Bandung adalah surganya kuliner. Termasuk soal kuliner baso, yang merupakan makanan primadona alias tak pernah sepi peminat.
Â
Saat momen Lebaran, atau momen-momen keluarga lainnya, tempat makan baso kerap diserbu.
Â
Dari gerobak sederhana di pinggir jalan hingga kedai modern, berikut adalah beberapa tempat makan baso di Bandung yang bisa kamu datangi!
Â
Â
Bakso Tjap Haji telah menjadi fenomena kuliner di Bandung berkat konsep tempatnya yang modern dan rasa baksonya yang sangat premium.
Â
Daging baksonya terasa sangat dominan dengan tekstur yang pas, apalagi dipadukan dengan kuah kaldu sapi yang kental dan gurih.
Â
Selain bakso, mereka juga terkenal dengan oseng pasrah dan berbagai pilihan es yang menyegarkan untuk penutup.
Â
Â
Â
Jika berkunjung ke Bandung, kurang lengkap rasanya tanpa mencicipi cuanki legendaris ini yang sudah ada sejak tahun 1990-an.
Â
Berbeda dengan bakso biasa, Cuanki Serayu menyajikan perpaduan bakso, tahu, siomay, dan pangsit goreng yang disiram kuah bening aromatik.
Â
Antreannya seringkali mengular, namun rasa gurih dari setiap isiannya sepadan dengan waktu menunggu.
Â
Â
Â
Bakso Semar adalah penyelamat bagi mereka yang merasa lapar di tengah malam karena cabangnya di Cihampelas buka selama 24 jam.
Â
Tempat ini terkenal sebagai pelopor bakso urat dengan tambahan tulang rusuk yang melimpah dalam satu mangkuk.
Â
Kuahnya yang kaya lemak sapi memberikan sensasi rasa tradisional yang sangat autentik dan bikin ketagihan.
Â
Â
Â
Bagi penggemar bakso khas Malang, Enggal adalah destinasi utama dengan konsep prasmanan di mana pengunjung bebas memilih sendiri isiannya.
Â
Kamu bisa mengambil bakso urat, bakso halus, siomay, hingga berbagai jenis gorengan renyah sesuai selera.
Â
Ruang makannya yang luas dan sistem pelayanan yang cepat membuatnya cocok untuk makan bersama keluarga besar.
Â
Â
Â
Tempat ini adalah destinasi favorit bagi mereka yang ingin menikmati bakso dengan porsi daging yang "brutal" melalui tambahan iga atau rusuk sapi.
Â
Tekstur baksonya sangat kenyal dan berdaging, sementara rusuknya dimasak hingga empuk sehingga mudah lepas dari tulangnya.
Â
Kuahnya yang bening namun kaya rasa kaldu sangat cocok dinikmati dengan tambahan sambal yang pedas nendang.
Â


