Mencari ruang terbuka hijau di Jakarta kini bukan lagi hal yang sulit.
Pasalnya, saat ini, tersedia banyak pilihan taman kota, salah satunya Taman Literasi Blok M.
Ruang publik yang berlokasi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan ini berhasil menarik perhatian warga sebagai tempat rekreasi sekaligus pusat aktivitas literasi.
Dengan konsep terbuka, pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan.
Lantas, aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di Taman Literasi Blok M?

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Taman Literasi Blok M, sejatinya telah ada sejak masa awal kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1948.
Taman ini dirancang oleh M. Soesilo dan diresmikan pada tahun 1955 bersamaan dengan peresmian Kebayoran Baru sebagai kota satelit modern pertama di Indonesia.
Dalam perkembangannya, taman ini kemudian direvitalisasi dan menjadi bagian dari kawasan berorientasi transit Stasiun MRT Blok M.
Awalnya, revitalisasi dilakukan untuk memperluas ruang terbuka hijau, tapi kini taman tersebut berkembang menjadi ruang publik multifungsi sekaligus sarana literasi nasional.
Taman Literasi Blok M mengusung konsep modern landscaper.
Hal ini dapat terlihat dari bangunan taman yang menyatu secara samar dengan lanskap hijau di sekitarnya sehingga menciptakan kesan harmonis secara visual.
Keunikan taman ini juga tercermin dari desain ruang yang terinspirasi oleh karakter Martha Christina Tiahahu, pejuang kemerdekaan perempuan dari Maluku.
Konsep tersebut diwujudkan melalui kolam refleksi dengan garis imajiner yang berorientasi langsung ke tanah kelahiran Martha Christina Tiahahu di Nusalaut, Maluku Tengah.
Selain itu, taman ini dilengkapi enam plaza utama, yaitu Plaza Utara, Plaza Kabaresi, Plaza Bunga, Plaza Selatan, Plaza Anak, dan Plaza Timur.

Sesuai dengan namanya, taman ini memang ditujukan sebagai ruang publik yang mendukung berbagai aktivitas literasi.
Di sini tersedia ruang perpustakaan yang nyaman dengan sekitar 300 koleksi buku yang dapat dibaca pengunjung.
Tidak hanya buku fisik, pengunjung juga bisa menikmati bacaan digital melalui smartphone dengan memindai barcode yang tersedia di Titik Baca.
Kamu juga bisa bersantai di area hijau yang ada di Taman Literasi Blok M.
Tersedia banyak bangku, plaza, dan spot lesehan yang nyaman untuk melepas penat.
Selain itu, pepohonan rindang dan taman yang tertata rapi membuat suasana lebih sejuk meski lokasinya berada di tengah hiruk-pikuk pusat kota Jakarta.
Di Taman Martha Christina Tiahahu juga sering diadakan berbagai kegiatan, seperti bedah buku, kelas menulis, hingga pameran seni.
Kawasan Blok M memang terkenal dengan ragam kulinernya.
Tak heran, saat berkunjung ke sini kamu akan dengan mudah menemukan berbagai pilihan makanan.
Makanan tersebut mulai dari jajanan kaki lima hingga hidangan lezat di cafe aesthetic yang hits di Blok M.
Taman Literasi Martha Christina Tiahahu berlokasi di Jl. Sisingamangaraja No.2, Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Jakarta.
Untuk menuju ke sini, kamu bisa menaiki sejumlah transportasi berikut:
Naik MRT dan turun di Stasiun Blok M BCA.
Dari pintu keluar stasiun, kamu dapat berjalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 2–3 menit.
Naik bus TransJakarta koridor 1 (Blok M–Kota) dan turun di Halte Blok M.
Lokasi taman cukup dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Bagi yang membawa mobil atau motor, bisa langsung menuju kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Kamu bisa memarkirkan kendaraan di sekitar taman maupun di pusat perbelanjaan terdekat seperti Blok M Plaza.
Transportasi online juga bisa dipilih sebagai pilihan praktis untuk menuju ke tempat wisata di Jakarta Selatan ini.

Taman Literasi Blok M buka selama 24 jam sehingga kamu bisa berkunjung kapan saja tanpa khawatir akan tutup.
Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, menjadikan Taman Literasi Blok M sebagai salah satu tempat wisata murah meriah di Jakarta!
***Header: Kompas.com, Jakarta-tourism.go.id, Ekaputrawisata.com


