kompleks saya isinya 40 rumah, penghuninya rata2 pemuda. satu kompleks rumh sy menjadi satu RT
hanya saja, di penghujung kepengurusan yg skg, warga ndak mau yg mencalonkan jadi ketua RT, wakil RT, sekretaris, bendahara, dan dll jabatan lain (tidak tau kenapa)
apakah ada saran sy sebagai pengurus skg hrus bgmn? soalnya pengurus rt yg sktg sudah menjabat 5 taun dan ingin ada perubahan kepengurusan sesuai prinsip demokrasi
bahkan, sy sempat tegaskan jika tdk ada yg meneruskan, kepengurusan rt akan diambil alih oleh rw, shngga kompleks tsb akan dibawahi langsung oleh rw
Coba ubah pendekatannya: jangan langsung cari “ketua RT”, tapi ajak warga bagi peran kecil dulu biar terasa ringan. Jelaskan juga risiko kalau tidak ada pengurus, lalu buka forum diskusi santai buat dengar keberatan mereka. Biasanya kalau tugasnya jelas, terbatas, dan terasa adil, akan lebih ada yang mau maju.
ya..menjadi pengurus dan perangkat RT memang tidak mudah tapi juga tdk sulit.
Memang sebaiknya diadakan rapat bersama warga dgn melibatkan pengurus RW hingga kelurahan shg warga bisa mengetahui spt apa tugas dan tanggung jawab pengurus RT dan segala konsekuensi bila tidak terpilihnya atau tidak adanya pengurus
Pasti ada solusinya
ya..menjadi pengurus dan perangkat RT memang tidak mudah tapi juga tdk sulit.
Memang sebaiknya diadakan rapat bersama warga dgn melibatkan pengurus RW hingga kelurahan shg warga bisa mengetahui spt apa tugas dan tanggung jawab pengurus RT dan segala konsekuensi bila tidak terpilihnya atau tidak adanya pengurus
Pasti ada solusinya
Sudah dilakukan pak hasilnya nihil
warga yg lain cuek saja bahkan menerima sj jika diurus langsung oleh rw
memang warga di tmpt saya tinggal isinya rata-rata org kantoran
Sudah kami tekankan bhwa menjadi pengurus RT kerjanya tidak 24 jam tp blm ada yg mau juga
bingung sy
Coba ajak ngobrol terbuka dulu soal kenapa nggak ada yang mau lanjut, sederhanakan beban kepengurusan biar nggak terasa berat, dan sebelum benar-benar diserahkan ke RW, tekankan bahwa ini soal kebutuhan administrasi dan kepentingan bersama supaya biasanya ada yang akhirnya mau bantu.
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
Kondisi ini biasanya terjadi karena warga muda takut terbebani urusan administrasi di sela kesibukan kerja. Daripada langsung menyerahkannya ke RW yang berisiko mempersulit urusan warga di masa depan, sebaiknya Anda menerapkan sistem rotasi atau arisan jabatan berdasarkan nomor rumah agar tanggung jawab terbagi adil secara bergilir. Sederhanakan struktur organisasi menjadi sangat ramping dan tawarkan insentif seperti pembebasan iuran bulanan bagi pengurus baru agar posisi tersebut lebih menarik. Sampaikan secara tegas bahwa jika tidak ada yang bersedia, kompleks akan melebur ke RT lain atau dikelola orang luar, ancaman kehilangan otonomi ini biasanya cukup efektif untuk memaksa warga akhirnya mau bergerak.