Bunga lebih ringan dan proses mudah hanya di Rumah123
Cicilan bulanan jadi ringan karena bunga lebih rendah dan tenor lebih panjang
Total pembayaran turun dengan tenor lebih singkat dan bunga dibayar lebih sedikit
Bisa top up plafon KPR biar dapat dana tambahan untuk berbagai kebutuhan
Hasil Simulasi

Memuat Hasil Simulasi
Kami mengumpulkan data dan menganalisis hasil simulasi untuk memberikan rekomendasi yang sesuai untukmu.

Perlu bantuan mengenai Take Over KPR?
Apa Itu Take Over KPR?
Take over KPR adalah proses memindahkan KPR yang masih berjalan dari bank lama ke bank baru. Biasa dikenal juga dengan istilah pindah KPR atau refinancing KPR.
Setelah periode bunga fixed berakhir, KPR beralih ke bunga floating, yang menyebabkan cicilan jadi naik. Dengan memilih take over KPR, kamu bisa kembali mendapat bunga fixed sehingga cicilan jadi lebih ringan.
*Contoh, kamu punya sisa pinjaman Rp500 juta dengan sisa tenor 15 tahun. Dengan bunga 12%, cicilan sebesar Rp6 juta per bulan. Lalu kamu melakukan take over KPR dan dapat bunga 8%, sehingga cicilan per bulan menjadi Rp4,8 juta.
(*ini hanya ilustrasi, hasil nyata bergantung pada bunga, tenor dan biaya take over KPR.)
Selain itu, yang juga perlu diketahui adalah take over KPR berbeda dengan over kredit. Agar tidak salah, berikut penjelasan dan perbandingannya.
Kapan Take Over KPR Perlu Dilakukan?
Melakukan take over yang paling relevan adalah saat masa bunga fixed akan atau sudah berakhir, yang berimbas pada kenaikan cicilan KPR.
Tapi kamu juga harus cek dulu beberapa hal seperti selisih bunga, sisa pinjaman, sisa tenor, dan biaya pindah jika ingin mendapatkan manfaat maksimal take over.
Take over KPR layak dilakukan jika:
Take over kurang menguntungkan jika:
Cara Membuat Cicilan Lebih Ringan
Cicilan bulanan ditentukan oleh besar pinjaman, bunga, dan tenor. Contoh di bawah memakai sisa pinjaman Rp500 juta dan sisa tenor 15 tahun.
*Pilih kombinasi yang sesuai dengan tujuanmu, lalu cek angkanya lewat kalkulator KPR.
Dan untuk membantu kamu mengambil keputusan dalam take over KPR berikut adalah keuntungan dan kekurangan yang bisa kamu bandingkan dan sesuaikan dengan kebutuhan.
Keuntungan dan Kekurangan
Keuntungan Take Over
Kekurangan Take Over
Biaya Take Over KPR
Take over KPR terdiri dari biaya di bank lama dan bank baru. Inilah yang nantinya akan menentukan apakah cicilan lebih ringan dan bisa menguntungkan. Besarnya berbeda pada setiap bank dan produk KPR.
Untuk memudahkan kamu, berikut contoh ilustrasinya dengan melanjutkan contoh sebelumnya.
Cicilan lama Rp6 juta dan yang baru menjadi Rp4,8 juta, berarti turun sekitar Rp1,2 juta per bulan.
Jika total biaya take over KPR Rp15 juta, maka untuk impas butuh sekitar 12-13 bulan. Kalau sisa tenormu jauh lebih panjang dari itu, maka take over layak untuk dipertimbangkan.
Tips Menekan Biaya
Syarat
Syarat take over KPR ditetapkan oleh bank baru. Meski di setiap bank bisa saja beda, tapi secara umum bank melihat kelayakan kamu sebagai debitur dan kelengkapan persyaratan KPR, termasuk properti.
Syarat Umum Take Over KPR
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Identitas
Penghasilan
KPR yang sedang berjalan
Properti
Cara Pengajuan
1
Hitung simulasi dan pilih bank tujuan
Lakukan simulasi take over KPR untuk tahu berapa besar penghematan. Bandingkan penawaran dari bank yang baru, terutama bunga, periode fixed dan biaya.
2
Siapkan dokumen dan minta outstanding letter
Lengkapi dokumen sebagai syarat pengajuan termasuk outstanding letter. Jangan lupa untuk memastikan biaya penalti pelunasan.
3
Ajukan permohonan ke bank tujuan
Pengajuan dengan dokumen dan persyaratan yang sudah lengkap bisa dilakukan secara langsung ke bank.
4
Appraisal dan analisis kredit
Bank baru menilai ulang properti dan meninjau kemampuan bayar serta riwayat kredit kamu.
5
Persetujuan dan penawaran kredit
Jika disetujui, bank baru akan menerbitkan surat persetujuan berisi bunga, tenor, dan biaya.
6
Tanda tangan akad kredit baru
Setelah itu kamu akan menandatangani perjanjian KPR baru dan pengikatan jaminan (Hak Tanggungan).
7
Pelunasan KPR lama dan roya
Bank baru akan melunasi sisa KPR di bank lama, lalu Hak Tanggungan lama dicoret (roya). Selanjutnya kamu akan mulai membayar cicilan di bank baru.
Memilih Bank untuk Take Over KPR
Bank yang tepat adalah yang membuat cicilan dan total biaya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu sampai KPR lunas. Bandingkan minimal 2-3 bank dengan kriteria berikut.
Tips Membandingkan:
Tanya rekomendasi bank terbaik untuk KPR Take Over tanpa biaya apapun!
Tanya jawab seputar pengalaman pindah KPR di forum Teras123
Saya pernah hitung pake AI, hasilnya akurat kok. Asal data-data yang diinput juga akurat.
Tapi dari pengalaman, minta penurunan bunga jarang dikabulkan, biasanya opsi paling realistis tetap refinancing atau pindah bank.
Kalau cicilan sudah masuk fase floating dan terasa berat, take over bisa jadi opsi, tapi “waktu yang tepat” tergantung selisih bunga yang bisa kamu dapat di bank baru, sisa tenor, biaya penalti pelunasan dipercepat, serta biaya provisi–notaris ulang; kalau setelah dihitung total cost-nya tetap bikin cicilan lebih ringan dan cash flow aman, baru layak dipertimbangkan.
salam Kenal
Untuk Jual Properti tapi SHM nya masih di bank , apakah masih bisa ?
Terima kasih 🙏🏻
Pertanyaan Seputar Take Over KPR
Saat masa bunga fixed berakhir dan cicilan naik. Dengan catatan, penghematan cicilan lebih besar dari biaya pindah. Kriteria lengkapnya kamu bisa cek Kapan Take Over Layak Dilakukan, atau langsung cek kalkulator KPR.
Tidak selalu. Cicilan baru dipengaruhi oleh sisa pinjaman, suku bunga, dan tenor yang dipilih. Selain cicilan bulanan, pertimbangkan juga biaya pindah KPR untuk mengetahui apakah penawaran baru memang lebih menguntungkan.
Melakukan take over KPR, berarti hanya berganti bank, sedangkan debitur dan properti tetap sama. Sementara melakukan over kredit, membuat kewajiban KPR dan kepemilikan rumah berpindah ke pihak lain. Selengkapnya bisa cek di perbandingan ini.
Ketentuannya berbeda dan harus dicek ke setiap bank.
Durasinya berbeda pada setiap bank dan bergantung pada kelengkapan dokumen serta proses appraisal.
Bisa saja. Bank yang baru akan melakukan penilaian terhadap beberapa hal, seperti kemampuan KPR, riwayat kredit hingga properti yang menjadi agunan, sebelum akhirnya memutuskan untuk menolak atau menerima pengajuan.
Outstanding letter (outstanding statement) adalah dokumen dari bank lama yang memuat informasi mengenai kredit saat ini seperti sisa pinjaman, tenor, dan lainnya.
Penalti pelunasan adalah biaya yang dapat dikenakan (tergantung ketentuan bank) ketika pinjaman dilunasi sebelum waktu yang sudah disepakati dalam perjanjian kredit.
Roya adalah proses untuk melepaskan Hak Tanggungan dari bank lama sebelum dilakukan pengikatan jaminan sesuai ketentuan bank baru.
Bisa. Ada bank yang menyediakan fasilitas tambahan plafon atau top up dengan nominal bergantung pada nilai properti, sisa pinjaman, kemampuan pembayaran, dan hasil analisis kredit bank.
Bisa, misalnya dengan memilih tenor yang lebih pendek atau memanfaatkan bunga yang lebih rendah.
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
Layanan Pengaduan Konsumen
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN)
WhatsApp Ditjen PKTN 0853 1111 1010
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024