Berikut adalah daftar kuliner Simpang Lima Semarang yang kami rangkum untuk kamu, lengkap dengan info waktu terbaik untuk menikmatinya!
*
Kamu berada di Semarang dan mencari pusat keramaian yang tidak pernah tidur?
Jawabannya adalah Simpang Lima.
Selain menjadi ikon kota dan pusat aktivitas, kawasan ini adalah "harta karun" bagi para pencinta makanan.
Jika kamu ingin menjelajahi cita rasa otentik yang melegenda hingga hidangan yang jadi favorit anak muda, semua ada di sekitar Simpang Lima.

Jika ada satu hidangan yang identik dengan malam di Simpang Lima, itu adalah nasi ayam.
Dan salah satu yang paling melegenda adalah Nasi Ayam Bu Sami.
Tempat ini sudah menjajakan kelezatan sejak tahun 1970-an.
Ikon sejati untuk kategori kuliner terkenal di Simpang Lima Semarang sekaligus kuliner malam Simpang Lima Semarang.
Nasi gurih disajikan di atas pincuk daun pisang, disiram kuah opor kuning yang kental dan manis gurih, lengkap dengan suwiran ayam, krecek, dan sayur labu siam.
Warung ini baru buka menjelang tengah malam (sekitar pukul 23.00 WIB) dan menjadi penolong perut yang lapar hingga pagi hari.
Jangan lupa tambah sate usus, sate telur puyuh, atau tahu bacem untuk pengalaman yang sempurna.
Lokasi: Pojok Matahari Simpang Lima, Karang Kidul (sangat dekat dari Lapangan Pancasila).

Mencari makanan yang benar-benar mewakili Kota Lumpia?
Anda harus mencicipi Tahu Gimbal.
Dan untuk urusan ini, Tahu Gimbal Pak Edi adalah rajanya, menjadi perwakilan ideal untuk kuliner khas Semarang Simpang Lima.
Lokasinya sedikit bergeser dari Simpang Lima, menjadikannya pilihan utama untuk kuliner dekat Simpang Lima Semarang.
Tahu gimbal terdiri dari tahu goreng, irisan kol, lontong, dan yang paling unik adalah "gimbal udang" (bakwan udang yang renyah).
Bumbu kacang petis: Semua isian disiram bumbu kacang kental yang kaya rasa dengan sentuhan petis udang yang gurih dan sedikit manis.
Sejak 1970-an: Kualitas rasa yang konsisten sejak puluhan tahun silam membuktikan status legendanya.
Lokasi: Jl. Pandanaran No. 2, Mugassari (hanya sekitar 1 km dari Simpang Lima).

Walaupun Simpang Lima sering identik dengan malam hari, area sekitarnya juga menyimpan harta karun untuk santapan pagi dan sore.
Nasi Pecel Mbok Sador adalah pilihan tepat untuk kuliner pagi Simpang Lima Semarang (atau sore hari).
Makan di sini terasa nyaman karena berlokasi di dalam foodcourt terpadu, menjadikannya kuliner sekitar Simpang Lima Semarang yang mudah diakses.
Pecel khas Semarang yang berisi bayam, kacang panjang, tauge, dan kembang turi.
Bumbu khas Siraman sambal kacang yang gurih, manis, dan sedikit pedas.
Tersedia banyak pilihan mulai dari sate usus, telur asin, tempe/tahu bacem, hingga aneka jeroan.
Lokasi: Jl. Pahlawan No. 1, Mugassari (area foodcourt).
Baca juga: 5 Kuliner Semarang yang Wajib Dicoba Wisatawan

Bagi kamu yang mencari camilan ringan namun penuh rasa, Tahu Petis Prasojo adalah jawabannya.
Ini adalah salah satu camilan legendaris Simpang Lima yang sangat dicari.
Tahu goreng yang disajikan dengan sambal petis khas yang gurih dan sedikit manis, cocok untuk mengganjal perut saat berjalan-jalan sore atau malam.
Selain tahu petis, di sini juga tersedia tahu bakso dan aneka gorengan lainnya.
Lokasi: Di sebelah Lapangan Simpang Lima.

Jika kamu bosan dengan menu nasi dan ingin sedikit variasi, coba mampir ke Seafood Pak Jari.
Warung tenda ini menyajikan berbagai olahan seafood segar yang selalu ramai saat malam tiba.
Dari gurame bakar, kepiting saus padang, hingga kerang hijau dan srimping, semuanya bisa kamu nikmati dengan bumbu yang kaya rasa.
Ini adalah alternatif kuliner malam Simpang Lima Semarang yang memuaskan.
Lokasi: Jl. Simpang Lima, Pleburan.

Satu lagi kuliner yang mendefinisikan kehidupan malam di Simpang Lima adalah Nasi Liwet Bu Widodo.
Warung ini beroperasi dari sore hari hingga subuh, menjadikannya pilihan sempurna untuk makan malam atau bahkan sarapan dini hari.
Komposisinya mirip dengan nasi ayam, namun dengan cita rasa yang sedikit berbeda, menampilkan nasi gurih dengan siraman sayur labu dan kuah opor yang gurih manis.
Lokasi: Pojokan kawasan Simpang Lima, Karangkidul.

Meskipun Simpang Lima terkenal dengan kuliner khas Semarang, kamu juga bisa menemukan hidangan dari daerah lain yang tak kalah populer, seperti Nasi Gandul Pak Subur yang berasal dari Pati.
Nasi Gandul disajikan dengan kuah santan berwarna kecokelatan yang khas, dilengkapi dengan pilihan lauk jeroan sapi seperti babat, iso, atau kikil.
Rasa kuahnya yang gurih cocok disantap hangat di malam hari.
Lokasi: Jl. KH Ahmad Dahlan, Karangkidul.

Jika kamu mencari pilihan sarapan yang lebih ringan atau makan siang yang segar, Soto Kudus Mbak Lin bisa jadi pilihan.
Meskipun letaknya sedikit berjarak, soto ini mudah dijangkau dan banyak dicari.
Soto Kudus khas Mbak Lin terkenal dengan kuah beningnya yang gurih, disajikan dengan suwiran ayam atau irisan daging kerbau (opsional), bersama taoge dan taburan bawang goreng.
Tambahkan sate kerang, perkedel, atau sate telur untuk memperkaya rasa. Ini menjadi alternatif kuliner pagi Simpang Lima Semarang yang patut dicoba.
Lokasi: Jl. Anjasmoro Raya, Karangayu.
*
Simpang Lima Semarang memang menawarkan spektrum kuliner yang lengkap, mulai dari hidangan berat, ringan, makanan khas, hingga internasional.
Kawasan ini membuktikan bahwa Semarang adalah kota yang tidak hanya kaya sejarah, tetapi juga kaya rasa. Selamat berburu kuliner!


