R
Rafi A.
Property People

mau minta pendapat.

Gue lagi nabung buat investasi properti. mending mana menurut kalian:

Beli tanah di pinggiran kota. masih kosong tapi prospek katanya bagus karena dekat akses tol baru.

atau

Beli rumah tua di pusat kota, butuh renovasi tapi lokasinya strategis.

Menurut mentemen, untuk investasi jangka panjang 10 tahun ke depan, lebih bagus yang mana ya dan kenapa?

Komentar (3)

A
Anonymous

Aku lebih suka rumah tua di pusat kota.demand-nya nggak pernah mati. Mau dijadikan kontrakan, kantor kecil, atau kostan, selalu banyak yg nyari hhe

0
Jimmy
Jimmy
Corporate Agent

Untuk investasi jangka panjang (10 tahun), pertimbangkan tujuan utama Anda:

  1. Jika tujuan Anda adalah Capital Gain (Kenaikan Harga Jual) Maksimal dan Anda sabar menunggu return:
  2. ➡️ Pilih Tanah di Pinggiran Kota Dekat Akses Tol Baru.
    • Alasan: Pembangunan infrastruktur besar (tol) seringkali menciptakan potensi lonjakan harga (high-risk, high-reward) yang jauh lebih besar dalam persentase, terutama dalam 5-10 tahun pertama setelah akses dibuka. Tanah kosong meminimalkan biaya perawatan selama masa tunggu. Dalam 10 tahun, kawasan itu kemungkinan sudah matang, dan Anda bisa menjualnya dengan keuntungan besar atau membangun sesuai tren saat itu.
  3. Jika tujuan Anda adalah Kombinasi Capital Gain yang Stabil dan Passive Income (Pendapatan Sewa) Teratur:
  4. ➡️ Pilih Rumah Tua di Pusat Kota, Lalu Renovasi dan Sewakan.
    • Alasan: Tanah di pusat kota adalah aset yang terjamin nilainya. Setelah direnovasi, properti ini akan menghasilkan pendapatan sewa yang stabil dan tinggi karena lokasinya yang strategis. Anda mendapatkan keuntungan ganda: kenaikan nilai tanah yang stabil setiap tahun + pendapatan rutin dari sewa.

Saran Tambahan:

  • Pilihan Tanah: Pastikan pembangunan tol sudah pasti dan ada rencana tata ruang yang jelas untuk pengembangan kawasan (misalnya, menjadi area residensial/komersial). Semakin dekat ke pintu tol (misalnya <5-10 km), semakin baik prospeknya.
  • Pilihan Rumah Tua: Hitung biaya renovasi secara detail. Biaya ini bisa menjadi jebakan jika melebihi ekspektasi. Cari rumah yang masalahnya hanya pada kosmetik (bukan struktural) agar budget renovasi lebih terkontrol.

Secara umum, investasi properti di pusat kota lebih minim risiko namun kenaikan nilainya cenderung lebih moderat (tapi stabil). Sementara investasi di area yang baru berkembang (dekat tol baru) berpotensi memberikan return yang jauh lebih tinggi, tapi dengan risiko waktu tunggu yang lebih lama.

0
A
Anonymous
A
Anonymous

Aku lebih suka rumah tua di pusat kota.demand-nya nggak pernah mati. Mau dijadikan kontrakan, kantor kecil, atau kostan, selalu banyak yg nyari hhe

Logikanya gitu, tp gmn target pasarnnya? demandnya apakah ada? Kadang lokasi strategis jga gak ada jaminan kecuali ada target pasarnya

0

Thread Lain

Rekomendasi thread dengan pembahasan terpopuler, trending, dan terbaru

  • Populer
  • Trending
  • Terbaru
Rumah123
Facebook rumah123.comTwitter rumah123.comInstagram rumah123.comYoutube rumah123.comLinkedin rumah123.comTiktok rumah123.com

Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.

E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024

Download Aplikasi Rumah123

AppStore rumah123.comPlayStore rumah123.com
© 99.co 2014 — 2026Rumah123 (PT Web Marketing Indonesia) merupakan bagian dari 99 Group.

rumah123.com

Mau dapat info terbaru seputar property dan promo dari rumah123.com ?