Tolak ukurnya lokasi dan peruntukannya bisa dijadikan apa agar bisa ada nilai tambah.
Tanah kavling cocok untuk yang cari kenaikan harga jangka panjang dengan biaya minim, tapi tidak menghasilkan pemasukan. Sementara rumah tua bisa lebih cuan karena bisa disewakan atau dijual ulang setelah renovasi, meski butuh modal tambahan. Jadi, tanah untuk capital gain, rumah tua untuk cashflow + perputaran cepat 👍
tergantung,
kalau kavling kosong, pastinya lebih murah dalam membangun, tidak perlu biaya bongkar, bisa langsung bangun
kalau rumah tua, pastinya ada biaya dan waktu untuk bongkar, tapi setidaknya sudah mendapat bahan untuk memadatkan tanah.
Rumah123 adalah situs teknologi jual beli dan sewa properti terdepan di Indonesia, yang hadir sejak tahun 2007 dan telah melayani jutaan orang di Indonesia. Rumah123 senantiasa berkomitmen untuk membuat pengalaman 'Jual Beli dan Sewa Properti Lebih Mudah' dengan dukungan dari developer terkemuka serta agen profesional.
E-commerce dan Platform Online Terbaik BI Awards 2024
rumah123.com
Tanah kavling minim biaya perawatan tapi kenaikan harganya moderat, sedangkan rumah tua punya potensi flipping (renovasi-jual) yang untungnya bisa berkali lipat.