Terbaru, Ini Rincian Lengkap Biaya Notaris Jual Beli Rumah

biaya notaris

 

Jika Anda hendak melakukan transaksi jual beli rumah, ada baiknya untuk melibatkan notaris. 

 

Notaris adalah salah satu profesi yang mempunyai kewenangan dalam mengurus keabsahan transaksi. 

 

Notaris mempunyai kewenangan untuk menerbitkan berbagai surat legalitas yang berfungsi, untuk memberikan keamanan bagi penjual maupun pembeli. 

 

Setiap surat legal yang melibatkan notaris mempunyai kekuatan hukum yang baik dibandingkan yang tidak. 

 

Meski peran notaris penting, belum banyak orang yang tahu mengenai biaya notaris jual beli rumah. 

 

Kata ‘notaris’ sendiri memang sering dikaitkan dengan biaya yang tinggi, sehingga orang takut dan malas untuk menyewa jasa mereka. 

 

Padahal notaris diperlukan untuk mengurusi berbagai sertifikat properti ataupun dokumen legalitas jual beli rumah.

 

Dengan begitu setelah proses jual beli selesai, tidak ada masalah lagi dengan rumah yang dibeli. 

 

Anda sendiri tidak perlu mengkhawatirkan biaya yang harus dikeluarkan. Biaya notaris jual beli rumah sebenarnya tidak setinggi yang Anda bayangkan kok

 

Tergantung nilai jual transaksi jual beli dan juga jenis dokumen yang diperlukan. 

 

Selain itu, ada juga peraturan undang-undang yang yang menjadi dasar (patokan) biaya notaris, jadi Anda tak perlu takut tiba-tiba ditagih biaya yang sangat tinggi. 

 

Jadi berapa sih sebenarnya biaya notaris jual beli rumah? Lalu, apa saja peran notaris baik kewajiban dan larangannya? 

 

Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Peran Notaris dalam Jual Beli Rumah

Peran Notaris dalam Jual Beli Rumah

 

Sebelum membahas biaya notaris untuk jual beli rumah, pastikan dulu Anda mengetahui garis besar peran notaris, meliputi tugas, kewajiban, dan larangannya.

 

Hal pertama yang harus diketahui, pekerjaan sebagai seorang notaris memiliki posisis yang netral.

 

Notaris berbeda dengan PPAT...

 

PPAT memiliki tugas melaksanakan kegiatan pendaftaran tanah dan membuat akta sebagai bukti yang kuat di mata hukum. 

 

Sedangkan peran notaris dalam jual beli rumah adalah mengurus dan membuat akta otentik mengenai perjanjian dan ketetapan, yang diharuskan sesuai peraturan perundang-undangan.

 

Untuk lebih lengkapnya, cermati informasi di bawah ini.

Tugas dan Kewajiban Tugas Notaris

 

Beberapa tugas dan kewajiban notaris, yakni:

 

- Notaris wajib bertindak amanah, jujur, saksama, mandiri, tidak berpihak dan menjaga kepentingan pihak-pihak terkait dalam perbuatan hukum;

- Menjunjung tinggi moral, akhlak dan kepribadian yang baik;

- Memberikan jasa pembuatan akta dalam bentuk Minuta Akta untuk masyarakat dan negara, serta menyimpannya sebagai bagian dari protokol notaris; dan

- Menetapkan kantor di tempat kedudukan dan kantor tersebut adalah satu-satunya kantor bagi notaris yang bersangkutan dalam melaksanakan jabatan sehari-hari.

Larangan Tugas Notaris

 

Sedangkan untuk larangan tugas notaris adalah sebagai berikut:

 

- Notaris tidak diperkenankan memiliki lebih dari satu kantor, yakni kantor cabang dan kantor perwakilan;

- Bekerja sama dengan biro jasa, orang atau badan hukum yang memiliki fungsi sebagai perantara untuk mendapatkan klien; dan

- Menandatangani akta yang proses pembuatannya dilakukan oleh pihak lain.

Aturan Hukum Biaya Notaris Jual Beli Rumah

notaris jual beli

 

Semua biaya yang ditarik oleh notaris saat proses jual beli juga tidak asal. 

 

Ketentuan honorarium notaris terdapat pada pasal 36 Undang-undang no 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. 

 

Penentuan biaya notaris didasarkan pada nilai ekonomi dan nilai sosial dari setiap akta yang dibuat. 

 

Jadi Anda bisa melihat ke peraturan yang ada, serta memperhitungkan besaran biaya yang mungkin dikeluarkan untuk notaris. 

 

Baca juga:

Akta Notaris Tanah dan Perbedaannya dengan Akta PPAT

Biaya Notaris Jual Beli Rumah Berdasarkan Fungsi

jual beli rumah

 

Berdasarkan perundang-undangan, perhitungan biaya notaris jual beli rumah dipisahkan berdasarkan dua jenis, yakni melalui nilai ekonomi dan sosiologis. 

 

Keduanya mempunyai rincian biaya yang berbeda, begini penjelasannya:

Nilai Ekonomis

 

Honorarium notaris jika ditentukan dari nilai ekonomis, ditentukan dari objek setiap akta. Berikut rinciannya:

 

- Nilai objek sampai dengan Rp100.000.000 atau ekuivalen gram emas ketika itu, honorarium yang diterima tidak lebih dari 2,5% .

- Nilai objek di atas Rp100.000.000 sampai dengan Rp1.000.000.000,00 honorarium yang diterima tidak lebih dari 1,5%.

- Nilai objek di atas Rp1.000.000.000, honorarium yang diterima didasarkan pada kesepakatan antara notaris dengan pihak-pihak yang menghadap, tetapi tidak melebihi 1% dari objek yang dibuatkan aktanya. 

 

Namun jangan lupa, selain honorarium ada juga biaya-biaya lain dalam proses jual beli. Misalnya untuk biaya cek sertifikat, validasi pajak, pembuatan Akta Jual Beli (AJB) dan biaya balik nama rumah.

 

Untuk perkiraan, berikut beberapa rincian biayanya:

 

Biaya Cek Sertifikat Rp100.000

Biaya Validasi Pajak Rp200.000

Biaya SK 59 Rp1.000.000

Biaya SKMHT Rp250.000

Biaya Balik Nama Rp750.000

Biaya APHT Rp1.200.000

Nilai Sosiologis

 

Honorarium notaris jika ditentukan berdasarkan fungsi sosial dari objek setiap akta dengan honorarium yang diterima paling besar Rp5.000.000 sebagaimana yang tercantum pasal 36 UUJN. 

Siapa yang Menanggung Biaya Notaris?

biaya notaris

 

Setelah Anda tahu bagaimana penghitungan biaya notaris jual beli rumah, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang harus membayar biaya notaris tersebut? 

 

Apakah pembeli atau penjual rumah?

 

Menurut pasal 1320 KUH Perdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata), perjanjian yang sah harus memenuhi empat syarat yakni:

 

- Kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya;

- Kecakapan untuk membuat suatu perikatan;

- Suatu pokok persoalan tertentu;

- Suatu sebab yang tidak terlarang.

 

Dapat disimpulkan bahwa membuat AJB perlu adanya kesepakatan. Penanggungan biaya pembuatan AJB di PPAT juga termasuk dalam kesepakatan itu. 

 

Jadi, siapa yang menanggung biaya tersebut tergantung kesepakatan kedua pihak.

 

Setelah mengetahui rincian biaya notaris jual beli rumah, seharusnya Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan jasa notaris.

 

Ini juga untuk memastikan keamanan dalam bertransaksi. Jadi pastikan biaya notaris sudah termasuk dalam bujet.

 

 

Nah, itulah informasi mengenai peran notaris hingga biaya notaris dalam proses jual beli rumah. 

 

Sedang mencari rumah dijual di Depok? Terdapat banyak pilihan menarik yang bisa dilirik, mulai dari Kaze Living Depok dengan harga Rp400 juta dan Arkatama Townhouse Rp800 jutaan.

 

Untuk mencari properti lainnya di berbagai wilayah, segera kunjungi Rumah123 ya. Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Contoh Surat Notaris Over Kredit Rumah [Terbaru 2021]

 

 

Author:

Ferry Fadhlurrahman