OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

16 Ide Desain Rumah Industrial Low Budget yang Penuh Gaya

Terakhir diperbarui 31 Oktober 2023 · 8 min read · by Yongky Yulius

Desain Rumah Industrial Low Budget

Foto: decorilla

Anggaran terbatas tapi ingin memiliki rumah dengan desain industrial? Tenang, kamu bisa meniru desain rumah industrial low budget alias minim bujet.

Karakteristik utama dari rumah industrial adalah penggunaan material yang diekspos, warna-warna yang gelap dan berani, serta kombinasi material kayu, kaca, dan besi.

Berkaca dari karakteristik itu, biaya pembuatan rumah industrial sangat mungkin untuk ditekan.

Beberapa triknya adalah, menggunakan material bekas, meminimalkan penggunaan cat, atau bahkan memadukan desainnya dengan konsep minimalis yang minim dekorasi.

Jika bingung dengan desain rumah industrial low budget, kamu bisa melihat beberapa inspirasinya di bawah ini.

Desain Rumah Industrial dengan Material Batako

1-Desain Rumah Industrial dengan Material Batako

Foto: archdaily

Dibandingkan gaya arsitektur lainnya, rumah industrial mudah dikenali dari materialnya, seperti dinding yang dibiarkan terekspos.

Seperti contoh di atas, rumah industrial sederhana tersebut menampilkan kesan simpel lewat beton batako yang dibiarkan begitu saja tanpa diberi warna cat maupun plester.

Dan jika kamu perhatikan dengan seksama, tampilan yang kuat tapi tetap artistik begitu pas dengan furnitur yang ringkas.

Bukan hanya tampilan, tapi ada banyak keunggulan yang akan kamu dapatkan jika menggunakan bahan ini, yaitu:

  • Ukuran batako beton lebih besar dan rapi dibanding jenis batako lainnya. Karena ukurannya, kamu bisa menghemat material dan waktu pemasangan
  • Bahan-bahan dalam pembuatan beton batako lebih kedap air sehingga meminimalkan rembesan air hujan

2-Desain Rumah Industrial dengan Material Batako

Foto: archdaily

Desain rumah industrial low budget satu ini bisa jadi cara yang tepat untuk ciptakan hunian industrial tanpa mengeluarkan biaya berlebih.

Kisaran harga materialnya pun masih aman di kantong. Untuk harga satuan batako saja berkisar Rp1.100 sampai Rp4.500, dan khusus untuk batako hebel bisa mencapai Rp745.000 per kubik.

Dengan harga materialnya yang ekonomis, kamu tinggal menyesuaikan ukuran ruang yang akan dibuat atau dimodifikasi.

Material Batu Bata Ekspos untuk Rumah Industrial 1 Lantai

Material-Batu-Bata-Ekspos-untuk-Rumah-Industrial-1-LantaiFoto: archdaily

Masih seputar dinding rumah, selain beton batako, alternatif material dinding lain yang bisa mengubah 180 derajat tampilan rumah adalah batu bata ekspos.

Titik fokus dalam merancang jenis dinding ini adalah cara pemasangan bata yang disusun secara rapi tanpa plester. Dan yang terpenting, tetap mempertahankan warna aslinya.

Tidak semua batu bata bisa digunakan, karena akan lapuk jika disusun tanpa perekat berupa plester.

Beberapa jenis bata ekspos yang disarankan oleh pakar bangunan dan arsitek yakni bata terakota, bata tanah liat belang, batu bata pasir kapur dan bata ekspos KWD.

Bukan hanya memberikan tampilan artistik yang beda, kelebihan lain dari bata tipe ekspos adalah mampu meredam suara dan tahan api.

Konsep hunian unfinished seperti ini memang dikenal sebagai salah satu rumah low budget yang banyak dipakai oleh arsitek di beberapa negara.

Lantai Semen untuk Bujet Minimalis

Lantai Semen untuk Bujet Minimalis

Foto: homeworldesign

Pengapliksian lantai industrial semen ekspos jadi salah satu elemen penting untuk menciptakan desain rumah industrial yang ekonomis.

Alih-alih memasang lantai bermotif, lantai unfinished bisa dibilang cukup menarik dengan hasil akhir yang praktis dan sederhana.

Apabila kamu tertarik untuk menerapkannya pada lantai rumah, sebaiknya pastikan finishing semen ekspos dilapisi cairan khusus atau coating.

Lapisan ini berfungsi agar semen tahan terhadap gesekan dan mudah dibersihkan. Juga berfungsi untuk melindungi semen ekspos dari kondisi lembap dan cuaca ekstrem.

Aplikasi finishing semen dinilai lebih ekonomis, karena kamu bisa menghemat biaya pembelian keramik, tegel ataupun parket.

Desain industrial ini cocok diterapkan pada rumah desain minimalis seperti Pandora Residence Solo Baru atau The Grand Vista Residence.

Susunan Kabel dan Pipa Terbuka

Susunan Kabel dan Pipa Terbuka

Foto: Decoist

Jika kebanyakan desain rumah lebih mengutamakan tampilan simpel dan rapi, misalnya dengan menyembunyikan untaian kabel yang mengganggu, beda dengan konsep industrial.

Beberapa kabel dirangkai dengan penutup kabel PVC, lalu dicat dengan warna dinding yang sama.

Setidaknya ini bisa mengurangi biaya pembobokan dinding untuk menyembunyikan rangkaian kabel.

Hal ini juga berlaku untuk pipa-pipa saluran air dan udara. Hanya saja jika kamu ingin membuat konsep ini, gunakan pipa berkualitas agar tidak mudah bocor.

Konsep Industrialis Lewat Furnitur Besi dan Logam

Tampilkan Konsep Industrialis Lewat Furnitur Besi dan Logam

Foto: atap.co

Cara ini mewakili sejarah gaya industrial yang memang terinspirasi dari gudang-gudang lama, dihiasi rangkaian besi, logam, serta perabotan vintage.

Membuat rak besi hollow ramping langsung ke penempa besi bisa sangat menghemat pengeluaran.

Pasalnya rak material besi set baja ringan tersebut bisa dibeli pada kisaran harga di bawah Rp1 juta. Atau bisa juga kamu manfaatkan rak pipa besi sebagai partisi ruangan.

Begitu juga dengan penggunaan logam atau material dasar metal yang akan membuat kesan rumah yang tegas namun tetap hangat.

Desain Interior Maskulin dengan Warna Hitam

Desain Interior Maskulin dengan Warna Hitam-1

Foto: interiorzine

Buat yang enggak mau repot harus modifikasi rumah secara besar-besaran, cara terakhir untuk mendapatkan rumah industrialis ramah kantong adalah lewat permainan warna.

Warna-warna utama yang mewakili semua elemen bergaya industrial adalah hitam, putih, abu-abu dan cokelat (kayu).

Seperti contoh di atas, kamu bisa mengecat semua ruangan dengan warna putih, lalu tentukan bagian mana saja yang harus dicat dengan warna hitam.

Setelah semuanya selesai, langkah terakhir adalah menerapkan material kayu untuk menyeimbangkan ruangan yang kamu ubah tidak terlihat monoton.

Maksimalkan dengan Dekorasi Industrial

maksimalkan dengan dekorasi industrial

Foto: gonautical.com

Desain rumah industrial low budget berikutnya sangat mudah untuk dilakukan.

Kamu hanya tinggal memaksimalkan dekorasi menggunakan tema industrial. Misalnya, ganti perabotan seperti kursi dan meja dengan gaya serupa.

Saat ini sudah ada banyak furnitur bergaya industrial, misalnya meja nakas yang terbuat dari barel kayu, kursi besi, dan masih banyak lagi.

Gunakan Material yang Dilapisi Motif Kayu

Gunakan Material yang Dilapisi Motif Kayu

Foto: decorilla.com

Salah satu karakteristik utama dari rumah industrial adalah penggunaan material alami, seperti kayu.

Namun tentu saja, lantai parket dan furnitur dari kayu berkualitas tinggi harganya lumayan mahal.

Sebagai penggantinya, kamu bisa memanfaatkan material lain yang motifnya seperti material kayu.

Untuk bagian lantai, kamu dapat menggunakan keramik dengan motif kayu.

Sementara itu, untuk bagian dinding, kamu bisa memanfaatkan wallpaper dengan motif kayu.

Tidak Terlalu Banyak Menggunakan Cat

Tidak Terlalu Banyak Menggunakan Cat

Foto: decorilla.com

Sah-sah saja jika ingin menggunakan dinding dari material bata ekspos secara penuh, seperti pada gambar di atas.

Artinya, kamu tak perlu menyiapkan banyak cat untuk melapisi dinding rumah.

Alhasil, bujet untuk membuat rumah industrial bisa dikurangi.

Sebagai tips, agar desain interior rumahnya tidak terlalu “ramai”, kamu bisa menggunakan desain yang polos pada bagian lantai dan furniturnya.

Seimbangkan kesan terbuka pada bagian dinding dengan kesan rapi pada sofa atau lantai polos tersebut.

Desain Rumah Industrial Low Budget dengan Material Bekas

Desain Rumah Industrial Low Budget yang Menggunakan Material Bekas

Foto: decorilla.com

Seperti telah disebutkan pada awal artikel, salah satu material yang bisa membuat desain rumah industrial low budget terkesan tegas adalah besi.

Besi tersebut bisa ditempatkan untuk kursi, penyangga lemari, atau bahkan tiang lampu.

Untuk menekan bujet, kamu bisa memilih material besi bekas.

Setelah itu, silakan cat besi tersebut agar terlihat seperti baru lagi.

Namun tentu saja, jangan sampai memilih besi yang sudah berkarat.

Selain terlihat tidak estetik, besi tersebut juga berpotensi menyebabkan gangguan pada kesehatan penghuni.

Pilih Furnitur yang Sederhana

Pilih Furnitur yang Sederhana

Foto: instagram.com/rumah_purnama

Rumah industrial tidak melulu harus dipercantik dengan furnitur yang terkesan mewah.

Kamu juga dapat memadukan rumah industrial dengan furnitur minimalis seperti pada gambar di atas.

Tapi sebagai catatan, kamu hanya bisa menggunakan furnitur dengan warna-warna netral atau warna natural.

Pada gambar di atas, kamu dapat melihat terdapat kursi berwarna putih, krem, dan hitam.

Lalu, ada juga meja berbentuk persegi berwarna cokelat khas kayu.

Furnitur tersebut cocok dikombinasikan dengan dinding bata dan semen ekspos.

Menggunakan Dinding Semen Ekspos

Menggunakan Dinding Semen Ekspos

Foto: instagram.com/rumah_purnama

Pada prinsipnya, penggunaan dinding semen ekspos ini sama seperti bata ekspos, yaitu mengurangi penggunaan cat.

Dengan begitu, bujet yang tadinya akan digunakan untuk membeli cat, jadi bisa dialihkan untuk hal lain.

Meski dinding rumah secara penuh menggunakan semen ekspos, kesan industrialnya masih tetap tercermin.

Triknya, kamu bisa menggunakan aksen berwarna hitam pada kusen, pintu, dan furnitur.

Selain itu, kamu juga dapat menempatkan lemari yang terbuat dari rangka besi.

Desain Rumah Industrial Low Budget dengan Cahaya Alami

Desain Rumah Industrial Low Budget yang Memanfaatkan Cahaya Alami

Foto: mustsharenews.com

Jangan lupa untuk memaksimalkan pencahayaan alami pada desain rumah industrial low budget.

Caranya, kamu bisa menempatkan jendela pada posisi yang pas.

Selain itu, jendelanya juga bisa dibuat dengan ukuran yang lebar.

Lantaran mengandalkan cahaya alami, kamu tak perlu mengandalkan pencahayaan buatan dari lampu pada pagi atau sore hari.

Dengan begitu, bujet yang tadinya akan digunakan untuk membeli lampu, bisa dimanfaatkan untuk pos pengeluaran lainnya.

Memanfaatkan Barang yang Sudah Ada

Memanfaatkan Barang yang Sudah Ada

Foto: housedigest.com

Saat merancang rumah industrial low budget, jangan melupakan barang-barang yang sudah kamu beli.

Silakan pilih barang yang sudah ada, seperti barang dari rumah keluarga, rumah orang tua, atau dari semasa kamu masih mengontrak.

Namun tentu saja, sebaiknya tetap pilih furnitur yang senada dengan rumah industrial.

Lihat contoh desain pada gambar di atas, terdapat furnitur dengan desain kayu pada meja dan kursi.

Lalu, terdapat juga sofa berwarna krem.

Furnitur tersebut tidak harus selalu barang baru. Kamu bisa memanfaatkan furnitur bekas untuk kemudian diperbaiki agar terlihat baru.

Desain Rumah Industrial Low Budget Minim Dekorasi

Desain Rumah Industrial Low Budget yang Minim Dekorasi

Foto: realliving.com.ph

Desain industrial bisa dipadukan dengan desain lainnya agar terlihat beda.

Salah satunya, kamu bisa mengombinasikan rumah industrial dengan desain minimalis.

Perlu diketahui, minimalis adalah desain yang mengutamakan unsur dekorasi karena hanya mengutamakan aspek esensial.

Pada gambar di atas, kita bisa melihat bagian dapurnya tidak terlalu banyak memiliki unsur dekorasi.

Ruangan dapurnya hanya terdiri dari konter, kabinet, meja, dan lampu gantung.

Lalu, bagian lantai dan dindingnya memiliki warna abu-abu.

Desain Rumah Industrial Low Budget Bernuansa Kotak

Desain Rumah Industrial Low Budget Bernuansa Kotak

Foto: tokban.com

Jika sebelumnya kami menyajikan inspirasi desain industrial pada bagian interior, pada gambar di atas kamu bisa melihat inspirasi desain eksterior.

Desainnya terkesan sederhana karena terdiri dari aksen bangunan yang kotak.

Lalu, pemilihan warnanya pun simpel, abu-abu dan hitam.

Untuk menambah kesan segar, kamu juga dapat menambahkan tanaman di bagian rumahnya.

Itu dia informasi mengenai rumah industrial low budget yang bisa kamu tiru. Selamat mencoba!

Punya pertanyaan seputar properti? Yuk, Tanya Rumah123 di sini!