OK
logo rumah123
logo rumah123
download-app-hamburgerAdvertise Here
KPR
Panduan

7 Jenis Bunga Pikok (Aster Cina) Terpopuler
r123-share-title

Dipublikasikan 16 Desember 2025 · 4 min read · by Imam

bunga pikok

Di Indonesia, jenis bunga pikok dikenal luas sebagai Aster Cina (Callistephus chinensis). 

Tanaman tahunan ini populer karena keindahan bentuk kelopaknya yang beragam, warnanya yang kaya, serta daya tahannya sebagai bunga potong. 

Dalam industri florist, Aster Cina sering hadir dalam berbagai tipe kelopak dan variasi warna, yang masing-masing digunakan untuk tujuan dekoratif yang berbeda.

Untuk memudahkan kamu mencari bibit, bunga potong, atau referensi visualnya, berikut jenis bunga pikok yang paling umum beserta nama umum yang biasa digunakan di marketplace dan platform internasional seperti Etsy, AliExpress, Pinterest, atau katalog hortikultura.

R123_Owner-Sambil-Selonjoran-1280-x-305

1. Tipe Pompon / Pikok

bunga pikok, aster pompon

Foto bunga pikok, aster pompon: Instagram @bunga.zii_

Nama umum: Pompon Aster, Princess Aster, Button Aster 

Tipe pompon adalah bentuk yang paling identik dengan istilah “bunga pikok” di Indonesia. 

Bunganya bulat padat dengan kelopak kecil rapat menyerupai bola mini.

Ciri khas:

  • Tekstur kompak, rapi, dan sangat serbaguna.
  • Tahan lama sebagai bunga potong.
  • Sering dipakai sebagai filler flower atau aksen lembut dalam buket.

Beberapa kultivar global yang mirip dengan tipe ini antara lain ‘Princess Mix’, ‘Mini Buttons’, dan ‘Matsumoto Pompon’.

R123_KV Tebus Rumah 1280 x 305

2. Tipe Kelopak Jarum

bunga pikok kelopak jarum

Foto bunga pikok kelopak jarum: Instagram @the_woman_in_the_dunes

Nama umum: Quilled Aster, Needle Aster, Spider Aster 

Jenis ini memiliki kelopak panjang dan ramping menyerupai jarum atau tabung tipis. 

Struktur kelopaknya membuatnya terlihat lebih dramatis dan modern.

Ciri khas:

  • Diameter bunga lebih besar.
  • Kelopak memanjang seperti pita tipis atau tabung kecil.
  • Cocok menjadi focal point dalam rangkaian kontemporer.

Kultivar yang sering dijumpai: ‘Crego Mix’, ‘Needle Aster’, ‘Hulk Quilled Aster’.

Aset Bank (RumahUntukSemua)

3. Tipe Kelopak Keriting

aster keriting

Foto: plantura.garden

Nama umum: Curled Aster, Crested Aster, C-Shape Petal Aster 

Pada tipe ini, ujung kelopak menggulung atau melintir, menciptakan efek bertekstur dan tampilan yang lebih lembut.

Ciri khas:

  • Kelopak melengkung atau keriting di bagian ujung.
  • Memberikan kesan romantis dan vintage.
  • Populer untuk buket bridal dan dekorasi rustic.

Nama kultivar yang berkaitan: ‘Ostrich Feather Aster’, ‘Crested Mix’, ‘Curled Petal Aster’.

Baca juga:

7 Jenis Bunga Gardenia Terpopuler untuk Tanaman Hias

4. Varian Warna Dua Tone (Bi-Color)

bunga aster 2 warna

Foto bunga aster 2 warna: Instagram @sunvalleyfloralfarms

Nama umum: Bi-Color Aster, Two-Tone Aster, Tipped Aster 

Varian ini dikenal karena gradasi warna pada kelopak, biasanya tepi kelopak berbeda dengan bagian tengah, menciptakan efek kontras lembut.

Ciri khas:

  • Kombinasi warna unik seperti putih–ungu, pink–merah muda tua, atau lavender–putih.
  • Memberi kedalaman visual pada rangkaian bunga.
  • Sangat populer di florist karena tampilannya “hidup” tanpa harus mencampur banyak jenis bunga.

Contoh populer: ‘Matsumoto Bi-Color’, ‘Tipped Aster Mix’, ‘Duchess Two-Tone’.

5. Varian Merah Gelap / Anggur

pikok aster merah

Foto pikok aster merah: Instagram @rhm_rxhma

Nama umum: Wine Red Aster, Burgundy Aster, Deep Red Aster 

Varian merah gelap memberi nuansa elegan, dewasa, dan dramatis. 

Warna ini menonjol di antara rangkaian pastel dan sering dipilih untuk dekorasi formal.

Ciri khas:

  • Warna mendekati burgundy atau wine red.
  • Memberikan aksen visual yang kuat.
  • Banyak tersedia dalam bentuk pompon maupun kelopak jarum.

Kultivar internasional yang sering tersedia: ‘Matsumoto Red’, ‘Burgundy Aster’, ‘Callistephus Deep Red’.

6. Varian Dwarf / Kerdil

bunga pikok mini, dwarf aster

Foto bunga pikok mini, dwarf aster: Instagram @alan.turkishmarsh

Nama umum: Dwarf Aster, Pot Aster, Miniature Aster 

Varian dwarf adalah Aster Cina dengan tinggi tanaman pendek (umumnya 20–30 cm). 

Cocok sebagai tanaman pot, dekorasi taman kecil, atau balkon.

Ciri khas:

  • Tanaman ringkas dan mudah dirawat.
  • Ideal untuk pemula atau ruang terbatas.
  • Tetap menghasilkan bunga berwarna cerah meski ukurannya lebih mungil.

Nama kultivar yang sering muncul: ‘Milady Mix’, ‘Dwarf Queen’, ‘Pot Aster Dwarf’.

7. Varian Single-Flower (Kelopak Tunggal)

aster kelopak tunggal

Foto aster kelopak tunggal: Instagram @chancellorsrock

Nama umum: Single Aster, Daisy-Type Aster, Single Petal Aster 

Berbeda dari pompon, varian ini memiliki satu lapis kelopak dengan pusat bunga (disk floret) yang terlihat jelas, menyerupai bunga daisy.

Ciri khas:

  • Tampilan natural dan minimalis.
  • Cocok untuk rangkaian gaya wildflower.
  • Diminati oleh pecinta estetika garden-style.

Contoh kultivar: ‘Single Rainbow Aster’, ‘Daisy Aster’, ‘Callistephus Single Mix’.

Tips Memilih Jenis Bunga Pikok untuk Berbagai Kebutuhan

  • Untuk buket klasik dan aman: Pompon / Princess Aster.
  • Untuk tampilan modern dan ekspresif: Quilled / Needle Aster.
  • Untuk rangkaian bridal atau vintage: Curled / Crested Aster.
  • Untuk estetika unik: Bi-Color Aster.
  • Untuk event formal dan premium: Wine Red Aster.
  • Untuk hobi berkebun atau dekorasi pot: Dwarf Aster.
  • Untuk gaya natural: Single-Flower Aster.

Bunga pikok alias Aster Cina (Callistephus chinensis) menawarkan keragaman bentuk dan warna yang sulit ditandingi tanaman hias lainnya.

{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2024\/06\/25100736\/Tebus-Rumah-03.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/properti-penawaran-khusus\/?utm_source=panduan123&utm_medium=floatingbanner&utm_campaign=penawarankhusus","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}