icon
Rumah 123
Tersedia di App Store & Google Play
logo rumah123
 Filter
1
 Filter
 Harga
 Kamar Tidur
 Periode Sewa
 Kondisi Perabotan
Kondisi Perabotan

Furnished
Semi Furnished
Unfurnished
Urutkan

Kamar Tidur

Periode Sewa

Rumah Disewakan di Batam

Menampilkan 1-8 dari total 8 properti

Tanya Banyak Properti
Baru
bulk-inquiry-banner

Permintaan Berhasil

Kamu akan dihubungi oleh tim Rumah123 untuk konsultasi seputar KPR

Simulasi Cicilan KPR

Harga Properti

Uang Muka

0%50%
Angsuran/bulan
Berdasarkan suku bunga terendah di Rumah123
Data Berhasil Terkirim

Kamu akan terhubung dengan Tim Rumah123 untuk konfirmasi data

Mengenal Batam

Saat hendak sewa rumah di Batam, kamu harus mempertimbangkan apa saja kelebihan dari lokasinya. Wilayah yang berada di Kepulauan Riau ini merupakan lokasi strategis untuk bisnis internasional karena dekat ke negara tetangga dan memiliki beragam tempat wisata. Berbagai keunggulan itu hadir karena Batam memang dicanangkan oleh pemerintah sebagai Singapura-nya Indonesia sejak 1970-an.  Karena itu, perkembangan Batam lebih pesat dibandingkan beberapa daerah di sekitarnya. Adapun Batam adalah kota yang berpenduduk 1,26 juta jiwa (BPS, 2022). Luas wilayahnya mencapai 415 kilometer persegi, dan terdiri dari 12 kecamatan dan 64 kelurahan.

 

Secara geografis, Batam terdiri dari 371 pulau besar dan kecil yang dihubungkan dengan perairan. Wilayahnya merupakan dataran dengan beberapa bukit yang tinggi maksimalnya 160 meter di atas permukaan laut. Kemudian, terdapat juga sungai-sungai kecil yang dikelilingi hutan dan semak belukar lebat. Gerakan arusnya dipengaruhi oleh Laut Cina Selatan dan Samudra Hindia yang melewati Selat Malaka. Untuk iklimnya, Kota Batam adalah wilayah tropis. Suhunya berkisar dari 22-34 derajat Celsius.

 

Mengetahui sejarah Batam adalah hal yang penting agar kamu bisa mengetahui kondisi dan karakteristik wilayahnya. Dengan begitu, persiapan kamu sebelum tinggal di rumah disewakan di Batam bisa lebih matang. Batam adalah daerah administratif yang dipimpin oleh wali kota sejak 1983. Wali kota pertamajnya adalah H. Raja Usman Draman yang menjabat dari 1983-1989. Jauh sebelum itu, Batam merupakan wilayah yang disebut Pulau Batang. Penduduk aslinya merupakan orang-orang Melayu, yang disebut juga sebagai Orang Selat atau Orang Laut. Mereka mendiami wilayahnya sejak 1300. Seiring berjalannya waktu, Batam yang lokasinya strategis sempat menjadi tempat berkuasanya beberapa kerajaan. Sejarah mencatat, Batam pernah menjadi daerah kekuasan Laksamana Hang Tuah dari Kerajaan Malaka, Laksamana Hang Nadim, Yang Dipertuan Muda Riau, hingga akhirnya menjadi Kerajaan Melayu Riau.

 

Lalu, Batam juga sempat dimanfaatkan oleh pedagang-pedagang untuk berlindung dari gangguan patroli Belanda. Itu karena, pada saat itu Belanda bernafsu untuk menguasai perdagangan melayu di Bandar Singapura, dan lokasi Batam memang dekat ke pusat perdagangan tersebut. Singkat cerita, pembangunan Pulau Batam dimulai melalui Keppres 74/1971 tentang keputusan pengembangan pembangunan Pulau Batam.  Dan pada 1973 dikeluarkan lagi Keppres 41/1973 tentang Pulau Batam yang dijadikan daerah industri. Wilayah Batam pun mulai disebut sebagai Otorita Batam dan diketuai oleh Ibnu Sutowo pada periode persiapan pembangunan. Selanjutnya, Batam juga pernah ditetapkan sebagai kawasan bonded warehouse (bebas bea), lalu masuk ke periode orientasi dan konsolidasi, lalu masuk sebagai bonded zone (kawasan berikat). Dan singkat cerita, melalui UU 53/1999, Batam ditetapkan sebagai Kota Batam yang otonom.

Gagal menyimpan properti
Silahkan login/register untuk menyimpan properti lebih banyak