Stasiun Nambo adalah stasiun kereta api kelas kecil yang berada di wilayah Bantarjati, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Saat ini, Stasiun Nambo difungsikan sebagai stasiun akhir (terminus) KRL Commuter Line Red Line dengan rute Jakarta Kota–Nambo, sekaligus melayani aktivitas kereta barang.
Sebagai titik pemberhentian terakhir jalur KRL Bogor Line, stasiun ini memiliki total delapan jalur rel.
Dari jumlah tersebut, jalur 1 digunakan sebagai jalur utama KRL penumpang, sementara jalur 2 hingga jalur 8 dimanfaatkan untuk keperluan penyimpanan serta proses bongkar muat barang.
Alamat: Jl. Raya Nambo, Bantar Jati, Kec. Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16710

Stasiun Nambo termasuk dalam jalur cabang Citayam–Nambo pada layanan KRL Commuter Line Red Line.
Perjalanan utama KRL dari Jakarta Kota menuju Nambo melintasi total 24 stasiun.
Berikut adalah rute Stasiun KRL Nambo:
Dalam satu hari, tersedia 10 jadwal keberangkatan dari Jakarta Kota dan 12 keberangkatan dari Stasiun Nambo.
Bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Bogor, diwajibkan untuk transit di Stasiun Citayam karena jalur menuju Nambo terpisah dari lintasan utama Bogor.
Selain melayani KRL, Stasiun Nambo juga digunakan untuk operasional kereta barang dengan tujuan Kalimas, Brambanan, maupun Ketapang, khususnya untuk angkutan semen.
Total panjang lintasan dari Jakarta Kota ke Nambo mencapai sekitar 54,8 km dengan waktu tempuh rata-rata sekitar 1,5 jam.

Mengacu pada informasi terkini, Stasiun Nambo melayani 10 perjalanan dari Jakarta Kota dan 12 perjalanan dari Nambo setiap harinya.
Berikut adalah jadwal KRL dari Stasiun Nambo:
Jadwal tersebut dapat mengalami perubahan.
Oleh karena itu, penumpang disarankan untuk selalu mengecek aplikasi KRL Access, laman resmi commuterline.id, atau papan informasi di stasiun guna memperoleh pembaruan secara real-time.

Tarif KRL dari Stasiun Nambo mengikuti ketentuan tarif KRL Jabodetabek yang relatif terjangkau.
Untuk perjalanan hingga 25 km pertama, seperti rute Nambo–Cibinong atau Nambo–Depok, tarif yang dikenakan sebesar Rp3.000.
Sementara itu, untuk perjalanan terjauh seperti Nambo–Jakarta Kota, tarifnya sebesar Rp6.000.
Pembayaran dapat dilakukan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) yang tersedia di loket stasiun dengan harga Rp30.000 (termasuk saldo awal Rp10.000), maupun kartu uang elektronik lainnya, seperti Flazz BCA, Brizzi BRI, E-Money Mandiri, Tap Cash BNI, dan JakCard Bank DKI.
Walaupun termasuk stasiun kelas III atau stasiun kecil, Stasiun Nambo tetap menyediakan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan penumpang, di antaranya:
Itulah informasi seputar Stasiun Nambo Bogor.
Semoga ulasannya bermanfaat.