Artikel ini akan memandumu menemukan kuliner Solo dekat Stasiun Purwosari yang wajib dicicipi.
Solo, kota yang tak pernah kehabisan cerita soal kuliner. Setiap sudutnya menyimpan godaan rasa yang sulit dilupakan.
Bagi kamu yang baru tiba atau hendak bepergian dari Stasiun Purwosari, kabar baiknya adalah kamu tidak perlu jauh-jauh untuk merasakan kelezatan khas kota ini.
Dari makanan berat yang mengenyangkan hingga jajanan legendaris yang bikin ketagihan, semua bisa ditemukan dalam jangkauan jalan kaki dari stasiun.
Semua rekomendasi ini dipilih karena lokasinya yang strategis dan rasanya yang sudah teruji.
Siap-siap ngiler, ya!
Nama ini mungkin sudah tak asing lagi bagi para penikmat kuliner Solo.
Berada di dalam Pasar Purwosari, Nasi Liwet Sukini menawarkan kehangatan dan kelezatan yang otentik.
Nasi gurih yang dimasak dengan santan, disajikan di atas pincuk daun pisang, dan disiram dengan kuah opor ayam yang kaya rasa.
Lengkap dengan suwiran ayam, telur, dan areh (santan kental), hidangan ini adalah definisi dari kesederhanaan yang mewah.
Letaknya yang berada di dalam pasar membuat suasana makan di sini terasa unik.
Kamu bisa merasakan hiruk pikuk pasar sambil menikmati sarapan yang mengenyangkan.
Nasi Liwet Sukini ini buka sejak dini hari, menjadikannya pilihan sempurna untuk sarapan pagi sebelum melanjutkan perjalanan.
Jadi, jika kamu mencari kuliner dekat Stasiun Purwosari Solo yang ikonik, Nasi Liwet Sukini adalah jawabannya.

Jangan mengaku pernah ke Solo kalau belum mencicipi tahu kupat.
Di dekat Stasiun Purwosari, salah satu yang paling terkenal adalah Tahu Kupat Pak Gombloh.
Sepiring tahu kupat di sini terdiri dari potongan ketupat, tahu goreng, mie, kubis, dan bakwan yang diguyur kuah kecap manis-gurih.
Sentuhan uniknya adalah taburan kacang goreng dan seledri yang membuat rasanya semakin kaya.
Meskipun terlihat sederhana, perpaduan tekstur dan rasa dari Tahu Kupat Pak Gombloh ini sungguh luar biasa.
Kuah kecapnya tidak terlalu manis, justru pas dengan cita rasa gurih dari tahu dan renyahnya bakwan.
Tempat ini selalu ramai, terutama saat jam makan siang. Betapa populernya hidangan ini di kalangan warga lokal maupun wisatawan.
Lokasinya yang mudah dijangkau dari stasiun menjadikan Tahu Kupat Pak Gombloh pilihan ideal untuk makan siang.
Baca juga: 10 Kuliner Dekat Stasiun Solo Balapan, Lezat & Murah

Jika kamu ingin bersantai sambil menikmati suasana malam Solo yang santai, Omah Londo Angkringan bisa menjadi pilihan tepat.
Tempat ini bukan sekadar angkringan biasa, melainkan angkringan modern dengan suasana yang nyaman dan pilihan menu yang sangat beragam.
Kamu bisa menemukan berbagai macam sate, dari sate usus, sate telur puyuh, hingga sate sosis, semua dibakar di tempat sehingga aromanya menggoda selera.
Selain sate, ada juga nasi kucing dengan berbagai pilihan lauk, seperti oseng tempe atau sambal teri.
Minuman wedang jahe dan teh hangat juga siap menemani obrolan.
Omah Londo Angkringan adalah tempat yang cocok untuk nongkrong santai bersama teman atau keluarga setelah tiba di Solo.
Menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dari tempat makan pada umumnya.
Bagi pecinta daging kambing, Sate Kambing H. Man Gullit adalah surga tersembunyi yang lokasinya tidak jauh dari Stasiun Purwosari.
Salah satu ciri khas sate di sini adalah tekstur dagingnya yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna.
Baik sate bakar atau sate buntel, semuanya diolah dengan resep rahasia yang menghasilkan cita rasa yang khas.
Selain sate, kamu juga bisa mencoba tongseng atau gule kambing yang tak kalah lezat.
Kuah gulenya kental dan kaya rempah, sementara tongsengnya memiliki perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas yang membuat lidah bergoyang.
Meskipun lokasinya tidak persis di pinggir jalan raya, tempat ini selalu ramai dikunjungi, membuktikan kualitas rasanya yang tidak diragukan lagi.

Setelah menyantap hidangan berat, saatnya mencari yang segar-segar.
Es Dawet Telasih Bu Dermi adalah minuman legendaris yang harus dicoba.
Es dawet ini sangat ikonik dan sudah ada sejak tahun 1930-an.
Berada di Pasar Gede, meskipun tidak persis di dekat stasiun, tempat ini sangat terkenal dan mudah dijangkau dengan naik transportasi umum sebentar.
Es Dawet Telasih Bu Dermi terdiri dari dawet (cendol) hijau, bubur ketan hitam, bubur sumsum, biji telasih, dan disiram dengan santan kelapa serta gula merah cair.
Rasanya manis, gurih, dan sangat menyegarkan.
Minuman ini sangat pas untuk melepas dahaga setelah seharian berkeliling Solo.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi minuman yang sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner Solo ini.

Bakso, hidangan sejuta umat yang selalu berhasil menggugah selera.
Di Solo, salah satu bakso yang terkenal dan mudah dijangkau dari Stasiun Purwosari adalah Bakso Kalilarangan.
Baksonya memiliki tekstur yang kenyal dengan rasa daging yang kuat.
Disajikan dengan mie, bihun, tahu goreng, dan kuah kaldu yang bening namun gurih, semangkuk bakso di sini dijamin bisa menghangatkan perut.
Yang membuat Bakso Kalilarangan istimewa adalah bakso uratnya yang crunchy dan sambalnya yang pedas.
Tambahkan sedikit kecap dan perasan jeruk nipis, maka rasanya akan semakin sempurna.
Harga yang terjangkau dan porsi yang mengenyangkan menjadikan Bakso Kalilarangan pilihan cerdas untuk makan siang atau makan malam yang cepat.

Meskipun lokasinya agak sedikit menjauh dari stasiun, Serabi Notosuman adalah salah satu oleh-oleh wajib yang harus kamu bawa pulang.
Serabi ini terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa santan yang gurih.
Ada dua pilihan rasa yang ikonik, yaitu original dan cokelat.
Serabi Notosuman disajikan dalam keadaan hangat dan dikemas dalam wadah daun pisang, memberikan aroma yang khas.
Jika kamu ingin mencari kuliner Solo dekat Stasiun Purwosari untuk oleh-oleh, Serabi Notosuman adalah pilihan yang sempurna.
Kamu bisa membelinya dalam jumlah banyak untuk keluarga di rumah.
***
Dari nasi liwet yang legendaris hingga es dawet yang menyegarkan, kuliner dekat Stasiun Purwosari Solo menawarkan ragam pilihan yang memanjakan lidah.
Jadi, begitu keretamu tiba di Stasiun Purwosari, jangan buru-buru pergi.
Luangkan waktu sejenak untuk menjelajahi kekayaan kuliner di sekitarnya dan nikmati setiap gigitannya.


