Mengenal SP3K, Surat Bukti KPR sebelum Membeli Rumah 

SP3K

Saat Anda mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) banyak hal yang perlu disiapkan, salah satunya SP3K.

 

SP3K atau Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit merupakan surat bukti yang diberikan bank kepada calon nasabah, jika pengajuan KPR telah memenuhi syarat dan disetujui.

 

Di dalam SP3K tercantum hal-hal terkait KPR yang penting untuk diketahui, seperti jenis kredit, jangka waktu, suku bunga dan lainnya.

 

Karena itu untuk mempermudah Anda memahami SP3K, simak ulasan di bawah ini.

Pengertian dan Fungsi SP3K

Pengertian dan Fungsi SP3K

 

SP3K adalah surat yang berkaitan saat Anda mengajukan KPR untuk pembelian rumah. 

 

SP3K dapat menjadi bukti yang dikeluarkan bank, serta pernyataan bahwa pengajuan KPR Anda diterima.

 

Selain itu, SP3K dapat menjadi jaminan untuk Anda yang membutuhkan dana menebus Surat Hak Milik atas suatu properti atau melakukan take over rumah.

 

Anda akan diminta menyiapkan beberapa dokumen seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga, SHM atau sertifikat properti yang hendak ditebus, PBB terakhir, serta IMB.

Mengurus SP3K untuk KPR

Mengurus SP3K untuk KPR

 

?Selain persyaratan pengajuan, Anda yang ingin membeli rumah menggunakan KPR perlu memperhatikan surat apa saja yang akan dikeluarkan bank saat berhasil mendapatkan KPR.

 

Saat bank mengeluarkan SP3K, Anda bisa menggunakan surat tersebut untuk mencairkan dana kredit.

 

Namun pastikan dulu Anda sudah mendapatkan rumah yang ingin dibeli, ya. Jika masih mencari yang tepat, yuk intip daftar rumah dijual di Bandung yang tersedia di laman properti Rumah123!

Isi dan Masa Berlaku SP3K

Isi dan Masa Berlaku SP3K

 

SP3K biasanya berisi informasi plafon yang diberikan, jenis kredit, jangka waktu, jumlah bunga, jumlah angsuran, hingga jaminan kredit.

 

Di dalam SP3K tercantum nominal angsuran pertama yang harus dibayarkan, serta biaya-biaya lain seperti premi asuransi dan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT).

 

Selain itu, Anda perlu mengetahui masa berlaku SP3K untuk mengurus proses perjanjian jual beli properti

 

Pasalnya jika masa berlakunya sudah lewat, maka Anda harus mengajukan kembali ke bank dan memerlukan waktu yang lama.

 

Perlu diketahui, SP3K memiliki masa berlaku berbeda-beda di setiap bank, namun umumnya durasi tersebut diberikan selama 3 bulan. 

 

Terkecuali Bank Mandiri dan CIMB Niaga, ya. Salah dua bank terbesar di Indonesia ini hanya menyediakan rentan waktu SP3K selama 1 bulan.

Contoh SP3K

Contoh SP3K

 

Jika sudah menerima SP3K, selanjutnya pihak perbankan akan menunjuk notaris atau PPAT untuk melaksanakan akad kredit.

 

Notaris akan membacakan poin-poin penting yang perlu Anda penuhi. 

 

Setelah itu saat dokumen yang diajukan dianggap sah, akad kredit akan ditandatangani.

 

Untuk gambaran lebih spesifik perihal surat ini, Anda dapat melihat contoh SP3K pada gambar berikut ini.

 

 

Itulah penjelasan singkat mengenai SP3K yang bisa menjadi informasi untuk Anda.

 

Tertarik untuk mengetahui besaran cicilan KPR? Cobain fitur kalkulator KPR yang tersedia di situs Rumah123, yuk!

 

Selain itu Rumah123 juga menyediakan beragam properti menarik, yang bisa dijadikan sebagai hunian masa depan, seperti Azalea Residence dan Fleekhauz BSD City.

 

Mau cari listing properti di daerah mana? Rumah dijual di Tangerang, Surabaya, atau rumah dijual di Jakarta? Semuanya tersedia! 

 

Semoga bermanfaat!

 

 

Author:

Rachmi Arin Timomor