OK
logo rumah123
logo rumah123
download-app-hamburgerAdvertise Here
KPR
Panduan

10 Jenis Tanaman Toga yang Cocok Ditanam di Rumah
r123-share-title

Terakhir diperbarui 03 Nopember 2025 · 5 min read · by alya

Jenis tanaman toga kini semakin populer untuk ditanam di rumah karena manfaatnya yang besar bagi kesehatan keluarga.

Selain bisa menjadi hiasan hijau yang menyegarkan, tanaman toga juga berfungsi sebagai apotek hidup yang menyediakan bahan alami untuk menjaga daya tahan tubuh, meredakan penyakit ringan, hingga menunjang gaya hidup sehat tanpa bahan kimia.

Menanam toga di rumah tidak membutuhkan lahan luas.

Cukup dengan pot kecil atau pekarangan sederhana, siapa pun bisa memulai menanam tanaman obat keluarga ini.

Perawatannya mudah, panennya cepat, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh anggota keluarga.

Dengan mengenal berbagai jenis tanaman toga, Anda dapat memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan rumah.

Selain itu, menanam tanaman toga juga menjadi langkah bijak untuk menghemat pengeluaran sekaligus menjaga kemandirian kesehatan keluarga secara alami.

R123_Owner-Sambil-Piknik-di-Taman-1280-x-305 (1)

Jenis Tanaman Toga

1. Jahe

Jahe adalah jenis tanaman toga yang sangat mudah ditanam di pot maupun di lahan sempit.

Cukup dengan menanam potongan rimpang di tanah yang lembap, jahe akan tumbuh subur dalam waktu beberapa minggu.

Selain sebagai bahan bumbu dapur, jahe terkenal karena khasiatnya untuk menghangatkan tubuh, meredakan masuk angin, dan meningkatkan imunitas.

Kandungan gingerol di dalamnya berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan alami.

Air rebusan jahe sangat baik diminum saat cuaca dingin atau ketika tubuh merasa lelah.

Baca Juga:

5 Tanaman Hias yang Tidak Perlu Sinar Matahari untuk Hunian

2. Kunyit

Kunyit merupakan tanaman rimpang yang bisa tumbuh baik di pot besar dengan tanah gembur.

Warnanya kuning cerah dan sering digunakan dalam masakan serta jamu tradisional.

Kandungan kurkumin di dalam kunyit berperan sebagai antiinflamasi, membantu pencernaan, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Menanam kunyit di rumah tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga bisa menambah stok bahan dapur alami yang bebas bahan kimia.

Selain itu, kunyit juga banyak digunakan untuk perawatan kulit secara tradisional.

3. Kencur

Kencur merupakan tanaman beraroma khas yang cocok ditanam di area teduh.

Tanahnya tidak perlu terlalu basah, cukup lembap dan subur agar rimpangnya cepat tumbuh.

Kencur dikenal sebagai bahan utama jamu “beras kencur” yang menyegarkan tubuh dan meningkatkan nafsu makan.

Selain itu, kencur juga dapat meredakan batuk, sakit kepala ringan, dan kelelahan.

Aroma khasnya memberikan efek relaksasi alami bagi tubuh.

4. Temulawak

Temulawak sangat mudah tumbuh di iklim tropis dan dapat ditanam di halaman belakang rumah.

Tanaman ini memiliki rimpang besar dengan warna kuning kecokelatan.

Manfaatnya beragam, mulai dari meningkatkan fungsi hati, memperbaiki pencernaan, hingga menambah nafsu makan.

Temulawak juga dikenal efektif untuk menjaga kesehatan kulit serta mengatasi peradangan ringan pada tubuh.

Menanam temulawak di rumah memungkinkan Anda memiliki stok bahan herbal alami untuk jamu tradisional kapan saja.

5. Lidah Buaya

Lidah buaya termasuk jenis tanaman toga yang sangat cocok dijadikan tanaman hias sekaligus obat alami.

Tanaman ini dapat tumbuh di pot kecil dengan media tanah pasir atau sekam, dan tidak membutuhkan banyak air.

Gel lidah buaya mengandung vitamin, mineral, serta enzim yang bermanfaat untuk melembapkan kulit, menenangkan luka bakar, dan menjaga kesehatan rambut.

Selain digunakan untuk perawatan luar, lidah buaya juga dapat dikonsumsi untuk membantu pencernaan dan menjaga daya tahan tubuh.

6. Serai

Serai atau sereh adalah tanaman aromatik yang tumbuh cepat dan mudah dirawat.

Cukup dengan menanam batang serai yang sudah memiliki akar di pot besar, maka tanaman ini akan tumbuh subur.

Selain digunakan sebagai bumbu masakan, serai memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, serta mengatasi nyeri otot.

Air rebusan serai bisa dijadikan minuman herbal hangat untuk relaksasi dan detoksifikasi tubuh.

Baca Juga:

5 Tanaman Hias Bunga yang Murah dan Mudah Dirawat di Rumah

7. Daun Sirih

Daun sirih merupakan tanaman merambat yang cocok ditanam di pagar atau pot gantung.

Daun ini terkenal memiliki sifat antiseptik alami yang dapat menjaga kebersihan mulut dan organ intim wanita.

Kandungan eugenol dan chavicol di dalamnya berfungsi sebagai antibakteri dan antijamur.

Selain itu, daun sirih juga bermanfaat untuk mengobati luka ringan dan mengatasi bau badan.

Menanam daun sirih di rumah sangat berguna sebagai sumber obat herbal keluarga.

8. Sambiloto

Sambiloto dikenal sebagai tanaman berkhasiat tinggi meski rasanya sangat pahit.

Tanaman ini mudah tumbuh di pekarangan dengan penyiraman rutin dan paparan sinar matahari cukup.

Manfaatnya meliputi penurun demam, peningkat daya tahan tubuh, serta membantu menstabilkan kadar gula darah.

Kandungan andrographolide di dalamnya berperan sebagai antiinflamasi dan antivirus alami.

Sambiloto menjadi pilihan tepat untuk menjaga kesehatan keluarga tanpa obat kimia.

R123_KV Tebus Rumah 1280 x 305

9. Kemangi

Kemangi adalah tanaman daun yang sering digunakan sebagai lalapan dan penyedap masakan.

Selain menambah cita rasa, kemangi juga mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh.

Aromanya yang segar mampu memberikan efek relaksasi dan mengurangi stres.

Kemangi dapat tumbuh cepat dengan penyiraman teratur dan sinar matahari yang cukup.

Tanaman ini juga mempercantik tampilan halaman rumah.

Baca Juga:

5 Bunga Gantung di Teras Rumah yang Cantik dan Menyegarkan

10. Lengkuas

Lengkuas merupakan jenis tanaman toga yang banyak digunakan dalam masakan tradisional Indonesia.

Tanaman ini tumbuh baik di pot besar atau tanah pekarangan yang lembap.

Selain memberi aroma segar pada makanan, lengkuas memiliki manfaat untuk mengatasi perut kembung, meningkatkan nafsu makan, dan melawan infeksi ringan.

Kandungan galangin di dalamnya berfungsi sebagai antibakteri dan antioksidan alami yang membantu menjaga kekebalan tubuh.

***

Itulah berbagai jenis tanaman toga.

Temukan hunian impian Anda di Rumah123!

{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2024\/07\/29103657\/HOMEOWNER-FAB-02-Juli.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/pemilik-properti\/?itm_source=panduan123&itm_medium=artikel&itm_campaign=homeowner&itm_term=owner","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}