OK
logo rumah123
logo rumah123
download-app-hamburgerAdvertise Here
KPR
Panduan

Memahami Nomor Sertifikat Tanah: Letak, Arti Kode, dan Cara Mengeceknya
r123-share-title

Terakhir diperbarui 08 September 2026 · 5 min read · by alya

Ringkasan Artikel:

  • Nomor sertifikat tanah merupakan informasi penting dalam dokumen kepemilikan yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan administrasi pertanahan.
  • Nomor sertifikat tanah perlu dibedakan dari nomor hak yang tercantum pada bagian depan sertifikat.
  • Nomor sertifikat tanah memiliki susunan angka unik dan perlu dicantumkan sesuai dengan yang tertera pada dokumen.
  • Nomor sertifikat tanah dapat dicek melalui layanan pertanahan yang disediakan Kementerian ATR/BPN, termasuk aplikasi Sentuh Tanahku.

Nomor sertifikat tanah merupakan salah satu informasi penting yang tercantum dalam dokumen kepemilikan properti.

Namun, masih banyak pemilik properti yang bingung di mana letak nomor sertifikat tanah.

Nah, memahami letak dan fungsi nomor sertifikat tanah penting untuk berbagai keperluan, mulai dari administrasi, pengecekan data pertanahan, hingga proses jual beli dan pengajuan kredit dengan jaminan tanah.

Nomor Sertifikat Tanah yang Mana?

Banyak orang terkecoh dengan nomor yang tertera di bagian bawah sampul depan sertifikat yang umumnya merupakan nomor hak.

Lantas, di mana letak nomor sertifikat tanah yang benar?

Nomor sertifikat tanah dapat dilihat di bagian bawah lembar sertifikat tanah.

Sementara itu, nomor hak atau angka pada Sertifikat Hak Milik (SHM) maupun Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) tertera di bawah logo garuda.

Karena itu, saat diminta mencantumkan nomor sertifikat tanah untuk keperluan administrasi atau pengecekan data pertanahan, jangan langsung menggunakan nomor yang terlihat pada sampul depan.

Nomor sertifikat tanah berapa digit?

Nomor sertifikat tanah terdiri dari 14 digit angka yang memiliki susunan tertentu dan tidak dapat ditulis secara sembarangan.

Baca Juga:

Jenis-Jenis Sertifikat Tanah di Indonesia: SHM, HGB, HGU, Hak Pakai, dan HPL

Apa Arti 14 Digit Nomor Sertifikat Tanah?

Kementerian ATR/BPN

Nomor sertifikat tanah tidak dibuat secara acak, melainkan memiliki kode wilayah yang sistematis.

Berikut adalah rincian arti nomor sertifikat tanah yang terdiri dari 14 digit angka:

  • 2 digit pertama adalah kode provinsi lokasi tanah
  • 2 digit selanjutnya merupakan kode kabupaten/kota
  • 2 digit ketiga mewakili nomor kode dari kecamatan
  • 2 digit keempat merupakan nomor kode dari kelurahan/desa
  • 1 angka berikutnya menunjukkan nomor kode atau identitas untuk hak milik
  • 5 urutan angka terakhir adalah kode dari Jenis hak milik

Contoh nomor sertifikat tanah: 32.73.01.01.1.00123

  1. Angka 32: Menunjukkan Kode Provinsi (Contoh: Jawa Barat).
  2. Angka 73: Menunjukkan Kode Kabupaten atau Kota (Contoh: Kota Bandung).
  3. Angka 01: Menunjukkan Kode Kecamatan.
  4. Angka 01: Menunjukkan Kode Desa atau Kelurahan.
  5. Angka 1: Menunjukkan Kode Jenis Hak (Angka 1 biasanya untuk Hak Milik/SHM).
  6. Angka 00123: Menunjukkan Nomor Urut Bidang tanah di wilayah tersebut.

R123_KV Tebus Rumah 1280 x 305

Bagaimana Cara Mengecek Nomor Sertifikat Tanah?

1. Aplikasi Sentuh Tanahku 

Cara mengecek nomor sertifikat tanah online adalah melalui aplikasi Sentuh Tanahku yang dikembangkan oleh Kementerian ATR/BPN dan tersedia di Android dan iOS.

Anda cukup memasukkan nomor sertifikat dan data wilayah pada aplikasi pertanahan tersebut untuk melihat apakah data tersebut terdaftar secara resmi.

Baca Juga:

Cara Cek dan Membedakan Sertifikat Rumah Asli atau Palsu Beserta Contoh Gambarnya

2. Layanan Scan QR Code 

Sertifikat tanah keluaran terbaru (Sertifikat-el atau sertifikat tanah elektronik) sudah dilengkapi dengan QR Code.

Anda hanya perlu memindai kode tersebut menggunakan kamera ponsel untuk memverifikasi data kepemilikan secara instan.

Aset Bank (RumahUntukSemua)

Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Nomor Sertifikat Tanah

Nomor sertifikat tanah merupakan kode unik yang tertera pada dokumen sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh BPN.

Meskipun informasi ini bersifat administratif, Anda harus berhati-hati dalam membagikan foto atau fotokopi sertifikat yang memperlihatkan nomor secara jelas.

Baca juga:

Sertifikat Elektronik Rumah: Apa Bedanya dengan Sertifikat Lama?

Penyalahgunaan data nomor sertifikat oleh oknum tidak bertanggung jawab bisa memicu risiko pemalsuan dokumen atau sengketa lahan.

Pastikan Anda hanya memberikan detail nomor ini kepada pihak berwenang seperti Notaris/PPAT, petugas bank, atau petugas BPN saat melakukan pengurusan resmi.

Tabel Ringkasan Nomor Sertifikat Tanah

AspekKeterangan
Letak nomor sertifikat tanahNomor sertifikat tanah dapat dilihat di bagian bawah lembar sertifikat tanah
Jumlah digit14 digit angka unik
PengecekanNomor dan data pertanahan dapat diperiksa melalui layanan ATR/BPN

***

Semoga bermanfaat.

Kunjungi Rumah123 untuk mendapatkan rekomendasi properti terbaik!

FAQ

Nomor sertifikat tanah yang mana?
Nomor sertifikat tanah dapat ditemukan pada bagian bawah dalam lembar sertifikat. Nomor tersebut perlu dibedakan dari nomor hak yang tercantum pada bagian depan sertifikat.
Nomor sertifikat tanah terdiri dari berapa digit?
Nomor sertifikat tanah memiliki susunan angka tertentu sesuai dengan format dokumen pertanahan. Karena itu, gunakan nomor persis seperti yang tercantum pada sertifikat dan jangan mengubah susunan angkanya.
Apa perbedaan nomor sertifikat tanah dan nomor hak?
Nomor sertifikat tanah merupakan nomor yang digunakan sebagai informasi identitas dokumen sertifikat, sedangkan nomor hak berkaitan dengan hak atas bidang tanah yang tercantum dalam dokumen pertanahan.
Bagaimana cara mengecek nomor sertifikat tanah?
Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan resmi Kementerian ATR/BPN, salah satunya aplikasi Sentuh Tanahku. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen sertifikat.
Apakah nomor sertifikat tanah boleh dibagikan kepada orang lain?
Sebaiknya nomor sertifikat tanah dan informasi pada dokumen pertanahan tidak dibagikan secara sembarangan. Berikan dokumen hanya kepada pihak yang berkepentingan dan memiliki alasan yang jelas, seperti PPAT, bank, atau petugas ATR/BPN dalam proses administrasi resmi.
{"attributes":{"type":"popupbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2025\/04\/24161738\/Harvest-City.png","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/perumahan-baru\/properti\/bogor\/harvest-city\/nps1972\/?utm_source=panduan123&utm_medium=popup-banner&utm_campaign=harvestcity23&utm_term=pdp","first_open":"true","position":"overlay","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}
{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2024\/07\/29103657\/HOMEOWNER-FAB-02-Juli.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/pemilik-properti\/?itm_source=panduan123&itm_medium=artikel&itm_campaign=homeowner&itm_term=owner","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}