Merancang Tata Ruang Kantor Terbuka, Perhatikan 5 Faktor Ini

Tata Ruang Kantor Terbuka

Foto: Unsplash.com

 

Tata ruang kantor terbuka sangat populer belakangan ini, apalagi di perusahaan rintisan yang kebanyakan dikelola oleh mereka dengan jiwa muda.

 

Open plan offices alias kantor dengan tata ruang terbuka dianggap lebih cocok untuk mengakomodasi dinamika perusahaan.

 

Dengan tata ruang kantor terbuka, komunikasi dan koordinasi antar tim menjadi lebih lancar. Bertukar ide pun menjadi lebih mudah!

 

Namun sama seperti tata ruang kantor tertutup, open plan offices pun mempunyai kelebihan dan kekurangan.

 

Tentunya, kelebihan dan kekurangan tata ruang kantor terbuka maupun tertutup memengaruhi kenyamanan karyawan dalam bekerja.

 

Lantas, apa itu open plan offices secara teori? Faktor apa saja yang perlu diperhatikan ketika membuatnya? Yuk simak jawabannya!

 

Faktor-faktor yang Wajib Diperhatikan Ketika Merancang Open Plan Offices

Merancang Open Plan Offices

Foto: Unsplash.com

 

Bergesernya tren dari layout kantor tradisional atau tertutup ke tata ruang kantor terbuka telah dikaji oleh berbagai disiplin ilmu.

 

Mulai dari disiplin ilmu arsitektur, ilmu desain, engineering, ilmu kesehatan, hingga ilmu psikologi.

 

Pengertian tata ruang kantor terbuka sendiri adalah kantor yang di dalamnya tidak terdapat sekat atau pembatas antar ruang, antar tim, maupun antar karyawan.

 

Dengan begitu, kantor pun menjadi lebih hemat ruang. Pasalnya, sebagian besar karyawan ditempatkan di satu ruang yang sama.

 

Biasanya layout kantor terbuka dipengaruhi oleh kehadiran mesin-mesin kantor, serta peralatan dan perlengkapan kerja.

 

Ketiadaan sekat atau pembatas antar ruang membuat penempatan benda-benda tersebut harus sangat hati-hati.

 

Selain itu, supaya tata ruang kantor terbuka terasa nyaman, ada beberapa faktor yang wajib diperhatikan, seperti berikut ini.

 

Cahaya

Seperti layout kantor tertutup, layout terbuka pun harus memiliki sistem pencahayaan alami dan buatan yang baik.

 

Baik di sini artinya cukup terang, tidak menyilaukan mata, tidak ada ketajaman kontras, menyebar rata dan tidak menimbulkan bayangan.

 

Warna

Faktor selanjutnya adalah warna, sebab faktor yang satu ini sangat memengaruhi kondisi emosional karyawan.

 

Sebaiknya, layout kantor terbuka didominasi oleh warna kuning, biru atau hijau yang melambangkan kehangatan, ketenangan dan keselarasan.

 

Udara

Faktor ini berpengaruh terhadap daya tahan tubuh karyawan selama bekerja. Sistem udara yang buruk bisa membuat karyawan mudah lelah.

 

Karena itu, penting untuk memperhatikan faktor udara pada layout kantor terbuka, apalagi di sini satu ruang ditempati oleh banyak karyawan.

 

Suara

Kebisingan lebih rentan terjadi pada kantor yang dirancang dengan konsep open space. Akibatnya, karyawan sulit berkonsentrasi.

 

Untuk meredam kebisingan tersebut, open plan offices sebaiknya menggunakan interior kayu atau karpet yang mampu meredam suara.

 

Budaya

Pemilihan ruang kantor terbuka atau tertutup sangat tergantung pada budaya perusahaan yang sudah, sedang dan akan dibentuk.

 

Layout kantor terbuka sendiri sangat cocok untuk budaya perusahaan yang penuh semangat, kreatif, inovatif dan dinamis.

 

 

Itu dia sekilas tentang open plan offices  dan faktor-faktor yang wajib diperhatikan ketika merancangnya.

 

Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan layout kantor terbuka yang perlu menjadi bahan pertimbangan? Berikut rangkumannya.

 

Kelebihan Tata Ruang Kantor Terbuka

Kelebihan Tata Ruang Kantor Terbuka

Foto: Pexels

 

-. Pembagian ruang lebih efisien.

-. Komunikasi dan koordinasi menjadi lebih mudah.

-. Memudahkan pengawasan.

-. Memudahkan kerja sama tim.

-. Lebih mudah dirawat.

-. Lebih fleksibel untuk ditata ulang.

 

Kekurangan Layout Kantor Terbuka

-. Lebih gaduh dan berisik.

-. Konsentrasi karyawan akan lebih mudah terganggu.

-. Tidak ada privasi antar karyawan.

-. Lebih rawan penyebaran penyakit.

-. Fasilitas harus dipakai bersama-sama, sehingga lebih rentan menimbulkan perdebatan.

-. Lebih mudah berantakan.

 

 

Nah, untuk merancang tata ruang kantor terbuka yang sesuai standar dan ideal, tentu harus diawali dengan pemilihan properti yang tepat.

 

Bagaimana, Anda sudah mempunyai pilihan properti untuk disulap menjadi open plan offices? Atau, masih mencarinya?

 

Bagi yang masih mencari, kami mempunyai banyak referensi yang bisa ditemukan di laman sewa kantor atau jual kantor rumah123.com.

 

Di situs ini, Anda juga bisa menemukan rekomendasi small office home office (SOHO) yang nyaman untuk dijadikan kantor kecil, seperti berikut.

 

SOHO Pancoran

SOHO @ Podomoro City Apartment

SOHO Meikarta

 

Tentunya, properti yang direkomendasikan di atas mampu memberikan nilai lebih untuk Anda, terutama dari segi investasi.

 

 

 

Author:

Miyanti Rahman

Tambahkan Komentar