OK
logo rumah123
logo rumah123
download-app-hamburgerAdvertise Here
KPR
Panduan

6 Jenis Pohon Pepaya yang Cocok untuk Ditanam di Rumah
r123-share-title

Dipublikasikan 06 Januari 2026 · 3 min read · by alya

Jenis pohon pepaya yang tersedia saat ini sangat beragam dan masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi ukuran pohon, ukuran buah, rasa, hingga kebutuhan lahannya.

Kondisi ini memberikan banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin menanam pepaya di rumah, baik di halaman, pekarangan sempit, maupun menggunakan pot besar.

Pepaya termasuk tanaman buah yang relatif mudah dibudidayakan, cepat berbuah, dan perawatannya tidak terlalu rumit.

Selain itu, pepaya juga memiliki nilai guna tinggi karena buahnya dapat dikonsumsi langsung, diolah, maupun dimanfaatkan daunnya.

Dengan memilih jenis pohon pepaya yang tepat, hasil panen dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga dan keterbatasan ruang yang dimiliki.

Oleh karena itu, mengenal berbagai varietas pepaya menjadi langkah penting sebelum mulai menanam di rumah.

R123_Owner-Sambil-Piknik-di-Taman-1280-x-305 (1)

Jenis Pohon Pepaya

1. Pepaya California

Pepaya california merupakan jenis pohon pepaya yang paling populer untuk ditanam di rumah.

Varietas ini merupakan hasil pemuliaan IPB dan sangat cocok untuk lingkungan pekarangan.

Postur pohonnya relatif pendek, jadi lebih mudah dirawat dan dipanen.

Ukuran buahnya tidak terlalu besar sehingga pas untuk kebutuhan keluarga.

Rasa dan tekstur buahnya menjadi alasan utama mengapa jenis ini banyak dipilih.

Karakteristik utama pepaya california:

  • Panen pertama: ±8–10 bulan
  • Tinggi pohon berbuah: ±1,5–2 meter
  • Berat buah: ±0,8–1,5 kg
  • Daging buah: merah cerah, manis, renyah
  • Cocok untuk: halaman rumah

Baca Juga:

5 Jenis Pohon Mangga yang Cocok Ditanam di Depan Rumah

2. Pepaya Bangkok

Pepaya bangkok dikenal sebagai varietas dengan ukuran buah yang besar.

Jenis ini sering dipilih oleh keluarga besar karena satu buah dapat dikonsumsi ramai-ramai.

Daging buahnya tebal dan rasanya manis meskipun teksturnya agak kasar.

Tanaman ini tergolong produktif jika ditanam di lahan yang cukup luas.

Namun, tinggi pohonnya perlu diperhatikan karena bisa tumbuh lebih besar.

Karakteristik utama pepaya bangkok:

  • Panen pertama: ±9–11 bulan
  • Tinggi pohon: cenderung tinggi
  • Berat buah: ±2–4 kg
  • Daging buah: tebal dan manis
  • Cocok untuk: pekarangan luas

Aset Bank (RumahUntukSemua)

3. Pepaya Hawai

Pepaya hawai merupakan jenis pohon pepaya yang dirancang untuk porsi konsumsi satu orang.

Ukuran buahnya kecil sehingga sangat praktis dan tidak menyisakan potongan.

Bentuk buahnya bulat atau oval dengan tampilan menarik.

Rasa buahnya sangat manis dan teksturnya lembut.

Jenis ini cocok untuk rumah dengan lahan sangat terbatas.

Karakteristik utama Pepaya Hawai:

  • Panen pertama: ±7–9 bulan
  • Berat buah: ±300–500 gram
  • Ukuran buah: kecil (porsi sekali makan)
  • Daging buah: manis dan lembut
  • Cocok untuk: pot besar / planter bag

4. Pepaya Calina IPB-9

Pepaya calina IPB-9 merupakan pengembangan dari varietas california.

Tujuan pengembangannya adalah meningkatkan daya simpan dan kualitas buah.

Kulit buahnya lebih tebal sehingga tidak mudah rusak saat dipanen.

Rasanya sangat manis dengan tingkat kemanisan tinggi.

Tanaman ini dikenal produktif dan stabil dalam jangka panjang.

Karakteristik utama pepaya calina IPB-9:

  • Panen pertama: ±8–10 bulan
  • Kulit buah: lebih tebal
  • Tingkat kemanisan: tinggi (brix tinggi)
  • Produktivitas: sangat baik
  • Cocok untuk: konsumsi rumah & distribusi

Baca Juga:

5 Jenis Pohon Besar untuk Taman yang Meneduhkan

5. Pepaya Jingga

Pepaya jingga merupakan jenis pohon pepaya yang mulai populer karena tampilannya unik.

Warna daging buahnya jingga kemerahan atau oranye tua.

Tampilannya menarik dan berbeda dari pepaya pada umumnya.

Rasa buahnya manis segar dengan tekstur yang lembut.

Aromanya juga lebih khas dibandingkan varietas lain.

Karakteristik utama pepaya jingga:

  • Panen pertama: ±8–10 bulan
  • Warna daging: jingga kemerahan
  • Ukuran buah: sedang
  • Tekstur: lembut
  • Cocok untuk: pekarangan rumah

R123_KV Tebus Rumah 1280 x 305

6. Pepaya Red Lady

Pepaya red dady merupakan varietas hibrida unggulan yang sangat tahan penyakit.

Jenis ini banyak direkomendasikan untuk pemula karena pertumbuhannya cepat.

Tanaman mulai berbunga pada usia relatif muda.

Buahnya memiliki warna kemerahan dan aroma yang harum.

Hasil panennya cenderung seragam dan stabil.

Karakteristik utama pepaya red lady:

  • Panen pertama: ±6–8 bulan
  • Ketahanan penyakit: sangat baik
  • Warna daging: merah
  • Aroma: harum
  • Cocok untuk: pemula

***

Itulah beberapa jenis pohon pepaya.

Dapatkan hunian impian Anda hanya di Rumah123!

{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2024\/07\/29103657\/HOMEOWNER-FAB-02-Juli.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/pemilik-properti\/?itm_source=panduan123&itm_medium=artikel&itm_campaign=homeowner&itm_term=owner","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}