Tak perlu bingung jika ingin kulineran di ibutakotanya Jawa Tengah, Semarang.
Pasalnya, ada sejumlah tempat makan Semarang yang menyajikan kuliner menggugah selera.
Mulai dari hidangan tradisional hingga kuliner legendaris, semuanya siap memanjakan lidah dan perutmu
Dalam artikel ini, kami telah merekomendasikan beberapa tempat makan di Semarang yang sayang untuk dilewatkan jika kamu sedang berlibur.
Berikut adalah daftarnya:

Rekomendasi tempat kuliner Semarang yang pertama adalah Nasi Gandung Pak Memet.
Kuliner legendaris ini menyajikan hidangan khas Pati dengan cita rasa autentik sejak tahun 1990.
Hidangan utamanya, adalah nasi putih hangat yang disajikan di atas piring beralaskan daun pisang, kemudian disiram dengan kuah santan berwarna kecokelatan yang kaya akan rempah-rempah.
Kuah tersebut memberikan perpaduan rasa antara manis dan gurih yang khas, mirip seperti di rawon, semur, dan gulai.
Lalu, ada juga lauk pelengkap seperti daging sapi, babat, usus, kikil, paru, lidah, hingga otak sapi, yang semuanya dimasak hingga empuk.
Untuk bisa menikmati kuliner di sini, kamu tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Itu karena, harga satu porsi nasi gandul berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000, tergantung pilihan lauk.

Didirikan pada tahun 1982, ini adalah kedai yang menyajikan es krim tradisional khas Indonesia dengan cita rasa autentik.
Sampai sekarang, proses pembuatan es krimnya dilakukan secara tradisional menggunakan termos dan garam krosok untuk menghasilkan tekstur es yang khas.
Ada empat varian rasa utama dari eskrimnya, yakni kelapa muda, durian, alpukat, dan cokelat.
Setiap porsinya disajikan dalam mangkuk besar dengan pilihan topping seperti kolang-kaling raksasa, siwalan, roti, dan agar-agar.
Harga per porsinya bervariasi, tergantung pada topping yang dipilih, umumnya berkisar antara Rp20.000 hingga Rp30.000.

Bagi pecinta nasi goreng, wajib rasanya berkunjung ke Nasi Goreng Babat Pak Karmin saat berada di Semarang.
Tempat kuliner yang sudah ada sejak 1971 ini menyajikan nasi goreng dengan babat sapi yang diolah dengan bumbu rempah khas, menghasilkan rasa gurih dan sedikit manis yang menggugah selera.
Tak perlu khawatir, babatnya sudah dimasak sampai empuk dan tidak memiliki aroma yang menyengat.
Sebagai pelengkap, nasi gorengnya juga disajikan dengan telur dadar yang mendadak dimasak.
Selain nasi goreng babat, menu lain yang tak kalah populer adalah babat gongso, yaitu babat yang dimasak dengan bumbu manis-gurih khas Semarang.
Tertarik? Harga seporsi nasi goreng babat adalah Rp25.000, sementara babat gongso sekitar Rp50.000.

Tempat makan legendaris di Semarang berikutnya adalah Bandeng Juwana Erlina.
Kulineran yang sudah ada sejak 1981 ini menyuguhkan ikan bandeng lunak yang dibumbui dengan rempah-rempah seperti bawang putih, kunyit, jahe, dan garam, menghasilkan rasa gurih dan lezat.
Varian makanannya pun beragam, seperti bandeng presto, bandeng pepes, dan otak-otak bandeng, yang semuanya cocok dijadikan oleh-oleh khas Semarang.
Saat ini, Bandeng Juwana Erlina memiliki beberapa cabang, seperti di Jalan Pandanaran No. 57 dan No. 83, Jalan Pamularsih No. 70, serta Jalan Prof. Dr. Hamka No. 41.

Ini adalah tempat makan Semarang yang sudah memanjakan lidah para pecinta masakan tradisional sejak tahun 1987.
Menu andalan di sini adalah Nasi Pindang Kudus dengan Soto Sapi.
Nasi pindangnya disajikan dengan nasi putih yang ditata di atas daun pisang, dilengkapi dengan irisan daging sapi empuk, daun melinjo, dan taburan bawang goreng.
Sementara itu, sotonya disajikan dalam mangkuk dengan kuah bening, soto ini berisi nasi putih, kecambah, tomat, irisan daging sapi, dan taburan bawang goreng putih.
Harga kuliner di sini bervariasi, berkisar antara Rp16.000 hingga Rp40.000 per porsi.
Sumber foto cover: Canva


