Cara Meminta Copy Sertifikat Rumah di BTN dan Biayanya
Terakhir diperbarui 09 September 2026 · 5 min read · by Ilham Budhiman

Ringkasan Artikel:
- Copy sertifikat rumah KPR di BTN dapat diminta melalui kantor cabang BTN tempat melakukan akad.
- Siapkan dokumen seperti KTP, buku tabungan BTN, perjanjian kredit, dan surat kuasa jika diwakilkan.
- Pemohon perlu mengisi formulir dan memberikan informasi terkait data KPR serta tujuan permintaan salinan.
- Copy sertifikat dapat dikenakan biaya administrasi, legalisasi, atau biaya layanan lainnya.
- Besaran biaya dan waktu penyelesaian dapat berbeda sehingga sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada kantor cabang BTN.
Cara meminta copy sertifikat rumah di BTN adalah mengajukan permohonan ke kantor cabang BTN saat melakukan akad KPR, menyiapkan dokumen, dan membayar biaya sebesar Rp250 ribu.
Hal ini penting dipahami bagi kamu yang membutuhkan dokumen kepemilikan rumah.
Pasalnya, sertifikat rumah asli disimpan oleh bank sebagai jaminan hingga kredit lunas.
Namun, kamu juga tetap bisa mengajukan salinan resmi alias foto copy sertifikat rumah KPR tersebut.
Hanya saja, proses minta copy sertifikat di BTN wajib mengikuti prosedur yang berlaku.
Berdasarkan pengalaman penulis, simak ulasannya di bawah ini!
Daftar Isi:
- Bagaimana Cara Meminta Copy Sertifikat Rumah di BTN?
- 1. Konfirmasi pada Pihak Bank
- 2. Siapkan Dokumen Identitas
- 3. Datang ke Kantor Cabang BTN
- 4. Isi Form Permohonan
- 5. Tunggu Proses dan Pengambilan
- Berapa Biaya Copy Sertifikat di BTN?
- Apa Saja Tips Minta Copy Sertifikat di BTN?
- Tabel Cara Minta Fotokopi Sertifikat Rumah di BTN
Bagaimana Cara Meminta Copy Sertifikat Rumah di BTN?

1. Konfirmasi pada Pihak Bank
Langkah pertama cara meminta copy sertifikat rumah di BTN adalah menghubungi pihak BTN.
Kamu bisa menghubungi kantor cabang BTN tempat KPR diproses untuk menanyakan prosedur dan persyaratan pengajuan copy sertifikat.
Baca juga:
Rumah Sudah Lunas tapi Sertifikat Tidak Ada? Ini Penyebab dan Cara Mengurusnya
2. Siapkan Dokumen Identitas
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan dokumen pribadi.
Bank akan meminta dokumen sebagai berikut:
- KTP pemohon
- Buku tabungan BTN
- Perjanjian kredit (jika ada)
- Surat kuasa (jika diwakilkan)
Dokumen ini diperlukan untuk memastikan bahwa pemohon adalah debitur yang sah dari copy sertifikat rumah KPR tersebut.
Hanya saja, data yang diminta bisa berbeda sesuai kebijakan masing-masing kantor cabang BTN.
3. Datang ke Kantor Cabang BTN
Kunjungi kantor cabang BTN tempat kamu mengajukan KPR.
Sampaikan ke petugas bahwa kamu ingin minta copy sertifikat di BTN.
Petugas akan memberikan formulir permohonan yang harus diisi lengkap.
Baca juga:
Pengalaman Melunasi KPR BTN Disertai Syarat dan Biayanya
4. Isi Form Permohonan
Cara meminta copy sertifikat di BTN adalah mengisi formulir dengan data yang benar di kantor cabang BTN.
Data tersebut meliputi:
- Nama debitur
- Nomor perjanjian kredit
- Alamat agunan
- Tujuan permintaan salinan
Pada tahap ini, bank BTN akan memproses permintaan copy sertifikat rumah KPR.
Proses verifikasi memakan waktu beberapa hari kerja.
Baca juga:
Risiko Gadai Sertifikat Rumah yang Perlu Anda Pahami Sebelum Mengambil Keputusan
5. Tunggu Proses dan Pengambilan
Setelah permohonan disetujui, bank akan menyiapkan foto copy sertifikat tanah yang telah dilegalisasi.
Kamu akan dihubungi untuk pengambilan atau diminta datang kembali sesuai jadwal.
Legalitas ini penting karena contoh foto copy sertifikat tanah yang dikeluarkan bank sudah distempel resmi sehingga bisa digunakan untuk keperluan administrasi.
Setelah melengkapi syarat minta copy sertifikat di BTN, pertanyaan selanjutnya adalah berapa biaya copy sertifikat BTN?
Berapa Biaya Copy Sertifikat di BTN?

Dalam praktiknya, bank BTN mengenakan biaya minta salinan sertifikat rumah.
Berdasarkan pengalaman, besarannya bisa berbeda sesuai kebijakan cabang dan jenis layanan yang diminta.
Biaya tersebut digunakan untuk:
- Fotokopi dokumen
- Legalisasi/stempel bank
- Administrasi permohonan
Sebagai gambaran, biaya copy sertifikat BTN di kantor cabang Cimahi dikenakan biaya Rp250.000 per transaksi.
Karena itu, sebaiknya tanyakan langsung ke petugas sebelum kamu meminta copy sertifikat di BTN.
Baca juga:
4 Cara Cek Sertifikat Tanah Online dan Offline Terbaru dengan Mudah
Apa Saja Tips Minta Copy Sertifikat di BTN?
Agar proses cara meminta copy sertifikat rumah di BTN berjalan lancar, perhatikan beberapa tips berikut:
- Pastikan data KPR masih aktif dan jelas
- Bawa dokumen data diri untuk verifikasi
- Ajukan permohonan sendiri (bukan lewat perantara)
- Datang pada jam kerja agar proses cepat
- Tanyakan estimasi waktu selesai
Dengan persiapan yang lengkap, proses minta copy sertifikat rumah KPR relatif cukup cepat dan tidak berbelit.
Simulasi KPR Bank BTN
Hitung pembiayaan KPR Bank BTN dengan bunga terbaik di Rumah123
Tabel Cara Minta Fotokopi Sertifikat Rumah di BTN
| No | Langkah | Penjelasan |
|---|---|---|
| 1 | Konfirmasi ke BTN | Hubungi kantor cabang BTN tempat KPR diproses untuk menanyakan prosedur dan persyaratan. |
| 2 | Siapkan dokumen | Bawa KTP buku tabungan BTN perjanjian kredit jika ada dan surat kuasa jika diwakilkan. |
| 3 | Datang ke kantor cabang | Sampaikan kepada petugas bahwa kamu ingin mengajukan permintaan copy sertifikat rumah. |
| 4 | Isi formulir | Isi formulir permohonan dengan data debitur nomor perjanjian kredit alamat agunan dan tujuan permintaan. |
| 5 | Tunggu proses | Tunggu proses verifikasi dan penyiapan salinan sertifikat sesuai waktu yang diberikan petugas. |
| 6 | Bayar | Lakukan pembayaran salinan fotocopy sertifikat sebesar Rp250 ribu per transaksi. |
| 7 | Ambil dokumen | Salinan sertifikat dapat diambil sesuai jadwal atau mekanisme yang ditentukan oleh kantor cabang. |
***
Semoga ulasan mengenai cara meminta copy sertifikat rumah di BTN tersebut bermanfaat.
Saatnya wujudkan hunian impian bersama Rumah123, #RumahUntukSemua.


