5 Tanaman Sayuran di Pot yang Mudah Dibudidayakan di Rumah
Dipublikasikan 05 Januari 2026 · 4 min read · by alya

Tanaman sayuran di pot menjadi solusi berkebun yang semakin relevan bagi rumah tangga modern, terutama di lingkungan dengan keterbatasan lahan.
Tidak semua orang memiliki halaman luas, tetapi hampir setiap rumah memiliki ruang kecil yang dapat dimanfaatkan, seperti teras, balkon, atau area dekat jendela.
Dengan menggunakan pot, kegiatan menanam sayuran menjadi lebih fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi hunian.
Media tanam, penyiraman, serta pemberian nutrisi dapat dikontrol dengan lebih presisi dibandingkan penanaman langsung di tanah.
Selain memberikan akses terhadap bahan pangan segar, menanam sayuran sendiri juga membantu menekan pengeluaran rumah tangga dan meningkatkan kesadaran akan pola konsumsi sehat.
Kunci keberhasilan menanam tanaman sayuran di pot terletak pada pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan ruang terbatas dan karakter perawatannya.
Rekomendasi Tanaman Sayuran di Pot
1. Kangkung

Kangkung sering menjadi pilihan pertama bagi pemula karena sifatnya yang sangat adaptif dan tidak menuntut perawatan rumit.
Tanaman ini mampu tumbuh baik di berbagai kondisi lingkungan, termasuk suhu panas dan intensitas cahaya yang tidak selalu stabil.
Sistem perakarannya juga tidak dalam sehingga cocok ditanam di pot tanpa perlu wadah besar.
Selain mudah tumbuh, kangkung dikenal sebagai sayuran yang cepat memberikan hasil.
Dalam waktu singkat, daun sudah dapat dipanen dan dikonsumsi.
Jika dipanen dengan cara dipotong dan bukan dicabut, kangkung bahkan dapat tumbuh kembali dan dipanen ulang.
Informasi penting kangkung sebagai tanaman sayuran di pot:
- Panen: ±25–30 hari
- Pot kecil–sedang sudah mencukupi
- Cocok di area terbuka dengan cahaya matahari
- Dapat dipanen berulang
Karakter tersebut menjadikan kangkung sangat ideal untuk tahap awal berkebun di rumah.
Baca Juga:
5 Sayuran yang Mudah Ditanam dan Cepat Panen untuk Kebun Rumah
2. Bayam

Bayam merupakan sayuran daun yang pertumbuhannya cepat dan relatif stabil ketika ditanam di pot.
Tanaman ini tidak membutuhkan ruang akar yang luas sehingga pot kecil hingga sedang sudah cukup untuk menunjang pertumbuhannya.
Selama media tanam subur dan tidak terlalu padat, bayam dapat berkembang dengan baik.
Dalam praktiknya, bayam sering dipilih karena siklus panennya singkat dan perawatannya sederhana.
Daunnya dapat dipanen sekaligus atau bertahap, tergantung kebutuhan rumah tangga.
Bayam juga jarang mengalami gangguan serius jika ditanam di lingkungan yang bersih dan memiliki sirkulasi udara baik.
Informasi penting bayam di pot:
- Panen: ±25–30 hari
- Pot kecil–sedang
- Cocok untuk area dengan cahaya matahari cukup
- Pertumbuhan cepat dan seragam
Bayam sangat sesuai bagi mereka yang menginginkan hasil cepat tanpa perawatan intensif.
3. Pakcoy

Pakcoy atau sawi sendok termasuk tanaman yang sering direkomendasikan untuk sistem tanam pot karena bentuknya rapi dan mudah dikontrol.
Tanaman ini cocok ditanam di area rumah yang terlihat langsung, seperti teras atau balkon, karena tampilannya relatif bersih dan tidak tumbuh menyebar.
Pakcoy membutuhkan media tanam yang kaya nutrisi dan drainase yang baik.
Dengan perawatan yang konsisten, pertumbuhannya cenderung seragam dan mudah diprediksi waktu panennya.
Hal ini membuat pakcoy menjadi salah satu tanaman sayuran di pot yang stabil hasilnya.
Informasi penting pakcoy di pot:
- Panen: ±30–40 hari
- Pot sedang (±20 cm)
- Cocok di teras atau balkon
- Pertumbuhan seragam
Karakter ini menjadikan pakcoy ideal bagi penanam rumahan yang menginginkan hasil rapi dan terukur.
4. Daun Bawang

Daun bawang dikenal sebagai tanaman yang sangat efisien dan berkelanjutan untuk ditanam di pot.
Tanaman ini dapat tumbuh kembali dari sisa akar dapur sehingga tidak selalu memerlukan benih baru.
Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi rumah tangga yang ingin berkebun dengan biaya minimal.
Meskipun pertumbuhannya tidak secepat kangkung atau bayam, daun bawang memiliki keunggulan pada kemampuan regenerasi.
Selama akar tetap sehat dan media tanam dijaga kelembapannya, daun bawang dapat dipanen berkali-kali dalam jangka waktu panjang.
Informasi penting daun bawang di pot:
- Panen: bertahap (potong daun)
- Pot kecil–sedang
- Cocok di teras atau dekat jendela
- Tahan lama dan bisa tumbuh ulang
Daun bawang sangat cocok untuk kebutuhan bumbu dapur harian dengan perawatan minimal.
Baca Juga:
5 Jenis Tanaman Sayur Merambat yang Cocok Dibudidayakan di Rumah
5. Cabai

Cabai merupakan tanaman yang sedikit lebih menantang, tetapi sangat populer karena nilai gunanya tinggi.
Sebagai tanaman sayuran di pot, cabai membutuhkan ruang akar yang lebih luas dan perawatan yang lebih konsisten dibandingkan sayuran daun.
Namun, hasil yang diperoleh sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.
Tanaman cabai memerlukan sinar matahari penuh serta pemupukan rutin untuk mendukung proses pembungaan dan pembentukan buah.
Setelah memasuki fase produksi, cabai dapat berbuah dalam jangka waktu yang cukup panjang sehingga satu tanaman saja sudah dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Informasi penting cabai di pot:
- Panen awal: ±70–90 hari
- Pot besar (≥25–30 cm)
- Cocok di area terbuka dengan sinar matahari penuh
- Produksi buah jangka panjang
Dengan perawatan yang tepat, cabai menjadi salah satu tanaman pot paling produktif dan bernilai tinggi untuk ditanam di rumah.
***
Itulah beberapa jenis tanaman sayuran di pot.
Kunjungi Rumah123 untuk mendapatkan properti impian Anda!




