7 Cara Membuat Taman Vertikal Sederhana di Rumah

Taman VertikalFoto: Homeonline

 

Vertical garden atau taman vertikal adalah rangkaian tanaman yang ditanam di atas media tanam kemudian disusun ke atas.

 

Dikenal juga sebagai kebun vertikal atau dinding hijau, jenis taman ini dianggap mampu mengurangi polusi serta memperbaiki kualitas udara di dalam hunian.

 

Taman vertikal juga dianggap sebagai salah satu metode efektif untuk meningkatkan estetika rumah, dan tak jarang dijadikan sebagai sumber pangan cadangan di rumah.

 

Tanaman pangan, tanaman musiman, sampai tanaman keras cocok untuk diletakkan di taman rumah vertikal.

 

Jenis taman satu ini dapat diterapkan di mana saja, walau biasanya sering ditemukan pada rumah perkotaan yang minim lahan. 

 

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa lihat tips menata sekaligus inspirasinya di bawah ini.

7 Inspirasi Taman Vertikal Minimalis di Rumah

Utamakan Privasi

Utamakan Privasi dalam Taman VertikalFoto: Elho

 

Sebelum membuat kebun vertikal, Anda perlu menyiapkan sudut yang tepat di mana taman mendapatkan sinar matahari langsung.

 

Tak harus di ruang terbuka, Anda pun bisa membuatnya di sudut yang lebih “privat” asalkan taman masih mendapatkan sinar matahari dan suplai air yang cukup.

 

Seperti gambar di atas, Anda dapat menciptakan privasi di sudut rumah yang terabaikan. 

 

Tentu saja, Anda juga bisa menerapkan ide ini di dalam hunian minimalis modern seperti yang ada di Anarta House BSD.

Kombinasikan Pot di Pagar Rumah

Gunakan Pot GantungFoto: iStock

 

Ide satu ini sangat cocok bagi mereka yang ingin menciptakan dinding hidup tetapi kekurangan dana untuk memasang sistem perairan yang rumit.

 

Khususnya untuk area taman yang lebih kecil seperti balkon apartemen, pot gantung adalah pilihan terbaik untuk mengoptimalkan ruang yang ada.

 

Mengkombinasikan pot biasa dengan gantung juga akan menciptakan titik fokus berbeda yang membuat taman Anda terlihat lebih menarik secara visual.

Gantung Pot di Pagar Balkon

Gantung Pot di Pagar BalkonFoto: Elho

 

Masih berkaitan dengan penjelasan di atas, cara ini sangat dianjurkan bagi mereka yang memiliki rumah 2 lantai dengan balkon terbuka yang sempit.

 

Ide satu ini dapat mengubah balkon dan teras kecil menjadi oasis hijau yang subur, sekaligus menghalangi polusi dan kebisingan dari luar.

 

Tempatkan tanaman seperti lavender jika Anda ingin menambahkan sensasi aroma terapi ke dalam hunian. 

Mendaur Ulang Bahan Bekas

Daur Ulang Bahan Bekas untuk Taman VertikalFoto: Jacky Hobbs

 

Ide untuk taman bisa datang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Bahkan jika itu hanya sekelompok pot tunggal dari barang bekas. 

 

Tak hanya menggunakan menggunakan pot bekas, Anda juga bisa memakai pot dari hasil DIY untuk mempercantik tampilan taman.

 

Jika bosan, Anda dapat mengganti tanaman setiap musim berganti untuk memberikan warna yang berbeda pada taman. 

 

Atau jika Anda penggemar tanaman yang dapat dimakan, cobalah untuk menanam cabai merah atau rempah-rempah seperti kemangi.

Gunakan Trelis Planter untuk Tumbuhan Rambat

Gunakan Trelis Planter untuk Tumbuhan RambatFoto: Premier Wooden Planters

 

Teralis untuk tumbuhan adalah ide kebun vertikal yang ideal sekaligus instan untuk diterapkan.

 

Mereka dapat digunakan untuk menanam sayuran seperti kacang hijau atau tomat, yang bisa dirambatkan di bagian belakang teralis.

 

Sedangkan bagian depannya dapat dipakai sebagai tempat menanam bunga yang cantik.

Buah Dinding Hidup dari Succulent Plant

Buah Dinding Hidup dari Succulent PlantFoto: Sunset Magazine

 

Succulents plant cukup tren di beberapa negara Eropa. Kabar baiknya, Anda juga bisa menerapkan ide ini di dalam hunian Anda.

 

Tak hanya cantik, tumbuhan ini juga tak memerlukan banyak perawatan. Bandingkan dengan jenis dinding hidup lainnya yang membutuhkan suplai air yang banyak dan teratur. 

 

Mereka hanya perlu disiram sesekali, terutama jika mereka tidak ditaman di atas tanah. 

Taman Vertikal di Kamar Mandi

Taman Vertikal di Kamar MandiFoto: Lechuza

 

Sejauh ini kita terus membahas tentang taman vertikal outdoor. Sekarang, kita akan memperlihatkan contoh terbaik dari kebun vertikal di dalam rumah.

 

Tanaman indoor dapat menjadi jawaban bagi mereka yang ingin memelihara tanaman tanpa harus merusak estetika interior rumah mungil

 

Salah satu contohnya dapat terlihat di atas, di mana pemilik hunian membuat taman di dalam kamar mandi.

 

Beberapa tanaman terbaik untuk kamar mandi termasuk pakis, yang memiliki banyak varietas dan tampak subur untuk ditaman di dalam ruangan, 

 

Mereka juga menyukai ruang yang lembab dan tidak perlu banyak sinar matahari untuk berkembang. 

 

Bagaimana, tertarik untuk membuat taman di dalam kamar mandi? Atau, Anda ingin mengetahui beberapa rekomendasi rumah yang cocok dengan ide satu ini?

 

Jika iya, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli rumah di Nivara Resort Townhouse at Kemang atau New Wimbledon.

 

Tak hanya memiliki kamar mandi dengan desain yang cantik, dua perumahan di atas juga menawarkan smart home system di setiap unitnya.

Apa Saja Jenis Tumbuhan yang Cocok untuk Taman Vertikal?

Apa Saja Jenis Tumbuhan yang Cocok untuk Taman VertikalFoto: Janna Schreier Garden Design

 

Sebelum membuat vertical garden di dalam hunian, ingatlah untuk meneliti beberapa tanaman terlebih dahulu. 

 

Dalam hal ini, tanaman yang Anda pilih harus sesuai dengan tempat pertumbuhannya. 

 

Misalnya, Anda ingin menaruhnya di balkon yang mendapat banyak sinar matahari. Maka pilihlah tanaman pecinta matahari seperti clematis dan varietas mawar tertentu. 

 

Anda juga bisa memilih beberapa jenis tanaman yang lebih tahan cuaca dan mudah dirawat, seperti:

 

Lili Paris

Bunga Lipstik

Dollar Plant

Sirih Gading

Tradescantia

Dischidia Geri

Tanduk Rusa

Bunga Anggrek

Bagaimana Cara Membuat Taman Vertikal?

Bagaimana Cara Membuat Taman VertikalFoto: Gardenista

 

Langkah pertama dalam menciptakan taman vertikal adalah menentukan tampilan dan estetika yang diinginkan. 

 

Secara khusus, Anda harus memutuskan apakah Anda ingin memaksimalkan sudut yang kecil sebagai taman atau menyulap area yang lebih besar menjadi taman.

 

Kemudian, pilih jenis taman. Misalnya, taman gantung di dinding, taman dengan teralis tumbuhan, atau taman dengan pajangan DIY.

 

Setelahnya, pilih tanaman yang ingin Anda letakkan di dalam pot. Beberapa contohnya ada di poin sebelumnya.

 

Terakhir, pastikan tanaman Anda disiram secara teratur dan diberi pupuk agar tumbuh secara baik.

 

Itulah beberapa ulasan singkat bagi Anda yang ingin membuat kebun vertikal di luar ataupun di dalam rumah. Semoga bermanfaat!




Author:

Shandy Pradana