Stasiun Jakarta Kota, dahulu dikenal bernama Beos, merupakan salah satu stasiun kereta api tertua sekaligus ikon bersejarah di ibu kota.
Dengan arsitektur bergaya art deco yang masih terjaga hingga kini, stasiun ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat transportasi penting, tetapi juga menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik.
Berlokasi di kawasan Kota Tua Jakarta, Stasiun Jakarta Kota kerap menjadi titik awal perjalanan ke berbagai tempat bersejarah.
Selain itu, Stasiun Jakarta Kota juga menjadi penghubung vital bagi mobilitas masyarakat modern.
Yuk, kenali lebih jauh pesona dan sejarah Stasiun Jakarta Kota di sini!

Stasiun Jakarta Kota merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A sekaligus salah satu stasiun terminus (ujung) yang tidak memiliki jalur lanjutan.
Pada masa kolonial, stasiun ini dikenal dengan nama Batavia Zuid atau Batavia Selatan.
Batavia Zuid dibangun sekitar tahun 1887, tapi ditutup pada 1926 karena renovasi besar.
Sekitar 200 meter dari lokasi stasiun lama, dibangunlah Stasiun Jakarta Kota yang berdiri hingga sekarang.
Pembangunan stasiun ini selesai pada 19 Agustus 1929 dan mulai digunakan untuk umum pada 8 Oktober 1929.
Melalui Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475 tahun 1993, Stasiun Jakarta Kota ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.
Awalnya, stasiun ini memiliki dua belas jalur kereta api, dengan jalur 4 dan 5 sebagai sepur lurus.
Namun, jumlah jalur berkurang menjadi sebelas setelah jalur 1 ditutup dan dialihfungsikan sebagai ruang tunggu penumpang.
Stasiun Jakarta Kota juga beberapa kali mengalami renovasi, salah satunya pada tahun 2019 dengan penambahan ruang tunggu khusus untuk kereta api jarak jauh.
Stasiun Jakarta Kota memiliki bangunan khas yang merupakan karya besar dari seorang arsitek Belanda, Frans Johan Louwrens Ghijsels.
Bangunannya memadukan teknik modern barat dengan bentuk tradisional khas Indonesia.
Jika dilihat, bangunannya memang sederhana, tetapi memiliki nilai artistik yang tinggi.

Umumnya, Stasiun Jakarta Kota melayani perjalanan KRL Commuter Line dengan tujuan sebagai berikut:

Stasiun Jakarta Kota berlokasi di Jalan Stasiun Kota No. 1, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, 11110.
Lokasi stasiun ini tidak jauh dari kawasan Kota Tua Jakarta.
Untuk menuju ke sini, kamu bisa menempuh beberapa cara:
Naik KRL dengan tujuan akhir Stasiun Jakarta Kota.
Jalur yang langsung menuju Stasiun Jakarta Kota antara lain:
Kamu bisa naik TransJakarta Koridor 1 (Blok M–Kota), turun di halte Kota yang berada persis di depan stasiun.
Pilihan lainnya, kamu bisa transit di halte Harmoni dan lanjut ke koridor 1 menuju Kota.
Naik MRT dan turun di stasiun Bundaran HI.
Lanjutkan perjalanan dengan TransJakarta koridor 1 ke arah Kota.
Kamu bisa mengambil arah ke kawasan Kota Tua Jakarta.
Supaya lebih praktis, kamu juga bisa menggunakan transportasi online untuk menuju stasiun.
Perjalanan KRL dari Stasiun Jakarta Kota memiliki jadwal yang cukup fleksibel.
Untuk rute menuju Nambo, kereta pertama berangkat pada pukul 05.15 WIB, sementara perjalanan terakhir tersedia hingga 20.10 WIB.
Adapun rute menuju Bogor dimulai lebih pagi, yakni pukul 05.21 WIB, dengan keberangkatan terakhir pukul 23.00 WIB.
Untuk informasi jadwal KRL lainnya yang lebih lengkap dan terbaru, kamu bisa mengunjungi laman resmi commuterline.id.
Soal pembayaran pun praktis, karena penumpang dapat menggunakan kartu uang elektronik, GoTransit dari Gojek, maupun QRIS.
***Header: Kompas.com, Wikipedia.com


