Peraturan Kontrakan: Kenali Hak dan Kewajiban Penyewa sebelum Pindah

peraturan-kontrakan

 

Membeli properti di kota-kota besar seperti rumah tapak memang sedikit mustahil bagi Anda yang memiliki budget pas-pasan. Karena itu memilih kontrakan bisa jadi alternatif untuk tempat tinggal.

 

Kontrakan banyak dipilih karena memiliki keunggulan tersendiri salah satunya harga yang cukup terjangkau.

 

Tapi di balik keunggulan ini, ada peraturan kontrakan yang perlu Anda taati.

 

Peraturan ini dibuat oleh pemilik rumah untuk penyewa selama periode sewa berlangsung. Biasanya berupa kewajiban, hak, larangan, hingga pertanggungjawaban.

 

Buat Anda yang ingin pindah ke kontrakan, sebaiknya ketahui dulu peraturan kontrakan yang umum di bawah ini.

 

Peraturan untuk Penyewa Kontrakan

Ketahui Hak-Hak Penyewa

Bagi Anda yang ingin membeli rumah tapi dana belum mencukupi, rumah kontrakan menjadi salah satu tempat tinggal terbaik sebelum memiliki rumah.

 

Sama seperti kosan, kontrakan juga memiliki peraturan yang perlu Anda ketahui dan wajib diikuti selama periode sewa. 

 

Tapi Anda juga harus tahu hak-hak yang harus Anda dapatkan, seperti:

 

-. Tinggal di properti dengan nyaman, tanpa gangguan

-. Tinggal di rumah dengan kondisi yang baik dan lingkungan yang aman

-. Perjanjian sewa menyewa yang adil sesuai dengan hukum

 

Bayar Sewa Tepat Waktu

bayar-sewa-tepat-waktu

 

Untuk mendapatkan hak di atas, tentu saja ada kriteria tertentu yang harus dimiliki oleh penyewa, salah satunya tidak menunggak pembayaran.

 

Agar lebih aman, Anda bisa memberikan deposit kepada pemilik rumah jika sewaktu-waktu mengalami masalah keuangan.

 

Usahakan jangan sampai Anda menunggak sewa, meskipun pemilik rumah bisa mentolerir batas pelunasan maksimal 3 bulan.

 

Apabila hal ini terjadi, sebaiknya pilih kontrakan yang memiliki harga sewa lebih murah atau memilih opsi sewa rumah tahunan yang jauh lebih terjangkau dibandingkan sewa bulanan. 

 

Mengikuti Kebijakan yang Berlaku

mengikuti-kebijakan-yang-berlaku

 

Siapa bilang tinggal di kontrakan tidak memiliki peraturan? Malah ada beberapa kontrakan jenis “bedeng” yang menyamakan peraturannya dengan kamar kos-kosan.

 

Misalnya saja, kebijakan terkait merokok dan memelihara hewan peliharaan.

 

Biasanya ini dilakukan berdasarkan pertimbangan kenyamanan. 

 

Namun, tentu saja ini akan berbeda di setiap kontrakan. Bagi Anda yang ingin menyewa rumah di kota besar seperti kontrakan di Jakarta, biasanya aturannya terbilang cukup longgar, apalagi jika kontrakan tersebut berada di dalam gang.

 

Jadi, teliti kembali peraturan kontrakan yang tertera di perjanjian sewa menyewa sebelum memutuskan untuk tinggal ya!

 

Tidak Merusak dan Menghilangkan Barang Pemilik

Jika Anda memilih tinggal di kontrakan full furnished sebaiknya buat inventaris mengenai harta benda yang ada di dalam rumah tersebut.

 

Biasanya pemilik rumah memiliki dokumen yang mencatat semua harta benda, termasuk peralatan, lantai dan furniture - dan harus mencatat kondisinya. 

 

Pastikan Anda setuju dengan semua yang ada di daftar sebelum Anda menandatanganinya - dan ambil foto yang dapat digunakan sebagai bukti jika ada perselisihan, seperti adanya kerusakan saat Anda pindah.

 

Minta Izin untuk Melakukan Perbaikan Properti

minta-izin-melakukan-perbaikan-properti

 

Memiliki rumah dengan tampilan yang kita inginkan pastinya akan membuat betah.

 

Tapi, jangan asal mendekorasi dengan mengecat dinding tanpa izin pemilik rumah.

 

Karena kebanyakan tuan rumah tidak mengizinkan penyewa mengubah tampilan rumah. Meskipun hasil kreasi Anda terlihat lebih bagus.

 

Apabila Anda benar-benar berniat melakukan beberapa perubahan sebaiknya minta izin terlebih dahulu atau lebih aman masukkan hal ini di dalam perjanjian sewa rumah.

 

Memberitahu Pemilik Rumah jika Ada Kerusakan

memberitahu-pemilik-jika-ada-kerusakan

 

Masalah kebocoran pada atap, genteng yang bergeser, hingga keran air yang rusak atau kerusakan lainnya menjadi tanggung jawab pemilik kontrakan.

 

Jangan biarkan kerusakan tersebut, atau bahkan mencoba mengatasinya sendiri karena tentu saja biaya perbaikan di atas bisa dibilang lumayan mahal.

 

Langkah awal yang tepat jika Anda melihat adanya kerusakan adalah segera menghubungi pemilik rumah.

 

Ingatlah bahwa sebagian besar pemilik kontrakan ingin mengetahui masalah yang terjadi di properti mereka dengan cepat, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki masalah ini sebelum kondisi jadi lebih buruk.

 

Itu dia informasi mengenai peraturan kontrakan yang umum diberlakukan bagi penyewa.

 

Bagi Anda yang saat ini sedang mencari hunian di perumahan atau lokasi yang strategis, rumah123.com memiliki banyak pilihan rumah sewa yang bisa Anda pertimbangkan. Selamat mencari!

 

 

 

Author:

Dyah Siwi Tridya

Tambahkan Komentar