Rumahku pakai cat anti bocor merk No Drop kak.. sejauh ini aman...
sbg agen Property dan Investor
memiliki beberapa unit rumah, ruko dan apartemen..
dinding rembes memang tdk bisa dihindari tapi perlu dicegah dan dirawat.
Sebelum ke hal cat nya, sy mau bahas perihal penyebab rembes nya..bisa retak rambut, retak halus, retak kasar dan lubang bertahap. Ini yg perlu diperbaiki dgn dempul atau semen berperekat kuat utk menutupi semua nya. Bekas tutupan perlu dilapisi lg serat halus dgn cat pelindung bocor. Biarkan beberapa hari baru dicat menyeluruh bagian dinding. Itu utk dinding luar yg berhadapan langsung ke luar.
Juga perlu periksa thd kondisi atap atau rooftop yg berpotensi sbg penyebab rembes.
Cat dinding banyak disediakan di pasaran. Brand pun bervariasi dgn komposisi berbeda.
salam sukses
Tergantung lokasi tembok yg di cat ka 🙏
Sebisa mungkin cat sesuai dg lokasi, di eksterior atau interior
Kalau untuk merk lebih kepada trust dr masing-masing brand yg dikenal ka
mau tambahkan sedikit
Saat ini beberapa produsen cat sdh memiliki teknologi utk mempertahankan mutu lbh baik dan sesuaikan kebutuhan
Sbg contoh AquaProof punya jenis yg biasa (utk kondisi air mengalir) ada juga yg PRO (mampu menahan air tidak mengalir) juga ada HeatGard
NoDrop juga ada yg Basic, ada AntiPanas
Silahkan sesuaikan dana dan kebutuhan
Halo..Kak Ratriva, sedikit tips ya..
Kalau tembok rumah sudah rembes, jangan langsung fokus mencari -> cat paling bagus. dari sudut pandang konstruksi, cat waterproofing hanya salah satu bagian dari solusi. Kalau sumber airnya tidak dihentikan, cat sebagus apa pun berpotensi menggelembung, mengelupas atau kembali berjamur.
Tips nya sebagai berikut :
1. Cari sumber rembesnya terlebih dahulu
Dari air hujan → cek retak dinding luar, talang, dak beton, kusen dan sambungan atap.
Dari atas → kemungkinan masalah waterproofing dak/atap.
Dari samping → kemungkinan dinding luar menyerap air hujan.
Dari bawah dinding → perlu dicurigai kapilaritas dari tanah.
Di sekitar kamar mandi → cek instalasi pipa dan waterproofing area basah.
2. Jangan mengecat di atas dinding yang masih basah
Kerok cat lama yang menggelembung/mengelupas sampai menemukan permukaan yang kuat. Bersihkan jamur dan garam putih (efflorescence), kemudian keringkan dinding.
3. Perbaiki retak sebelum waterproofing
Retak rambut dan retak yang lebih besar membutuhkan perlakuan berbeda. Untuk retak aktif/berulang, sekadar ditutup dempul biasanya hanya solusi sementara.
Tips berikutnya :
4. Untuk rembes dari sisi luar, waterproofing sebaiknya dikerjakan dari sisi datangnya air
Ini prinsip penting. Kalau air masuk dari dinding luar, idealnya perbaikan dilakukan dari sisi luar, bukan hanya mengecat sisi dalam. Mengecat bagian dalam sering kali hanya “menahan gejala”.
5. Pilih material berdasarkan jenis masalah
Untuk dinding eksterior yang terkena hujan, gunakan coating waterproof elastomeric/semen polimer yang memang ditujukan untuk eksterior, bukan sekadar cat interior biasa.
Untuk area kamar mandi/dak, sistemnya berbeda: biasanya membutuhkan membran/coating waterproofing + detail sudut dan sambungan yang benar.
6. Perhatikan kelembapan sebelum finishing
Setelah perbaikan, pastikan dinding benar-benar cukup kering sebelum menggunakan primer dan cat akhir. Kalau langsung ditutup, uap air yang terperangkap dapat menyebabkan cat kembali menggelembung.
Semoga bisa membantu & menjadi solusi ya Kak..
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
Layanan Pengaduan Konsumen
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN)
WhatsApp Ditjen PKTN 0853 1111 1010
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
Halo, Kak Ratriva. Musim hujan kaya gini memang bikin dinding gampang bocor atau merembes, ya. Jika dibiarkan, dinding jadi mudah keropos bahkan berisiko terjadi roboh. Sebagai solusi, kakak bisa memoles dinding tersebut dengan cat dinding berjenis anti-air (waterproof), akrilik elastomerik, atau cat dinding berbasis silikon. Saat ini, ada banyak produsen dan merek cat tembok yang menyediakan berbagai jenis tersebut, seperti Dulux, Nippon Paint, Jotun, Asian Paints, dan lain-lain. Jika masih terjadi kebocoran, jangan lupa periksa kondisi atap maupun saluran perpipaan yang ada di rumah ya, Kak. Semoga bermanfaat!