Adakah yg pernah jual/beli rumah heritage? Om saya tertarik beli rumah heritage bandung di Supratman Bandung dgn status tipe B yg mana tdk boleh dilakukan renovasi besar-besaran. Bgmn proses jual belinya, apakah menguntungkan sebagai aset jangka panjang ?
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
Komentar (8)
coba kaji kembali lagi..tujuan awal utk membeli Property seperti itu.
Selain syarat nya lebih ketat..kita tidak bisa mengetahui utk jangka panjang apakah bisa memenuhi tujuan investasi yg pastinya mau menguntungkan..
Perawatan property tsb tentu tidak bisa hindari utk disiapkan dana perawatan dan menjaga bentuk aslinya dalam jangka panjang
Untuk bangunan heritage type b memang tidak bisa dilakukan renovasi besar2 an Wajib mempertahankan detail dan ornamen bangunan..untuk proses jual belinya sama seperti jual beli rumah biasa dilaksanakan pembayaran pajak pph dan bphtb dan di laksanakan akad jual beli di hadapan notaris, untuk prosesnya tidak ada yang berbeda dengan rumah lainnya..dari segi investasi sangat baik jika bapa mendapatkan aset yang murah dan di lokasi strategis yang banyak di cari untuk usaha seperti resto dan lainnya. Semoga Membantu 🙏.
Beli rumah heritage di area premium kayak Supratman itu ibarat beli karya seni, bukan sekadar properti biasa. Proses jual belinya secara administratif tetap lewat Notaris/PPAT seperti biasa, tapi kamu wajib cek detail Surat Keputusan (SK) Cagar Budaya-nya biar tahu persis batasan mana yang nggak boleh diutak-atik.
Sebagai aset jangka panjang, ini sangat menguntungkan karena lokasinya sudah pasti di jantung kota dan jumlahnya terbatas (rare item), jadi nilai gengsinya tinggi banget. Tapi perlu diingat, biaya perawatannya biasanya lebih mahal dan pasarnya sangat spesifik, jadi lebih cocok buat yang memang hobi atau mau dijadikan tempat usaha estetik yang punya nilai sejarah kuat.
Setahu saya prosesnya mirip properti biasa tapi ada tambahan pengecekan status heritage, persetujuan dinas terkait, dan pembatasan renovasi. Sebagai aset jangka panjang biasanya menguntungkan karena kelangkaan dan nilai sejarahnya cenderung stabil atau naik bila terawat dan punya permintaan pasar khusus.
Pernah sih, jual/beli rumah heritage itu prosesnya mirip biasa tapi ada syarat pelestarian & biasanya pasar buyer-nya niche, untungnya buat jangka panjang harga bisa stabil/naik karena value sejarah & lokasi, tapi perlu siapin ekspektasi soal pembatasan renovasi; ada yg pernah ngalamin jual/beli heritage juga?
Kalau menurut saya untuk properti yang heritage tipe B itu memang dengan sendirinya agak selektif marketnya. Kalau yang saya lihat di Jakarta properti seperti itu banyak laku untuk disewa sebagai cafe atau restaurant terutama untuk high end restaurant. Kebetulan keluarga saya juga ada aset tipe B dan memang banyak sekali yang tanya untuk disewa dibanding untuk beli. Sepertinya di bandung trendnya juga seperti itu rumah2 tipe B banyak dijadikan restaurant/cafe yang high end. Which is good karena bisa disewa dengan harga bagus. Jadi kesimpulan saya untuk aset properti heritage lebih cocok untuk disewakan di kemudian hari terutama untuk komersial seperti cafe/restaurant.
Proses jual-belinya mirip rumah biasa, tapi ada aturan tambahan karena status heritage.
Tipe B artinya renovasi besar nggak boleh, hanya perbaikan ringan dan harus sesuai aturan.
Potensi untung jangka panjang ada, karena lokasinya strategis dan rumah heritage itu langka.
Risikonya: perawatan lebih mahal, fleksibilitas renovasi terbatas, dan pasar pembelinya lebih sempit.
Cocok kalau cari aset jangka panjang & nilai historis, tapi kurang cocok kalau mau properti yang bisa diutak-atik bebas.