OK

Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah Beserta Persyaratannya

02 Nopember 2022 · 4 min read · by Citra Purnama Sari

Pinjaman Jaminan Sertifikat RumahFoto: baymgmtgroup.com

Bagi Anda yang memiliki properti atas nama pribadi, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah Sertifikat Hak Milik (SHM).

Merupakan bukti kepemilikan terkuat, SHM dapat memberi banyak manfaat bagi sebuah properti.

Misalnya properti tersebut dapat dijadian sebagai aset yang diperjualbelikan, digadaikan, hingga menjadi jaminan bank.

Jika Anda ingin meminjam ke bank, maka ketersediaan sertifikat rumah merupakan persyaratan utama yang wajib untuk dipenuhi.

Supaya lebih paham, berikut ulasan mengenai pinjaman jaminan sertifikat rumah yang perlu diketahui.

Persyaratan Pinjaman dengan Sertifikat Rumah

Persyaratan Pinjaman dengan Sertifikat Rumah

Foto: bankrate.com

Menjadikan sertifikat rumah sebagai jaminan merupakan cara terampuh agar pinjaman cepat cair, terutama jika plafon kredit berjumlah besar.

Namun terdapat sejumlah syarat yang wajib dipenuhi, seperti usia minimal 21 tahun dan pemohon merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang di negara ini.

Selain itu, syarat mengajukan pinjaman dengan sertifikat rumah juga dibagi atas profesi seseorang. Agar lebih jelas, berikut uraiannya:

Syarat untuk Pegawai:

  • Pegawai tetap
  • Masa kerja minimal 2 tahun
  • Usia maksimal 55 tahun saat kredit berakhir
  • Khusus pegawai kontrak memiliki jabatan setidaknya manager/supervisor atau profesional.
  • Minimum pendapatan Rp5 juta per bulan
  • Masa kerja minimal 5 tahun

Syarat untuk Profesional dan Wiraswasta:

  • Memiliki pengalaman di bidang usahanya minimal 2 tahun berturut-turut, serta dapat dibuktikan dengan surat ijin usaha atau praktek
  • Memiliki NPWP atau SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai dengan peraturan
  • Memiliki pernghasilan minimal Rp5 juta per bulan
  • Memiliki agunan yang bisa diikat sempurna
  • Usia maksimal 60 tahun saat kredit berakhir.

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Pinjaman Sertifikat Rumah

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Pinjaman Sertifikat Rumah

Foto: michalsons.com

Tidak hanya persyaratan, Anda juga harus melengkapi dokumen-dokumen berikut ini untuk dapat mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah:

  • Fotokopi KTP (suami dan istri)
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Surat Nikah (jika sudah menikah)
  • Fotokopi NPWP Pribadi atau SPT PPH 21
  • Slip gaji asli terakhir milik pemohon & suami/istri dan/atau Asli Keterangan Penghasilan lainnya yang sah
  • Fotokopi rekening koran/giro/tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat Keterangan Kerja Asli
  • Fotokopi ijin praktik atau profesi
  • Fotokopi Legalitas Usaha/Surat Izin Usaha/Surat Keterangan Usaha (Akte Pendirian/AD-ART, SIUP, TDP, dan NIB) dari instansi yang berwenang
  • Pas foto pemohon & suami atau istri ukuran 3×4
  • Fotokopi Dokumen Jaminan yakni sertifikat, IMB, bukti lunas PBB tahun terakhir
  • Fotokopi Laporan Keuangan 2 tahun terakhir

Baca juga:

Syarat KPR untuk Rumah Baru atau Second, Rumah Subsidi, hingga Apartemen

Jenis Pinjaman dengan Jaminan Sertifikat Rumah

Jenis Pinjaman dengan Jaminan Sertifikat Rumah

Foto: bankrate.com

Setelah mengetahui persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah, berikut jenis kredit yang perlu Anda ketahui:

Kredit Multiguna

Jenis kredit dengan jaminan sertifikat rumah yang pertama adalah kredit multiguna.

Kredit multiguna adalah jenis pinjaman yang biasanya disediakan oleh bank. Gunanya untuk pengadaan barang atau jasa yang diperlukan oleh debitur.

Kredit multiguna merupakan jenis pinjaman untuk konsumsi pribadi, bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas produktif lainnya.

Kredit ini membutuhkan agunan yang dapat berupa sertifikat tanah/rumah/ruko/apartemen, surat kendaraan yakni STNK dan BPKB, saham, deposito, Surat Pengangkatan Kepegawaian, hingga emas.

Tidak hanya satu, Anda bisa mengombinasikan sejumlah jaminan, misalnya sertifikat rumah dengan BPKB agar plafon pinjamannya lebih besar.

Lembaga Non-Bank

Pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah juga bisa diajukan ke lembaga non-bank, tetapi pastikan lembaga tersebut terdaftar di OJK.

Contoh lembaga non-bank yang memberi pinjaman antara lain Adira, BFI Finance, dan ACC. Plafon pinjaman yang diberikan cukup besar, yakni mulai dari Rp70 juta.

Sama seperti bank atau pegadaian, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi.

Pegadaian

Pegadaian merupakan salah satu lembaga penyalur pinjaman yang menjadikan sertifikat rumah sebagai jaminan, yakni melalui fasilitas Pegadaian Gadai Sertifikat.

Pembiayaan berbasis syariah ini diberikan kepada masyarakat dengan penghasilan tetap atau rutin.

Pinjamannya sendiri mulai dari Rp100 juta hingga Rp200 juta, proses pengajuannya pun mudah dan bisa dilunasi sewaktu-waktu.

Koperasi

Koperasi kerap menjadi pilihan untuk mengajukan pinjaman dengan sertifikat rumah sebagai jaminan.

Program tersebut bernama KSP Sejahtera Bersama, di mana Anda bisa mendapatkan plafon pinjaman mikro untuk pengusaha, pegawai, dan pedagang.

Proses peminjaman pun mudah, pencairan dananya pun cepat.

Itulah penjelasan mengenai pinjaman jaminan sertifikat rumah. Bagi Anda yang ingin punya hunian, Rumah123 memiliki banyak rekomendasi menarik.

Di antaranya adalah Green Emerald Cisoka, Sukamanah Islamic Village, dan Puri Indah Sidoarjo.

Semoga bermanfaat!

Simulasi Gaji KPR

Cari tahu kemampuan cicilan KPR berdasarkan penghasilan.

Rp
Rp

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123

Bank BTN
Bank BTN
Suku bunga mulai dari3.72
Tenor Max.20 Tahun
Bank BNI
Bank BNI
Suku bunga mulai dari2,76
Tenor Max.30 Tahun
Bank Mandiri
Bank Mandiri
Suku bunga mulai dari3,88
Tenor Max.12 Tahun