Contoh Surat Pemesanan Rumah, Fungsi hingga Cara Benar Membuatnya

Surat Pemesanan Rumah

 

?Sebelum melakukan pembelian rumah, kamu perlu mengetahui detail dan isi dari Surat Pemesanan Rumah (SPR) terlebih dahulu. Biasanya, kamu dapat mengajukan surat tersebut pada developer.

 

SPR dapat jadi dokumen tertulis dari calon pembeli pada developer sebagai bukti ketertarikan membeli sebuah properti.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun telah mensyaratkan SPR perlu memuat isi berupa harga dan alamat rumah, agar spesifikasinya sama antara yang disampaikan marketing dengan kondisi perumahan di lapangan.

 

SPR pun diperlukan untuk salah satu cara verifikasi administrasi jika kamu hendak mendapatkan bantuan pembiayaan dari pemerintah.

 

Nah, untuk informasi lebih lengkapnya berikut ini adalah panduan mengenal Surat Pemesanan Rumah meliputi fungsi hingga cara buatnya.

 

Simak informasinya di bawah ini ya!

Apa Itu Surat Pemesanan Rumah?

Apa Itu Surat Pemesanan Rumah?

 

Surat Pemesanan Rumah (SPR) diajukan oleh pembeli saat sudah yakin dengan rumah yang hendak dipesan. Kamu bisa mengajukan SPR pada developer.

 

Isi dari SPR sendiri biasanya tak hanya mencakup soal informasi rumah seperti luas bangunan dan harga rumah, namun juga diisi dengan skema pembayaran termasuk persyaratan dan peringatan.

 

SPR biasanya juga menyertakan jumlah booking fee sebagai bukti pemesanan yang sah. 

 

Pembayaran booking fee sendiri biasanya sebesar 2 hingga 3 persen dari total harga pembelian.

 

Surat Pemesanan Rumah tak hanya menjadi dokumen biasa, namun juga memastikan hak pembeli dilindungi.

 

Dengan adanya Surat Pemesanan Rumah, berarti pembeli setuju dengan syarat, ketentuan dan kriteria yang tertera pada surat tersebut.

Fungsi Surat Pemesanan Rumah

Fungsi Surat Pemesanan Rumah

 

Terdapat beberapa fungsi dari Surat Pemesanan Rumah yang perlu diketahui, yakni:

 

- Sebagai bukti untuk developer bahwa unit rumah telah terjual;

- Menjadi bukti kesepakatan terkait pembayaran unit rumah;

- Sebagai dokumen syarat dan ketentuan;

- Sebagai dokumen yang menjelaskan detail informasi unit rumah;

- Sebagai penanda identitas pembeli dan penjual properti.

Contoh Surat Pemesanan Rumah

Contoh Surat Pemesanan Rumah

 

Surat Pemesanan Rumah (SPR) menjadi langkah awal konsumen dalam menyetujui seluruh persyaratan yang diperlukan dalam pembelian rumah.

 

Di dalam SPR, perlu mencantumkan beberapa informasi berikut:

 

Tanggal pemesanan;

Nama pemesanan yang disertai data dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP);

Alamat korespondensi;

Nomor kontak pembeli dan penjual;

Harga rumah; 

Harga booking fee;

Harga uang muka (DP);

Cara pembayaran rumah (KPR, cash bertahap, cash keras);

Detail informasi alamat rumah;

Detail unit yang dipesan (blok, nomor kaveling, ukuran luas tanah dan bangunan, spesifikasi bangunan).

 

Nah, untuk lebih jelasnya berikut adalah gambar contoh Surat Pesanan Rumah.

 

Contoh Surat Pemesanan Rumah dan Persyaratan Pembelian Rumah

Foto: mediasarana.com

Cara Membuat Surat Pemesanan Rumah

Cara Membuat Surat Pemesanan Rumah

 

Surat Pemesanan Rumah perlu memasukkan semua informasi yang diperlukan agar menghindari kesalahpahaman antara penjual dan pembeli.

 

Beberapa informasi yang perlu dicantumkan adalah sebagai berikut:

 

 

Surat Pemesanan Rumah

Tanggal:

Nama Pemesan:

Tempat Tanggal Lahir:

Nama dalam Sertifikat PPJB:

Alamat Lengkap sesuai KTP:

Nomor Telepon:

Nomor KTP/Paspor/SIM:

Uang sebesar Rp……………………….. (………………………………….) guna membayar pesanan kavling untuk pembelian rumah dengan detail informasi:

Nama Perumahan:

Alamat Lengkap Perumahan:

Nomor Kavling:

Type Standar (LB/LT):

Harga:

Terbilang:

Jakarta, …………………, ………

 

 

(Nama Konsumen)                                                                                                                                                                             (Direktur Pengembang)

 

Adapun beberapa tips untuk membuat Surat Pemesanan Rumah yang bisa dijadikan acuan untukmu, diantaranya:

 

- Surat pemesanan rumah biasanya paling banyak terdiri dari 1000 kata atau satu halaman.

- Sebaiknya kamu menuliskan dengan detail mengenai skema pembayaran, apakah dengan cara KPR atau cash keras dan bertahap. Sebutkan nominal uang pinjaman jika kamu mengajukan KPR.

 

Nah, itulah beberapa informasi yang bisa jadi panduan bagi kamu yang ingin membeli rumah.

 

Bagi yang masih mencari-cari hunian yang tepat, Rumah123.com memiliki listing rumah dijual di berbagai daerah di Indonesia.

 

Salah satunya rumah dijual di Jakarta, dimana terdapat beberapa pilihan menarik, di antaranya ada Pinang Residences dan Precium Kebayoran Baru.

 


Author:

Rachmi Arin Timomor