Kalkulator Imbal Hasil Sewa Properti
Hitung potensi dari properti sewa Anda. Masukkan harga beli, pendapatan sewa, dan biaya-biaya untuk mengetahui estimasi hasilnya.
Simulasi Imbal Hasil Sewa Properti
Informasi Properti & Pendapatan Sewa
Metode Pembelian Properti
Estimasi Biaya Operasional
Rp 75.000
Hal yang mempengaruhi Total Biaya Operasional per Bulan
Estimasi Biaya Awal Lainnya
Rp 0
Hal yang mempengaruhi Total Biaya Awal Tunai Lainnya
Hasil Simulasi
Arus Kas per Tahun
Rp 0
Arus Kas per Bulan
Rp 0
Total Investasi Tunai Awal
Rp 0
Imbal Hasil Sewa Kotor (Gross Yield)
0.00%
Imbal Hasil Sewa Bersih (Cap Rate)
0.00%
Imbal Hasil Tunai
0.00%
Pendapatan & Arus Kas Operasional
Bulanan
Tahunan
Pendapatan Sewa Kotor
Rp 0
Rp 0
Total Biaya Operasional (OPEX)
Rp 0
Rp 0
Pendapatan Operasional Bersih (NOI)
Rp 0
Rp 0
Pembiayaan & Arus Kas Bersih
Bulanan
Tahunan
Total Pembayaran Utang (KPR)
Rp 0
Rp 0
Arus Kas Bersih (Sebelum Pajak)
Rp 0
Rp 0

Maaf, saat ini data belum tersedia, lakukan penghitungan simulasi terlebih dahulu untuk menampilkan data analisa
Perbandingan Harga Properti di
Tren Harga Rumah
Perubahan harga tengah Rumah per bulan
Catatan Penting: Data berasal dari sumber internal dan bersifat estimasi. Nilai dapat berubah sesuai dengan pembaruan pasar dan analisis terkini.
Kalkulator ROI (Return on Investment) membantu Anda memperkirakan potensi keuntungan dari investasi properti berdasarkan parameter utama seperti harga beli, pendapatan sewa, tingkat hunian, biaya manajemen, dan biaya operasional.
- Harga Properti (Rp): Masukkan biaya pembelian properti.
- Harga Sewa per Malam (Rp): Masukkan tarif sewa per malam.
- Tingkat Hunian (%): Masukkan tingkat hunian yang diharapkan dalam persentase.
- Biaya Manajemen (%): Masukkan persentase pendapatan yang dialokasikan untuk biaya manajemen.
- Biaya Operasional (%): Masukkan persentase pendapatan yang dialokasikan untuk biaya operasional.
Klik tombol “Hitung ROI” setelah semua data terisi.
Kalkulator akan menampilkan:
- ROI Tahunan: Persentase keuntungan investasi setiap tahun.
- Tahun Balik Modal: Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menutup investasi awal.
Data Akurat: Pastikan nilai input Anda seakurat mungkin berdasarkan riset pasar dan kondisi aktual.
Uji Skenario: Coba berbagai skenario dengan mengubah harga, tingkat hunian, atau biaya untuk melihat dampaknya terhadap ROI.
Konsultasi Profesional: Untuk analisis investasi yang lebih mendalam, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional properti atau penasihat keuangan.
Coba Kalkulator Properti Lainnya
Pertama Kali Beli Rumah?
Temukan segala yang perlu kamu ketahui di KPR Learning Center kami!
FAQ Imbal Hasil Sewa
Imbal hasil sewa adalah rasio antara pendapatan sewa tahunan dengan harga properti. Indikator ini menunjukkan apakah investasi Anda memberikan hasil yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.
Imbal Hasil Sewa Kotor = (Pendapatan sewa tahunan ÷ Nilai properti) × 100
Imbal Hasil Sewa Bersih = (Pendapatan sewa tahunan − Biaya tahunan) ÷ Nilai properti × 100
Contoh: Jika pendapatan sewa tahunan Rp 60 juta dan harga properti Rp 1 miliar, maka imbal hasil kotor = 6%.
Umumnya 5%–8% dianggap sehat. Di bawah 4% bisa menunjukkan properti dengan valuasi tidak wajar, sedangkan di atas 8% berpotensi tinggi namun dengan risiko lebih besar.
Lokasi properti, permintaan sewa, biaya pemeliharaan, tingkat hunian, metode pembiayaan (tunai vs KPR), serta faktor tambahan seperti pajak, biaya notaris, dan tren pasar lokal.
Tidak. Kalkulator hanya memberikan estimasi cepat. Gunakan sebagai langkah awal, sementara kajian menyeluruh tetap diperlukan untuk mempertimbangkan tren pasar, risiko, pajak, biaya tambahan, dan likuiditas.


