Pasar Kembang Surabaya bisa dijadikan tujuan untuk membeli jajanan tradisional khas Jawa Timur.
Â
Â
Pasar ini memang dikenal sebagai pusatnya jajanan. Di sini, kamu bisa menemukan jajanan seperti klepon, lemper, hingga nagasari dengan harga terjangkau dan cita rasa menggugah selera.
Â
Â
Dengan aktivitas yang dimulai sejak dini hari, pasar ini menjadi pusat kulakan favorit pedagang kue dari berbagai daerah.
Â
Â
Artikel ini menjelaskan lebih lanjut mengenai Pasar Kembang Surabaya, mulai dari sejarah hingga lokasinya.
Â
Â

Â
Â
Pasar Kembang Surabaya sudah ada sejak era 1950-an.
Â
Â
Kala itu, sesuai namanya, pasarnya memang dikenal sebagai tempat para pedagang menjual bunga untuk ditabur saat ziarah.
Â
Â
Pasalnya, di kawasan dekat pasar, terdapat kompleks pemakaman luas sampai Putat Jaya.
Â
Â
Kemudian, pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an, bangunan pedagang yang awalnya tidak permanen mulai tergeser ke dalam kawasan pasar yang dibangun lebih permanen.
Â
Â
Tidak hanya ada pedagang bunga, pasar pun mulai dipenuhi pedagang hasil pertanian.
Â
Â
Akhirnya, Pasar Kembang Surabaya berkembang menjadi pasar tradisional umum dan terdapat lantai dua yang difungsikan sebagai bioskop.
Â
Â
Pada awal 2000-an, lantai dua Pasar Kembang ditutup karena sepi, sehingga lantai atas jadi kosong.
Â
Â
Pada tahun 2008, Paguyuban Pedagang Kue Surabaya (PPKS) mengajukan pemanfaatan ruang tersebut, sehingga jadilah Pasar Kembang Surabaya sebagai sentra jajanan tradisional dan UMKM.
Â
Â
Namun, para pedagang bunga masih tetap eksis meski jumlahnya menurun.
Â

Â
Â
Daya tarik utama dari Pasar Kembang Surabaya adalah lokasinya yang merupakan pusat jajan tradisional.
Â
Â
Di sini, kamu bisa menemukan  berbagai kue dan jajanan tradisional khas Jawa Timur: klepon, lemper, lapis, pastel, lumpia, arem-arem, nagasari, dan lain-lain.
Â
Â
Jika ingin mendapatkan kue atau jajanan dalam kondisi segar, kamu bisa datang pada pagi hari.
Â
Â
Pasar ini ramai pada dini hari karena banyak pembeli kulakan dari Surabaya dan daerah sekitarnya seperti Sidoarjo, Mojokerto, hingga Jombang.
Â
Â
Saking ramainya pasar ini, pedagang lokal bisa meraih omzet hingga Rp4 jutaan per hari karena tingginya permintaan.
Â
Â
Harga kue atau jajanan tradisional di Pasar Kembang Surabaya terjangkau, sekitar Rp1.100 – 3.000 per buah.
Â
Â
Â
Â
Alamat Pasar Kembang Surabaya berada di Jalan Pasar Kembang, Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur 60263.
Â
Â
Letaknya termasuk strategis, karena berada persis di persimpangan yang dulunya merupakan tempat berkumpulnya bangunan perdagangan.
Â
Â
Jika ingin berkunjung ke pasar ini, kamu bisa menggunakan bus kota seperti  FD1 (Terminal Benowo – Tunjungan), BP (Balongpanggang – Pasar Turi), BUS F (Purabaya – Diponegoro – JMP), D (Joyoboyo – Sidorame), Q (Kalimas Barat – Bratang), Y (Joyoboyo – Demak), dan W (Dukuh Kupang – Karang Menjangan).
Â
Â
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kereta commuterline dan turun di Surabaya Gubeng.
Â
Â
***
Â
Â
Itu dia pembahasan seputar Pasar Kembang Surabaya, ikon kuliner tradisional yang juga punya sejarah panjang.
Â
Â
Pasar ini wajib dikunjungi jika kamu ingin merasakan atmosfer pasar tradisional yang hidup dan otentik.
Â
Â
Sebagai tips, jangan lupa juga siapkan tas belanja dan datang pagi-pagi agar bisa mendapatkan jajanan yang masih segar.
Â
Â
Sumber foto cover: Google Maps/E-Kopi


