Rincian Biaya Notaris Jual Beli Rumah


biaya notaris


Jika Anda hendak melakukan transaksi jual beli rumah ada baiknya untuk melibatkan notaris. Notaris adalah salah satu profesi yang mempunyai kewenangan dalam mengurus keabsahan transaksi. 


Notaris mempunyai kewenangan untuk menerbitkan berbagai surat legal yang berfungsi untuk memberikan keamanan bagi penjual maupun pembeli. 


Setiap surat legal yang melibatkan notaris mempunyai kekuatan hukum yang baik dibandingkan yang tidak. 


Meski peran notaris penting, belum banyak orang yang tahu mengenai biaya notaris jual beli rumah


Kata ‘notaris’ sendiri memang sering dikaitkan dengan biaya yang tinggi, sehingga orang takut dan malas untuk menyewa jasa mereka. 


Padahal notaris diperlukan untuk mengurusi berbagai sertifikat properti ataupun dokumen legalitas jual beli rumah.


Dengan begitu setelah proses jual beli selesai, tidak ada masalah lagi dengan rumah yang dibeli. 


Anda sendiri tidak perlu mengkhawatirkan biaya yang harus dikeluarkan. Biaya notaris jual beli rumah sebenarnya tidak setinggi yang Anda bayangkan kok


Tergantung nilai jual transaksi jual beli dan juga jenis dokumen yang diperlukan. 


Selain itu ada juga peraturan undang-undang yang yang menjadi dasar (patokan) biaya notaris, jadi Anda tak perlu takut tiba-tiba ditagih biaya yang sangat tinggi. 


Jadi berapa sih sebenarnya biaya notaris jual beli rumah? Berikut penjelasannya...


Aturan Hukum Biaya Notaris Jual Beli Rumah


notaris jual beli


Sebelum kita berbicara soal besaran biaya dari sewa notaris, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu tentang bagaimana biaya notaris jual beli rumah diatur dalam hukum perundang-undangan.


Semua biaya yang ditarik oleh notaris saat proses jual beli juga tidak asal. 


Ketentuan honorarium notaris terdapat pada pasal 36 Undang-undang no 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. 


Penentuan biaya notaris didasarkan pada nilai ekonomis dan nilai sosial dari setiap akta yang dibuat. 


Jadi Anda bisa melihat ke peraturan yang ada, dan memperhitungkan besaran biaya yang mungkin dikeluarkan untuk notaris. 


Biaya Notaris Jual Beli Rumah Berdasarkan Fungsi


jual beli rumah


Berdasarkan perundang-undangan, perhitungan biaya notaris jual beli rumah dipisahkan berdasarkan dua jenis, yakni melalui nilai ekonomis dan nilai sosiologis. 


Keduanya mempunyai rincian biaya yang berbeda, berikut adalah penjelasannya:


Nilai Ekonomis:


Honorarium notaris jika ditentukan dari nilai ekonomis, ditentukan dari objek setiap akta. Berikut rinciannya:


- Nilai objek sampai dengan Rp100.000.000 atau ekuivalen gram emas ketika itu, honorarium yang diterima tidak lebih dari 2,5% 


- Nilai objek di atas Rp100.000.000 sampai dengan Rp1.000.000.000,00 honorarium yang diterima tidak lebih dari 1,5%


- Nilai objek di atas Rp1.000.000.000, honorarium yang diterima didasarkan pada kesepakatan antara Notaris dengan pihak-pihak yang menghadap, tetapi tidak melebihi 1% dari objek yang dibuatkan aktanya. 


Namun jangan lupa, selain honorarium ada juga biaya-biaya lain dalam proses jual beli. Misalnya untuk biaya cek sertifikat, validasi pajak, pembuatan Akta Jual Beli (AJB) dan biaya balik nama.  


Untuk perkiraan, berikut adalah beberapa rincian biaya tersebut dilansir dari dunianotaris.com:


Biaya Cek Sertifikat Rp100.000

Biaya Validasi Pajak Rp200.000

Biaya SK 59 Rp1.000.000

Biaya SKMHT Rp250.000

Biaya Balik Nama Rp750.000

Biaya APHT Rp1.200.000


Nilai Sosiologis:


Honorarium notaris jika ditentukan berdasarkan fungsi sosial dari objek setiap akta dengan honorarium yang diterima paling besar Rp5.000.000 sebagaimana yang tercantum pasal 36 UUJN. 


Siapa yang Menanggung Biaya Notaris?


biaya notaris


Setelah Anda tahu bagaimana penghitungan biaya notaris jual beli rumah, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang harus membayar biaya notaris tersebut? 


Apakah pembeli atau penjual rumah?


Baca juga: 
Agar Untung, Ikuti Tips Negosiasi dengan Penjual Rumah Ini!


Menurut pasal 1320 KUH Perdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata), perjanjian yang sah harus memenuhi empat syarat, yakni:


-. Kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya;

-. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan;

-. Suatu pokok persoalan tertentu;

-. Suatu sebab yang tidak terlarang.


Dapat disimpulkan bahwa membuat AJB (Akta Jual Beli) perlu adanya kesepakatan dan penanggungan biaya pembuatan AJB di PPAT juga termasuk dalam kesepakatan itu. 


Jadi siapa yang menanggung biaya tersebut tergantung kesepakatan kedua pihak.


Setelah Anda mengetahui rincian biaya notaris jual beli rumah, seharusnya Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan jasa notaris.


Ini juga untuk memastikan keamanan dalam bertransaksi ya. Jadi pastikan biaya notaris sudah termasuk dalam bujet.


Semoga informasi ini membantu…


Author:
Ferry Fadhlurrahman

 

Tambahkan Komentar