OK
logo rumah123
logo rumah123
download-app-hamburgerAdvertise Here
KPR
Panduan

Harga Rumah di Australia 2025, Tren Pasar dan Panduan untuk Calon Pembeli
r123-share-title

Terakhir diperbarui 03 Februari 2026 · 5 min read · by alya

Apakah Anda berencana membeli rumah di Australia tahun ini? Sebelum memutuskan, ada baiknya mengenali tren dan harga rumah di Australia 2025 yang sedang bergerak dinamis.

Beberapa kota besar seperti Sydney dan Melbourne mulai melambat karena penyesuaian suku bunga.

Sebaliknya, Perth dan Brisbane justru menunjukkan pertumbuhan pesat berkat proyek infrastruktur baru dan harga yang masih terjangkau.

Dengan ekonomi yang stabil, suku bunga yang mulai turun, dan pasokan yang terbatas, pasar properti Australia tetap kompetitif.

Memahami kondisi tiap kota serta aturan pembelian akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih aman dan menguntungkan.

Apabila Anda tertarik beli properti di Australia, simak informasi berikut ini.

Tap in banner - Rumah Untuk Semua 1280 x 305

Panduan Pasar Properti Australia Tahun 2025

Sebelum membeli rumah, Anda perlu memahami aturan dasar, jenis properti, serta biaya yang berlaku di Australia.

Bagi warga asing, pembelian rumah harus mendapat izin dari Foreign Investment Review Board (FIRB).

Izin biasanya diberikan untuk properti baru atau proyek pembangunan kembali, bukan rumah bekas.

Proses ini juga memerlukan biaya administrasi sesuai nilai properti, yang menjadi salah satu faktor penting dalam memahami harga rumah di Australia 2025 secara menyeluruh.

Tentukan tujuan pembelian dan jenis properti sejak awal.

Rumah tapak cocok untuk hunian keluarga dan investasi jangka panjang, sedangkan apartemen atau townhouse lebih fleksibel untuk disewakan.

Baca juga:

7 Cara Membeli Properti yang Wajib Diketahui Pemula

Bagi investor, properti baru di wilayah berkembang menjadi pilihan menjanjikan karena potensi kenaikan nilainya yang mengikuti tren harga rumah di Australia 2025 yang terus bergerak positif.

Untuk pembiayaan, bank di Australia menyediakan pinjaman hipotek (mortgage loan) dengan bunga tetap (fixed rate) atau mengambang (variable rate).

Pembeli asing umumnya wajib menyiapkan uang muka sekitar 20–30%.

Selain harga rumah, perhitungkan pula biaya tambahan seperti:

  • Stamp Duty (pajak pembelian rumah).
  • Land Tax (pajak tahunan properti investasi).
  • Capital Gains Tax (jika properti dijual dengan keuntungan).

Tambahan biaya agen, pengacara, dan inspeksi bangunan juga dapat mencapai 10% dari harga jual.

Terakhir, pahami bahwa setiap negara bagian memiliki kebijakan berbeda.

Pajak di New South Wales misalnya, lebih tinggi dibanding Queensland atau Australia Barat.

Mengetahui perbedaan ini membantu Anda menyesuaikan anggaran dan memilih lokasi paling ideal, terutama ketika mengikuti pergerakan harga rumah di Australia 2025 di berbagai wilayah.

Tren Harga Rumah di Kota-Kota Besar Australia

1. Sydney (New South Wales)

Sydney tetap menjadi pasar properti paling mahal di Australia.

Harga rumah tapak rata-rata berada di kisaran AUD 1,1 juta–1,6 juta, sementara apartemen sekitar AUD 800 ribu–1 juta.

Selama tiga tahun terakhir, harga rumah di Sydney naik antara 5–8% per tahun, meskipun sempat melambat akibat kenaikan suku bunga.

Permintaan tinggi dan keterbatasan lahan terus mendorong harga naik.

Beberapa area favorit seperti North Shore, Eastern Suburbs, dan Inner West dikenal dengan nilai properti yang stabil dan tingkat persaingan tinggi, di mana banyak transaksi dilakukan melalui sistem lelang.

Faktor ekonomi yang kuat dan arus imigrasi menjadi pendorong utama permintaan, menjadikan Sydney indikator penting dalam memantau harga rumah di Australia 2025 secara nasional.

2. Melbourne (Victoria)

Harga rumah tapak di Melbourne rata-rata AUD 900 ribu–1,3 juta, sementara apartemen pusat kota berada di kisaran AUD 600 ribu–900 ribu.

Pertumbuhan harga tahunan stabil di angka 4–7%, didorong oleh proyek infrastruktur besar seperti Melbourne Metro Tunnel serta peningkatan populasi di wilayah suburban seperti Wyndham, Casey, dan Dandenong.

Pasar properti Melbourne cukup beragam, memadukan kawasan hunian klasik dengan apartemen modern.

Permintaan tinggi dari pekerja dan mahasiswa internasional menjaga pasar tetap aktif dengan keseimbangan antara pembeli dan penjual.

Baca juga:

10 Inspirasi Desain Rumah Australian Style yang Unik dan Elegan

3. Brisbane (Queensland)

Brisbane kini naik daun sebagai destinasi populer bagi pembeli yang menginginkan harga lebih terjangkau.

Harga rumah tapak berkisar AUD 650 ribu–900 ribu, dan apartemen rata-rata AUD 450 ribu–700 ribu.

Kenaikan tahunan sekitar 3–5%, dengan beberapa wilayah di pinggiran kota mencatat pertumbuhan dua digit karena adanya proyek infrastruktur baru dan peluang kerja yang meningkat.

Pasar Brisbane terus berkembang pesat, terutama menjelang persiapan Olimpiade 2032 yang diproyeksikan meningkatkan permintaan properti dan memperkuat nilai investasi jangka panjang.

4. Perth (Australia Barat)

Perth mencatat pertumbuhan harga tertinggi di Australia.

Harga rumah tapak rata-rata AUD 600 ribu–850 ribu, sementara apartemen berkisar AUD 400 ribu–600 ribu.

Dalam satu tahun terakhir, kenaikan harga mencapai lebih dari 10%, didorong oleh pemulihan ekonomi pasca pandemi dan meningkatnya aktivitas di sektor pertambangan.

Permintaan tinggi dan minimnya pasokan rumah baru membuat pasar ini kompetitif, terutama di wilayah suburban seperti Joondalup dan Canning Vale.

Banyak investor nasional maupun asing kini mulai beralih ke Perth karena potensi imbal hasil yang menarik.

5. Adelaide (Australia Selatan)

Adelaide menawarkan harga rumah paling terjangkau di antara kota besar Australia.

Rumah tapak rata-rata AUD 500 ribu–700 ribu, dan apartemen di bawah AUD 500 ribu.

Kenaikan tahunan sekitar 3–4%, dengan permintaan kuat di area suburban seperti Mawson Lakes dan Salisbury.

Kota ini dikenal memiliki kualitas hidup tinggi, lingkungan tenang, dan biaya kepemilikan yang rendah.

Pasar relatif stabil dan ideal untuk pembeli rumah pertama atau keluarga muda yang mencari hunian nyaman tanpa tekanan harga ekstrem.

***

Demikian informasi terkait harga rumah di Australia 2025.

Pelajari opsi kepemilikan properti di Australia lebih dalam melalui Rumah123.

Apabila punya pertanyaan seputar properti, diskusikan di Teras123 dari sekarang.

(gambar: freepik)

{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2024\/07\/29103657\/HOMEOWNER-FAB-02-Juli.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/pemilik-properti\/?itm_source=panduan123&itm_medium=artikel&itm_campaign=homeowner&itm_term=owner","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}

Simulasi KPR

Hitung pembiayaan kredit rumah dengan bunga KPR terbaik di Rumah123

Rp
%
Rp
Angsuran/bulan mulai dari
Tahun ke-1
Bunga 4.5%
Rp. 1.333.998
Tahun ke-2 dan seterusnya
Estimasi Bunga 12%
Rp. 2.488.539

Simulasi KPR Syariah

Hitung pembiayaan KPR syariah dengan rekomendasi bank terbaik di Rumah123

Rp
%
Rp
Angsuran/bulan mulai dari
Tahun ke 1 dan seterusnya
Margin 0%
Rp. 0

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123

Bank CIMB Niaga
Bank CIMB Niaga
Suku bunga mulai dari4.5%
Tenor Max.25 Tahun
Bank Mandiri
Bank Mandiri
Suku bunga mulai dari1.11%
Tenor Max.30 Tahun
Bank BTN
Bank BTN
Suku bunga mulai dari3.75%
Tenor Max.30 Tahun