpulkan dokumen dan menunggu analisis bank), tetapi jika Anda proaktif dan jujur, bank akan lebih terbuka untuk membantu Anda menemukan solusi keringanan.
Ga ribet2 amat sebenernya tapi makan waktu. Nder bakal diminta jelasin alasan telat bayar, kasih slip gaji terbaru, dan rekening 3 bulan terakhir. Kalau sering telat tapi belum macet, harusnya bank masih mau bantu.
salah satu konsumenku masih dalam proses pengajuan restru tersebut, untuk prosesnya mudah dan tidak banyak dokumen yang dibutuhkan sama seperti pengajuan awal saja, namun memang dari kedua belah pihak antara konsumen dan developer harus terbuka dan jujur dalam proses tersebut. Sayangnya kita harus lebihbsering follow up pihak bank agar pengajuan restru kita diprioritaskan. Semoga beruntung yaa
tidak selalu ribet. kamu bisa langsung ngehubungin bank terkait. nantinya bakal disuruh ngisi formulir restrukturisasi. kalo udah bank akan ngelakuin analisis dan ngasih keputusan
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
1. cek pasal dalam akad kredit apakah ada penalti dan kemudahan jadwal ulang
2.Tenor yg panjang efek ke total kewajiban
3.Sering telat bayar tp belum menunggak berbulan bulan ya pasti bisa dibicarakan dgn legal bank
4.Suku bunga fix dan floating mesti jadi pertimbangan juga