Ketika mendengar kata Yogyakarta, apa yang pertama kali terlintas di pikiranmu?
Wisata alamnya, bukan?
Ya, Yogyakarta memang terkenal dengan deretan wisata alamnya yang memukau.
Goa Pindul, Pantai Parangtritis, hingga Hutan Pinus Mangunan adalah beberapa destinasi yang paling populer.
Namun, jika kamu ingin menikmati keindahan alam Yogyakarta dari sudut pandang yang berbeda, cobalah berkunjung ke Geoforest Watu Payung Turunan.
Tempat wisata ini menjadi lokasi ideal untuk menikmati sunrise, berfoto di spot kekinian, sekaligus belajar tentang geologi dan konservasi alam.
Nah, berikut informasi lengkap seputar Geoforest Watu Payung Turunan sebagai panduan sebelum kamu berkunjung!

Nama “Watu Payung” berasal dari keberadaan sebuah batu besar yang bentuknya menyerupai payung di area tersebut.
Sementara itu, kata “Turunan” melambangkan harapan agar kawasan ini memberikan manfaat bagi warga lokal dan generasi mendatang.
Awalnya, tempat wisata di Yogyakarta yang lagi hits ini merupakan kawasan konservasi hutan jati, sehingga istilah “geoforest” tetap digunakan hingga saat ini.
Selama perjalanan menuju lokasi, kamu akan melewati jalan setapak dan trek yang menantang sehingga tempat wisata ini sangat cocok dikunjungi bagi pecinta petualangan dan tantangan alam.
Geoforest Watu Payung Turunan menjadi salah satu destinasi populer dengan beragam daya tarik, salah satunya adalah keindahan alam khas Yogyakarta yang bisa dinikmati dari ketinggian.
Kawasan wisata ini juga dikelilingi oleh aliran sungai dan hamparan pepohonan hijau sehingga suasananya terasa sangat asri, sejuk, dan menenangkan.
Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati keindahan sunrise maupun sunset dari berbagai spot terbaik yang tersedia, lo.
Pemandangan di Geoforest Watu Payung Turunan terasa semakin memukau saat pagi hari, ketika pegunungan dan kabut tipis menyelimuti area sekitar.
Tak hanya menyuguhkan panorama alam, tempat ini juga memiliki banyak spot foto menarik, salah satunya Hasta Apsari.
Jika kamu berkunjung, jangan lupa membawa kamera, ya.
Namun bila tidak, tak perlu khawatir karena tersedia layanan fotografi profesional yang siap membantu mengabadikan momen indahmu di sini.
Dengan berbagai daya tariknya tersebut, tak mengherankan jika Geoforest Watu Payung Turunan menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi!

Geoforest Watu Payung Turunan berlokasi di Dusun Turunan, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Cara terbaik untuk menuju ke tempat wisata alam di Jogja ini adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi, karena akses transportasi umum masih terbatas.
Dari pusat Kota Yogyakarta, kamu bisa mengambil Jalan Imogiri Barat, lalu arahkan kendaraan ke selatan melalui Jalan Imogiri–Siluk.
Setelah sampai di Jalan Siluk–Panggang, lanjutkan perjalanan hingga menemukan petunjuk arah menuju Geoforest Watu Payung Turunan yang terpasang di beberapa titik jalan.
Untuk memudahkan dalam mencapai lokasi, kamu juga bisa menggunakan bantuan Google Maps.

Geoforest Watu Payung Turunan buka setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Harga tiket masuknya cukup terjangkau, yakni sekitar Rp5.000 per orang.
Bagi kamu yang ingin berfoto di spot Hasta Apsari, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp5.000 untuk durasi 3 menit.
Sementara itu, jika ingin menggunakan layanan fotografer, biayanya sekitar Rp3.000 per file foto.
Perlu diingat, seluruh tarif tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.
Geoforest Watu Payung Turunan telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung:
***Header: Visitingjogja.jogjaprov.go.id, Kompas.com,, Blog.bookingtogo.com


