Bandara Lampung atau Bandara Radin Inten II merupakan bandara utama yang menjadi pintu masuk penting bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Lampung.
Bandara ini menghubungkan Lampung dengan berbagai kota besar di Indonesia melalui layanan penerbangan domestik.
Tidak hanya berperan sebagai pusat transportasi udara, Bandara Radin Inten II juga berkontribusi besar dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian daerah.
Simak informasi mengenai Bandara Lampung selengkapnya di bawah ini!

Bandar Udara Internasional Radin Inten II Lampung atau yang dulunya dikenal sebagai Pelabuhan Udara Branti, dibangun pada tahun 1943 sebagai peninggalan Pemerintahan Jepang.
Pada tahun 1946, kepemilikannya diserahkan kepada Pemerintah Indonesia melalui Detasemen Angkatan Udara (AURI), dan hingga 1955 masih berada di bawah pengelolaan AURI tanpa penerbangan komersial.
Pengelolaannya kemudian dialihkan ke Djawatan Penerbangan Sipil (DPS) pada tahun 1955.
Setahun setelahnya, Garuda Indonesian Airways membuka rute penerbangan perdana Jakarta–Tanjung Karang pulang-pergi menggunakan pesawat jenis Barron.
Pada 1985, nama Pelabuhan Udara Branti resmi diubah menjadi Bandar Udara Branti.
Selanjutnya, berdasarkan SK Menteri Perhubungan No. KM. 10 Tahun 1997, bandara ini kembali berganti nama menjadi Bandar Udara Radin Inten II dan diresmikan pada 21 April 1997.
Bandara Lampung sempat direnovasi pada tahun 2013, meski perubahannya terbatas. Renovasi besar-besaran kemudian dilakukan pada 2016.
Status Bandara Lampung ditingkatkan menjadi bandara internasional pada akhir 2018, dan pada 8 Maret 2019 Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikannya sebagai Bandar Udara Internasional Radin Inten II.
Bandara Udara Radin Inten II memiliki bangunan bergaya futuristik dan dilengkapi dengan gedung parkir berlantai empat.
Gedung parkir ini berkapasitas 800 hingga 1.000 kendaraan, dibangun untuk mengantisipasi peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lampung.
Seperti diketahui, Provinsi Lampung memiliki banyak destinasi populer, antara lain Taman Nasional Way Kambas, Pantai Tanjung Setia, Pulau Pahawang, dan lain sebagainya.

Bandar Udara Radin Inten II melayani berbagai maskapai penerbangan, di antaranya:

Bandara Internasional Radin Inten II berlokasi di Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara No.KM. 28, Natar, Kec. Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
Untuk menuju Bandara Internasional Radin Inten II Lampung, terdapat beberapa pilihan transportasi.
Jika menggunakan kendaraan pribadi, bandara ini berjarak sekitar 28 km dari pusat Kota Bandar Lampung.
Waktu tempuh dari pusat kota kurang lebih 45–60 menit melalui Jalan Raya Branti.
Selain itu, tersedia juga transportasi umum seperti taksi bandara, travel, dan layanan transportasi online yang memudahkan perjalanan dari atau menuju bandara.
Bagi penumpang dari luar daerah, beberapa hotel dan agen perjalanan di Bandar Lampung biasanya menyediakan layanan antar-jemput langsung ke bandara.
Sebagai bandara internasional, Bandara Udara Radin Inten tentunya telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan penumpang.
Sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain:
Bandara Lampung menyediakan beragam pilihan transportasi yang dapat digunakan penumpang untuk menunjang mobilitas. Berikut di antaranya:
***Header: Kumparan.com, Wikipedia.com, Radarlampung.disway.id


