Air Terjun Juwuk Manis adalah salah satu alternatif destinasi wisata di Bali yang menawarkan keindahan alam eksotis.
Selain itu, air terjun ini masih belum banyak terjemah oleh wisatawan sehingga bisa disebut sebagai permata tersembunyi di Bali Barat.
Lokasi Air Terjun Juwuk Manis berada di Dusun Juwuk Manis, Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.
Dengan ketinggian air terjun berkisar antara 5–15 meter, terdapat dua aliran air yang berdampingan sehingga tampak memesona.
Penasaran, apa saja daya tarik Air Terjun Juwuk Manis? Simak selengkapnya di bawah ini!

Salah satu daya tarik Air Terjun Juwuk Manis adalah pesona alamnya yang masih asri.
Pasalnya, lingkungannya dikelilingi oleh pepohonan rimbun sehingga tampak sejuk.
Air Terjun Juwuk Manis menawarkan air yang masih jernih dengan dasar kolam yang cukup dangkal.
Perpaduan tersebut sangat cocok untuk berenang.
Pada saat kemarau, alirannya tidak terlalu deras sehingga kamu bisa menikmati air terjun dengan santai.
Dengan keindahan alam yang masih alami, Air Terjun Juwuk Manis adalah tempat yang cocok untuk foto-foto.
Keberadaan dua air terjun berdampingan memberikan suasana yang instagramable.
Di air terjun di Bali ini, kamu bisa berswafoto dan mengambil video ala traveler kekinian.

Air Terjun Juwuk Manis adalah salah satu tempat hidden gem di Bali.
Tempat ini menawarkan ketenangan jauh dari keramaian sehingga ideal untuk relaksasi maupun refleksi.
Meskipun belum terjamah banyak wisatawan, Air Terjun Juwuk Manis memiliki sejumlah fasilitas.
Berikut adalah fasilitas yang sudah ada di Air Terjun Juwuk Manis:

Tertarik ke Air Terjun Juwuk Manis? Ketahui dulu rute menuju ke lokasi.
Perlu kamu catat kalau perjalanan menuju Air Terjun Juwuk Manis penuh tantangan sehingga diperlukan persiapan yang matang.
Jika berangkat dari Denpasar, jarak ke air terjun ini sekitar 2-3 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor, tergantung kondisi lalu lintas.
Rute yang dapat ditempuh adalah melalui jalur Denpasar menuju Kecamatan Pekutatan, kemudian ke Desa Manggissari.
Setelah memasuki desa, kamu akan menghadapi jalanan menanjak dan berkelok dengan kondisi jalan yang sebagian beraspal dan bergelombang.
Setibanya di Dusun Juwuk Manis, kamu dapat memarkir kendaraan di area parkir dekat pemukiman penduduk.
Dari sini, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak sejauh sekitar 1 kilometer yang meliputi 847 anak tangga menuju lokasi air terjun.
Jalur ini cukup curam dan licin, terutama saat musim hujan sehingga kamu perlu menggunakan alas kaki antiselip dan berhati-hati.
Sepanjang perjalanan, kamu akan melihat pemandangan perkebunan dan hutan tropis sehingga perjalanan terasa menyenangkan.
Bagi yang menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik bus atau angkutan umum dari Denpasar menuju Kecamatan Pekutatan, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek menuju Desa Manggissari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jam buka Air Terjun Juwuk Manis adalah 08.00–20.00 WITA.
Saat musim hujan, hindari kunjungan pada siang atau sore hari karena jalur bisa menjadi licin dan debit air terjun tinggi.
Salah satu keunggulan Air Terjun Juwuk Manis adalah biaya masuk yang sangat terjangkau.
Menurut informasi terbaru, kamu hanya perlu memberikan donasi seikhlasnya untuk masuk ke area air terjun.
Donasi ini digunakan untuk pemeliharaan dan kebersihan lokasi wisata.
Selain itu, ada biaya parkir kendaraan, yaitu sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Dengan biaya yang ekonomis, Air Terjun Juwuk Mani menjadi destinasi wisata di Bali yang ramah di kantong bagi semua kalangan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Demikian informasi mengenai Air Terjun Juwuk Manis.
Semoga ulasannya bermanfaat.


