icon
Rumah 123
Tersedia di App Store & Google Play

Gunung Burangrang: Daya Tarik, Jalur Pendakian, HTM

Gunung Burangrang merupakan salah satu gunung di Bandung yang menawarkan petualangan menantang.

 

Terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Purwakarta, gunung dengan ketinggian 2.050 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini merupakan bagian dari sisa letusan Gunung Sunda Purba.

 

Lokasi gunung ini berdekatan dengan Gunung Tangkuban Perahu.

 

Meski kurang populer dibandingkan tetangganya, Burangrang menawarkan panorama alam yang memukau, mulai dari hutan pinus yang sejuk hingga pemandangan Kota Bandung dan Situ Lembang dari puncaknya. 

 

Gunung ini ramah bagi pendaki pemula sekaligus menantang bagi yang berpengalaman, tergantung jalur yang dipilih.

 

Simak informasi lengkap mengenai Gunung Burangrang berikut ini.

 

Daya Tarik

sumber: wikipedia

 

Gunung Burangrang memiliki pesona alam yang memanjakan mata. 

 

Dari puncaknya yang seluas 25 meter persegi, pendaki dapat menikmati pemandangan Kota Bandung, perbukitan hijau, dan Situ Lembang yang eksotis, terutama saat matahari terbit atau terbenam. 

 

Vegetasi hutan pinus dan hutan tropis yang rimbun menciptakan suasana sejuk sepanjang perjalanan, diiringi kicauan burung yang menambah ketenangan. 

 

Dua air terjun, Curug Cijalu (1.300 mdpl) dan Curug Putri, menjadi daya tarik tambahan.

 

Kemudian juga ada Curug Cipalasari yang dapat disinggahi apabila melalui jalur Legok Haji.

 

Puncak gunung ini juga memiliki Tugu Triangulasi setinggi 2,5 meter, spot favorit untuk berfoto.

 

Selain keindahan alam, Burangrang menyimpan nilai sejarah dan mitos, seperti legenda Sangkuriang yang konon melempar ranting pohon hingga membentuk gunung ini.

 

Jalur Pendakian

1. Via Legok Haji

 

Jalur Legok Haji, berlokasi di Desa Nyalindung, Kecamatan Cisarua, adalah rute paling populer karena waktu tempuhnya yang singkat, sekitar 3-4 jam menuju puncak.

 

Basecamp-nya lengkap dengan fasilitas pendukung, seperti area parkir, warung, toilet, dan musala. 

 

Pendakian dimulai dengan hutan pinus yang landai hingga Pos 1, di mana terdapat persimpangan menuju Curug Cipalasari. 

 

Tantangan muncul saat menuju Pos 2, dengan medan hutan yang penuh akar dan tanjakan terjal. 

 

Beberapa titik dekat puncak bahkan membutuhkan tali webbing karena kemiringan ekstrem.

 

Jalur ini cocok untuk pendaki yang mencari kombinasi kecepatan dan tantangan.

 

2. Via Kopassus (Komando)

 

Jalur Kopassus, dikenal sebagai rute latihan prajurit Kopassus di kawasan Situ Lembang, menawarkan pengalaman yang memacu adrenalin. 

 

Pendaki harus mendapatkan izin resmi dari pihak militer karena jalur ini sering digunakan untuk pelatihan. 

 

Awal pendakian relatif landai dengan hutan teduh. 

 

Namun, semakin mendekati puncak, vegetasi menjadi lebih padat dan curam dengan beberapa titik berbahaya di tepi jurang. 

 

Tidak ada pos resmi di sepanjang jalur sehingga pendaki perlu ekstra waspada. 

 

Waktu tempuh rata-rata sekitar 3-4 jam. 

 

Sebagai catatan, jalur ini kurang direkomendasikan bagi pemula tanpa pemandu.

 

3. Via Pangheotan

 

Jalur Pangheotan, berlokasi di Cikalong Wetan, Kabupaten Purwakarta, adalah rute paling santai tetapi memakan waktu paling lama, sekitar 5 jam. 

 

Jalur ini melewati beberapa punggung gunung sehingga membuat perjalanan lebih panjang namun pemandangannya indah. 

 

Jalur ini memiliki medan yang landai dan aman bagi pemula, jadi cocok untuk pendaki yang ingin menikmati pendakian tanpa terburu-buru. 

 

Namun, karena kurang populer, fasilitas di basecamp lebih terbatas dibandingkan Legok Haji.

 

Meskipun relatif mudah, persiapan fisik dan logistik tetap diperlukan untuk menikmati jalur ini dengan nyaman.

 

Harga Tiket Masuk

 

Harga tiket masuk Gunung Burangrang sangat terjangkau, sekitar Rp15.000 per orang untuk jalur Legok Haji dan Pangheotan. 

 

Biaya parkir kendaraan dikenakan Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. 

 

Untuk jalur Kopassus, tidak ada biaya tiket, tetapi pendaki wajib mendapat izin dari pihak militer, yang prosesnya bisa memakan waktu. 

 

Gunung ini buka 24 jam, memungkinkan pendaki memilih waktu sesuai kebutuhan, baik untuk pendakian tek-tok atau berkemah.

 

(cover: liputan6)
 

Gambar Tips dan trik
Solusi Miliki Hunian dengan KPR
Cicilan per bulan ringan, proses cepat, banyak pilihan bank, dan masih banyak lagi!
Ajukan KPR
Gambar Tips dan trik
Cicilan per bulan ringan, proses cepat, banyak pilihan bank, dan masih banyak lagi!
Saatnya pindah KPR (take over) ke bank lain dengan bunga tetap.
Ajukan Take Over
Gambar Tips dan trik
Simulasi KPR
Cek estimasi pembiayaan kredit rumah dengan kalkulator KPR Rumah123.
Hitung Sekarang

Hunian Dijual di Bandung

Hunian Disewa di Bandung

Bagikan