Apabila pada saat proses pengajuan joint income KPR sampai proses approval, salah satu pihak resign di tengah jalan, kemungkinan di tolak besar, tapi apabila resign tersebut terjadi setelah proses approval, nda masalah. Yang jadi masalah, beban bayar KPR tersebut saja. Salah satu pihak resign, berarti beban pihak 1 menjadi double. Selama bisa tercover aman2 saja, tapi kalau tidak bisa, resiko gagal bayar tinggi.
Sangat berisiko bagi keuangan pribadi, tapi secara hukum kontrak dengan bank tetap jalan terus. Bank tidak akan peduli siapa yang bayar, yang penting cicilan masuk tepat waktu sesuai plafon yang disetujui berdasarkan dua gaji di awal.
Risiko utamanya adalah beban cicilan jadi terasa berat karena harus ditanggung satu sumber penghasilan saja, yang bisa memicu kredit macet dan merusak skor kredit (BI Checking/SLIK) kedua belah pihak. Selain itu, kalau cicilan macet, aset rumah tersebut taruhannya meski salah satu pihak sudah tidak berpenghasilan.
Secara praktik KPR joint income tetap aman selama cicilan masih kebayar, tapi kalau salah satu resign ya beban otomatis ditanggung pihak yang tersisa, jadi risikonya lebih ke cashflow, bukan ke status kreditnya, makanya idealnya sudah ada dana cadangan sebelum ambil skema ini.
Ada risikonya, karena bank menilai kemampuan bayar dari gabungan penghasilan, jadi kalau salah satu resign sementara cicilan tetap berjalan, beban jatuh ke pihak yang masih berpenghasilan, makanya penting pastikan ada dana darurat dan skema cadangan sebelum ambil joint income.
Ada risikonya, karena dalam skema joint income kedua pihak biasanya sama-sama tercatat sebagai debitur, jadi kalau salah satu resign dan penghasilan turun, kemampuan bayar bisa terganggu dan tetap jadi tanggung jawab bersama di mata bank.
Kalau sampai terjadi gagal bayar, riwayat kredit (SLIK) dua-duanya bisa terdampak, bukan cuma yang resign, jadi sebelum ambil joint income sebaiknya pastikan ada dana darurat memadai dan skenario cadangan kalau salah satu kehilangan penghasilan.
Hallo, selama angsuran berjalan lancar setiap bulannya tanpa ada tunggakan, KPR joint income tetap aman dan tidak menjadi masalah, ya.
Joint income hanya merupakan sumber pendanaan saja.. andai ada masalah..tetap saja nama utama sbg penanggungjawab nya..
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
selama ini sy belum ada info perihal KPR dgn sumber dana berupa joint income yg diakui oleh Bank.
Umumnya satu (suami dan istri) sbg pihak KPR dan pihak lain sbg penjamin atau support (misal anggota keluarga inti)..
Pihak bank hanya fokus pd angsuran rutin dan berkala.