Gunungkidul, Yogyakarta, menyimpan pesona alam yang memukau, salah satu surga tersembunyi yang wajib dikunjungi adalah Pantai Siung.
Pantai ini tak hanya menawarkan panorama laut biru jernih yang menenangkan, tetapi juga menghadirkan sensasi wisata tebing yang menantang bagi para pecinta rock climbing.
Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus memacu adrenalin, Pantai Siung adalah destinasi yang tak boleh terlewatkan.
Menariknya, pesona Pantai Siung tidak berhenti sampai di situ, masih ada beragam daya tarik lain yang siap membuatmu jatuh hati. Apa saja?

Pantai Siung, atau yang juga dikenal dengan nama Pasisir Siung, merupakan objek wisata yang menyimpan sejarah panjang.
Asal-usul nama pantai ini berkaitan erat dengan keberadaan batu karang raksasa di sekitar pesisir.
Dari kejauhan, batu karang tersebut tampak menyerupai gigi atau taring kera, yang dalam bahasa Jawa disebut “Siung Wanara.”
Kata siung berarti taring, sementara wanara memiliki arti kera atau manusia hutan.

Pantai Siung menyuguhkan beragam pesona alam yang memukau.
Air lautnya yang berwarna hijau kebiruan tampak begitu jernih dan menenangkan mata.
Di sisi lain, hamparan pasir putih yang bersih menambah keindahan panorama pantai ini.
Sambil bersantai di tepi pantai, kamu bisa menikmati pemandangan alam yang menawan sambil menyeruput segarnya es kelapa muda.
Tentunya suasana tersebut sangat sempurna untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Pantai Siung dikenal sebagai surga bagi para pecinta panjat tebing atau rock climbing.
Awalnya, lokasi ini digunakan oleh seorang pendaki asal Jepang untuk melakukan olahraga panjat tebing.
Sejak saat itu, semakin banyak pencinta olahraga ekstrem yang datang untuk menaklukkan tebing-tebingnya.
Pantai Siung memiliki banyak jalur panjat dengan tingkat kesulitan yang beragam, sehingga cocok untuk pemula hingga profesional.
Tak heran, pantai ini kemudian diresmikan sebagai salah satu lokasi panjat tebing terbaik di Yogyakarta dan mendapat julukan “The Best Rock Climbing Site in Yogyakarta”, lo.
Ingin menikmati pemandangan yang lebih menakjubkan? Cobalah mendaki bukit di sekitar pantai.
Dari atas, panorama Pantai Siung terlihat begitu memukau dan sayang sekali jika dilewatkan.
Jika beruntung, kamu bahkan bisa melihat sekumpulan monyet yang bermain di area bukit, menambah keseruan pengalaman wisatamu.
Pengunjung yang datang ke sini juga diperbolehkan untuk berkemah, lo.
Saat camping di Pantai Siung, kamu bisa menikmati suara deburan ombak yang menenangkan ditemani keindahan langit malam bertabur bintang.
Suasananya yang begitu damai dan menawan dijamin akan membuatmu betah berlama-lama.

Pantai Siung terletak di Dusun Duwet, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jaraknya sekitar 77 km dari pusat Kota Yogyakarta dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 hingga 3 jam perjalanan.
Cara paling praktis untuk mencapai pantai ini adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi.
Kamu bisa menempuh rute melalui Piyungan – Patuk – Playen – Wonosari – Jalan Pantai Selatan – Jalan Pantai Siung, atau alternatif lainnya lewat Imogiri – Panggang – Saptosari – Tanjungsari – Jalan Pantai Siung.
Perlu diingat, jalur menuju pantai ini cukup menantang karena melewati tanjakan, tikungan tajam, dan beberapa ruas jalan sempit.
Jadi, pastikan kamu tetap berhati-hati dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.
Pantai Siung buka setiap hari selama 24 jam, sehingga kamu bisa berkunjung kapan saja.
Harga tiket masuk ke wisata pantai di Yogyakarta ini sebesar Rp10.000 per orang.
Jika membawa kendaraan pribadi, terdapat biaya parkir tambahan, yaitu Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Harga tiket dan tarif parkir tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.
***Header: Niagatour.com, Tripadvisor.co.id, Visitingjogja.jogjaprov.go.id


